Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Muda

Istri Muda

Ada Bik Ipah masuk membawa nampan berisi cangkir teh dan sepiring potongan buah pir dan juga apel. "Minum tehnya, lalu makan buahnya. Jangan lupa salat Magrib, Non. Bibik sedang buatkan bubur ayam untuk makan malam Non Huri. Bibik senang sekali jika benar Non saat ini tengah mengandung." Wanita paruh baya itu begitu riang meninggalkan kamar Huri. Sedangkan Huri kembali menatap nanar cincin di jari manisnya. ****
1028.5K viewsCompletedAdded to Library 598 Times as perahu cadik
Read
+Library
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

Sedangkan Raya dan ketiga temannya di perahu terakhir, didampingi bapak bertubuh kecil tadi - yang mengenalkan diri sebagai Pak Sidik - untuk mengemudikan perahu. "Banyak burung-burung cantik disini, Mbak," kata Pak Sidik di sela-sela perjalanan. Lihai sekali tangannya membawa perahu ini bergerak lincah dan melaju kencang diatas sungai. Sal sampai tak berhenti istighfar saking takutnya. "Kalau beruntung, bisa lihat burung mentok rimba atau murai batu. Sudah langka dua jenis burung itu sekarang."
101.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as perahu cadik
Read
+Library
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

POV Balancer (Masih 1000 tahun yang lalu) Badai mereda, lautan kembali tenang. Hanya ombak kecil yang kadang menyapa sambil sedikit menggoyangkan kapal kami. Angin berhembus dengan desahan ringan yang memanjakan kulit, terasa lembut hingga beberapa kru kapal terlihat mulai mengantuk. Aku berdiri di sisi kapal sambil melihat air laut yang begitu bening. Ikan-ikan berenang dengan riang di bawah kapal kami, seakan menyambut dan mengarak kapal untuk sampai ke tempat tujuan. Bukan hanya ikan kecil yang aku lihat tapi ikan besar sejenis lumb-lumba pun berenang anggun di sisi kapal.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 417 Times as perahu cadik
Show Reviews (42)
Read
+Library
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Read All Reviews
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

Sambal tongkol, sambal ikan asin, sayur lodeh nangka muda, dan perkedel buatan Bu Ami, adalah menu yang sangat Izza sukai. Pernah suatu sore, Izza sedang makan di rumah Bu Ami. Tiba-tiba Mas Bambang muncul dan menyeletuk dengan omongan menyakitkan. "Idih, datang makan, datang makan. Enak dong. Jangan makan terus, Zah. Nanti badanmu se-gedhe tugu kabupaten, lhoh. Dan makin susah beranak (punya anak) dong," ucapnya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as perahu cadik
Read
+Library
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Kapur sirih di dalam karung bereaksi dengan air laut, mendesis dan menciptakan lapisan busa padat yang menahan rembesan air. Di dalam gua yang gelap gulita, ratusan orang menahan napas. Air laut menggenangi lantai gua setinggi lutut, namun anyaman bambu dan akar-akar purba itu berhasil menahan beban gelombang utama. Perahu-perahu mereka terombang-ambing liar, namun tali tambang yang diikat oleh Wira dan Burhan menahan mereka agar tidak terbentur dinding batu.
10679 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as perahu cadik
Read
+Library
Ada Berondong Tua

Ada Berondong Tua

Namun ketika malam tiba dan dia sendirian, rasa sunyi menyusup ke relung hati. Lama termenung akhirnya dia tertidur. Besok hati libur dan mereka akan berjalan-jalan ke beberapa tempat wisata. Ada yang ingin Aksa kunjungi dan belum kesampaian saat berbulan madu dengan Hayu dulu. *** Lima orang lelaki itu berteriak senang saat perahu karet yang mereka tumpangi yetombang ambing di aliras deras sebuah sungai. Rafting atau arung jeram kali ini benar-benar seru. Kantor membiayai mereka berlima untuk mengikuti kegiatan ini untuk refreshing setelah satu bulan berkutat dengan gambar.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as perahu cadik
Read
+Library
Lahirnya Kultivator Dewa Samudra

Lahirnya Kultivator Dewa Samudra

Udaranya lembab dan sejuk, tidak panas sama sekali meskipun matahari bersinar terang. Setelah dari pelabuhan, dia masuk bagian pasar. Disini jalanan tidak berfungsi, diganti dengan aliran air seperti sungai kecil yang berlaku sebagai jalan. Mata Kael berbinar saat mereka menaiki perahu sebagai sarana transportasi. "Mereka mengendarai perahu dengan arus air seperti guru." Komentar Kael. Ada pula yang berenang, menaiki arus gelombang bahkan menaiki mahluk laut seperti ubur-ubur raksasa.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as perahu cadik
Read
+Library
Demon Emperor

Demon Emperor

Di dermaga Sungai Jin Guang ketiga orang itu menghampiri seorang tukang perahu yang sedang menganggur. Perahu milik pria setengah baya itu tidak terlalu kecil, juga tidak terlalu besar dan di bagian tengahnya memiliki atap saungan dari kayu sebagai pelindung dari hujan dan panasnya terik sinar matahari, di dalam saung itu ada bangku panjang yang terletak di sisi kiri dan kanannya.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as perahu cadik
Read
+Library
RAHASIA DUNIA GAIB

RAHASIA DUNIA GAIB

"Kau serius? Kita harus pergi ke sana? Bagaimana caranya? Kita bahkan tidak punya perahu." Namun, sebelum Arka sempat menjawab, air laut di depan mereka mulai beriak. Dari dalam air, sebuah kapal besar muncul, terbuat dari kayu hitam yang tampak kokoh. Kapal itu tampaknya tidak memiliki awak, tetapi ada suara yang terdengar dari arah geladak. "Naiklah, Pembawa Cahaya dan Penjaga Kehidupan. Kapal ini akan membawa kalian ke tujuan berikutnya."
102.4K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as perahu cadik
Read
+Library
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

tanya yang lain. Ayudia mengulum tawa, ia menjelaskan bahwa transportasi yang digunakan adalah perahu, bukan kapal very. Ia pun mengatakan jika tak ada buaya ataupun hiu di sana. Usai sedikit bercerita tentang kampung halaman, Ayudia mulai masuk ke materi hari itu.
1044.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as perahu cadik
Show Reviews (15)
Read
+Library
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Read All Reviews
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status