GADIS POLOS MILIK CEO KEJAM
Richard duduk di kursi tamu, bersandar santai dengan sebatang rokok terselip di antara jarinya, sementara Zayn berdiri dekat jendela, satu tangan memegang gelas bourbon, satu lagi menyelipkan rokok ke bibirnya.
Mereka tidak berbicara untuk beberapa saat, hanya membiarkan asap tipis melayang di udara, menciptakan suasana yang berat.
Akhirnya, Richard memecah keheningan. "Aku sudah lama ingin berbincang seperti ini denganmu, Zayn."
Zayn mengangkat alis, meniupkan asap rokoknya. "Oh? Tentang apa? Tentang Livia? Atau sesuatu yang lebih menarik?"