Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

“Dari kecil Malakora terobsesi pada kami. Kekuatan penyembuhnya mampu membuat beberapa pihak menginginkan dia. Aku sedikit lega ketika dia melakukan perjalanan ke negeri abadi. Tetapi dari kabar yang kudengar, dia kembali untuk mencari pemimpin mereka yang hilang.” “Aku yakin, dia akan baik-baik saja,” Agis menenangkan Eleanor. Peri cantik itu mendesah. Ia berpaling, menatap sebuah pedang yang tergantung horizontal di sebuah batang di salah satu sisi balairung. Pedang itu sepanjang satu setengah meter. Sarungnya terbuat dari kulit kayu yang tebal namun tampak elastis. Seorang peri laki-laki tergopoh-gopoh mendatangi Eleanor. Ia lantas berlutut di depan Eleanor dan berkata, “Tuan Arnor Evindu
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai peredam studio
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

📍Apartement Dering ponsel membangunkan Paula dari tidurnya. Dengan mata setengah terpejam, ia meraih ponsel di meja samping tempat tidur. Nama Javeline terpampang di layar. “Hallo, Ce,” ujar Paula dengan suara serak pagi. Dari ujung telepon, suara Javeline terdengar tegas seperti biasa. “Paula, akhir pekan ini akan menjadi penampilan terakhirmu di Le Crazy Horse. Kontrakmu resmi diberhentikan. Semua dokumen pemutusan akan diselesaikan siang ini.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai peredam studio
Baca
+Pustaka
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Tentu saja harus mengkilap, jika sampai terlihat ada debu satu saja aku akan menghukum semua staf yang ada. Keluar dari lift, entah mengapa tiba-tiba dadaku terasa berdebar. Mungkin aku baru saja mendengar stafku menyebut pelamar yang akan di wawancara hari ini adalah pelamar posisi telemarketing. Kalimat telemarketing mengingatkanku kepada Helena. Aku pernah mendengar bahwa dia adalah mantan pekerja telemarketing di sebuah perusahaan Camera CCTV di Jakarta Pusat. Ah, Helena di mana kamu saat ini?
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai peredam studio
Baca
+Pustaka
Paracetalove [INDONESIA]

Paracetalove [INDONESIA]

Gadis itu menunduk malu-malu kesekian kali. "Samaan dong kita," sahut Arga, mengusap pipi Mery penuh sayang. "Sejak kamu pergi, selera makan aku hilang, terus aku banyak melamun. Aku kayak orang yang nggak punya tujuan hidup." "Lebay deh," sela Mery berniat menggoda. Ia mengulum senyum. "Tapi sekarang kamu sukses kan?" "Hmm. Alhamdullillah aku udah punya studio foto sendiri. Terus aku juga ikut ngurus perusahaan Papa," jelas Arga.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai peredam studio
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Dudag dudag dudag dudag Dudag dudag dudag dudag suara pijakan gerombolan kaki kuda yang mengejar dokar pembawa jabang bayi kerajaan semakin jelas terdengar. Dayang sudah begitu panik berada di situasi yang sedang dialaminya. “Ah tanganku kram,” teriak supir dokar pada dayang dengan penuh kecewa pada dirinya sendiri. Mengapa disaat segenting ini tangannya harus kram. Sungguh teramat sangat menyebalkan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai peredam studio
Baca
+Pustaka
Paralaks Semesta

Paralaks Semesta

Aku butuh sekantung penuh tanda seru untuk memahami dunia Scarlet. Aku Demitria Scarletta Valerius, gadis 17 tahun yang menjalani kehidupan normal sedang mati matian menahan hasrat untuk tidak berlari sambil berteriak AKU BUKAN BAGIAN DARI DUNIA INI.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai peredam studio
Baca
+Pustaka
PARAMOUR

PARAMOUR

"Aku harap kau jangan salah paham Nathan, aku memiliki perusahaan hiburan dan salah satu anak perusahaan kami bergerak di bidang manajemen artis dan model, aku hanya tergila-gila untuk bekerjasama dengan Kiara, tidak ada motif lain.” "Kellan bilang banyak sekali perusahaan entertain yang menginginkan Kiara. Wah! Aku tidak tahu jika Kiara sekeren itu.” “She’s masterpiece, dia salah satu top model dunia. Aku berencana menyapanya setelah ini, aku pikir ini sebuah kebetulan sekaligus keberuntungan.”
672 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai peredam studio
Baca
+Pustaka
Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

“Gaya ngomongnya ... astaga.” “Kenapa?” “Nggak papa, rayuannya udah pinter banget.” “Tapi kamu jatuh cinta, kan?” seloroh Devanka. “MAS!” Suara tawa kecil dari kru studio terdengar. Fotografernya seorang pria ramah usia 30-an, bersama dua asisten perempuan membawa reflector. “Pak dan Bu Aryasatya, bisa kita mulai sekarang?” tanyanya sopan. “Konsep pertama foto berdiri, soft pose, fokus ke perut.”
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai peredam studio
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status