Nyonya Tak Bucin Lagi
Grace mencicipinya, ternyata rasanya sangat enak, manis dan lembut, segar tetapi tidak amis.
"Teman-temanmu tadi nggak perlu dihiraukan?"
"Kalau penari tadi? Kamu nggak pergi menikmatinya lagi?" tanya Grace dengan sengaja.
"Grace, apa ini maksudnya kamu keberatan?" Reza balik bertanya.
Grace mengangguk serius, "Ya, aku keberatan hingga rasanya aku harus menampar wajahmu atas kejadian terakhir kali. Bagaimana menurutmu?"