Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Itu adalah pena pemandu naskah utama, pena yang hanya muncul ketika dunia mengalami benturan antara makna dan kehendak bebas. “Sudah cukup kalian bermain di batas struktur,” katanya, suaranya tenang, tapi mengandung kuasa yang membuat bumi di bawah mereka mengendur seperti lembaran kertas. “Siapa kau?” tanya Salma. “Aku bukan siapa-siapa. Aku hanya yang diundang… untuk menyunting kembali kisah yang mulai liar.” 2. Hukum Penulisan Ulang
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
CRUEL HUSBAND

CRUEL HUSBAND

gumamnya penuh percaya diri. Akan tetapi kenyataannya Nadine harus kecewa karena e-mail itu menjelaskan hal lain. Naskahnya tidak diterima seperti apa yang dia yakini. Justru sebaliknya. Nadine terus membaca pesan yang lumayan panjang itu, bahkan di bagian akhir pesan tertera pendapat yang membuatnya sampai membulatkan mata. "Saran kami lebih baik Anda hadirkan pelakor agar ceritanya lebih menarik. Jika Anda bersedia merevisi silahkan segera konfirmasi ke kami, dan kami akan dengan senang hati menerima naskah Anda, terima kasih."
9.511.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Sinta memasuki aula perjamuan sebagai reporter, dia tidak bisa menahan diri untuk mengerutkan keningnya dan menariknya dengan lembut saat melihat pemimpin redaksi di sampingnya juga sedang menulis naskah. "Apa yang sedang kamu lakukan?" tanya pemimpin redaksi sambil terus menatap layar laptop dan kedua tangannya yang gemuk melayang di atas keyboard seolah-olah kesurupan. "Naskah ini sangat tidak berdasar, tidak baik jika menulis seperti ini!" ucap Sinta dengan terus terang. "Apa yang kamu ketahui!" Pemimpin redaksi mencibir. "Semua orang menulis seperti ini, tapi agensi kita tidak, apakah kamu akan bertanggung jawab atas hal ini jika tidak ada pembaca?"
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 917 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Gairah Terpendam Tuan Ahli Waris

Gairah Terpendam Tuan Ahli Waris

Anggap saja Tuhan sedang memudahkan pekerjaannya! “Bagaimana?” desak sang narasumber, terdengar tidak sabar. “Baiklah, saya akan berusaha untuk menurunkan semua berita yang sudah terlanjur muncul sebelumnya. Tapi anda tidak akan ingkar janji bukan? Anda hanya akan memberi berita itu pada saya kan?” tanya sang pencari berita memastikan, tidak ingin kehilangan kesempatan eksklusif begitu saja.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Obsesi Gelap sang Pewaris

Obsesi Gelap sang Pewaris

Paling-paling nanti Helen hanya akan membaca semua naskah yang masuk ke perusahaan untuk diseleksi dan direvisi. "Bagaimana kalau kau bekerja di perusahaan penerbitan saja? Aku yakin itu tidak akan terlalu berat bagimu dan kau juga tidak perlu muncul di depan kamera. Tak hanya perlu membaca banyak naskah setiap hari dan merevisinya. Atau kau juga bisa menjadi layouter."
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Merindu Suamimu

Merindu Suamimu

"Iya, iya... jangan lama-lama tapi ya. Nanti pas aku pulang dari test food, kamu udah harus isirahat. Jangan kecapekan sama naskah-naskah picisan favorit kamu itu." Naskah picisan? Itu sebutan Bang Fino untuk naskah mentahan dari beberapa penulis yang aku tangani sekarang. Sejak resmi menjadi Editor on chief di Mediakarya delapan bulan silam, pekerjaan yang berhadapan dengan naskah para pencetak best seller memang tak pernah sepi mengisi meja kerjaku. It's okay, aku jarang sekali mengeluh karena memang mencintai pekerjaan ini sejak lama.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Chemistrick

Chemistrick

Matanya terus menelusuri kata demi kata di artikel itu. “Apa memang para wartawan ini sering banget bikin berita bohong semacam ini? Tapi anehnya kenapa pihak Cynthia nggak ngebantah sama sekali? Dia pasti punya asisten atau manajer, kan? Nggak mungkin Cynthia bekerja sendiri tanpa ada yang bantuin.”
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Jendela terbuka setengah, membiarkan udara sore menyusup masuk, membawa bau debu tipis dari jalanan yang sibuk. Sari baru saja mengirimkan dua halaman naskah ke Bumi untuk disunting. Itu bukan pertama kalinya. Sebenarnya, ia nyaris selalu melibatkan Bumi dalam hal-hal yang datang ke mejanya—entah itu rilis acara, artikel ringan, atau kadang laporan yang harus tampil sedikit lebih “bernyawa.” Ada sesuatu dari cara Bumi mengubah kalimat yang membuat Sari kagum. Suntingannya selalu ringkas, namun tak membunuh suara asli penulis. Kadang ia hanya menghapus satu kata, atau mengubah satu jeda, tapi dampaknya terasa seperti menyetel nada yang sebelumnya sumbang. Beberapa "klien" yang datang untuk pe
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

Tak menunda, yang dilakukan Rainer selanjutnya adalah; menjelaskan tentang obrolan dia juga Nadine beberapa waktu lalu dan bukan kabar buruk, Kalania patut berbahagia karena kabar yang Rainer berikan adalah kabar baik tentang naskahnya yang bisa langsung dikirim ke email Nadine untuk selanjutnya diperiksa. Tak ada jalan pintas, Kalania memang tetap harus melewati proses pemeriksaan naskah sebelum terbit karena meskipun ada Rainer sebagai orang dalam, penerbitan yang dikelola Nadine tetap mengedepankan kualitas sehingga naskah yang akan terbit di sana pun tak bisa sembarangan. "Jadi kapan aku bisa kirim naskahnya?" "Malam ini juga bisa," kata Rainer. "Saya kirim alamat email Nadine ke nomor k
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Menepis Tirai Masa Lalu

Menepis Tirai Masa Lalu

pinta Pak Bimo. Pak Bimo adalah atasan Sisi di teamnya yang khusus mengatur riset lapangan dan hasil artikelnya. Artikel yang akan diedit terlebih dahulu, untuk segera dipublishkan. Karena, semua beritanya harus akurat, makanya akan disaring terlebih dahulu. "Sudah hampir kelar Pak! Ehm, sehabis makan siang akan saya serahkan," sahut Sisi segera.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai penyunting berita naskah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status