Adik Angkat
Namun lain dengan Bimo, dia memiliki rasa sayang padaku bukan sayang terhadap kakaknya, melainkan rasa cinta seperti pada seorang gadis.
Aku tak mau menjadi pendamping hidupnya, tak sewajarnya wanita berusia lebih tua berpasangan dengan lelaki yang lebih muda, bahkan delapan tahun jarak aku dan Bimo terpaut usia. Aku menginginkan seorang imam yang bisa membimbing ku sebagai makmum dalam hidupku. Bukannya aku yang harus mengajari imam ku.
Bagaimana jadinya bila aku menikahi adikku, bahkan dia masih bocah, dan manja seperti Bimo, ya Tuhan... apa dunia ini sudah terbalik, aku benar-benar frustasi dengan keadaan ini.