Aku Hanya Gadis Ternoda
"Gue sama lo sama-sama udah sendirian, nggak punya temen, pacar, atau keluarga. Kita cuma bisa ngandelin diri sendiri, kerja jadi wanita malam yang dipandang sebelah mata. Padahal, kita juga nggak pengen ada di posisi ini. Sakit, malu, benci, pengen marah tapi nggak tahu harus marah sama siapa. Gue yakin lo juga rasain hal yang sama. Nggak mungkin kita selamanya kerja kek gini. Iya, kan?"
Aku mengangguk, mengiyakan.
"Gue tuh jadi mikir, apa ini teguran dari Tuhan ya? Tangan kita ini ...," Renata mengangkat tangan kirinya dan tangan kananku sebelum lanjut bicara, "udah kebanyakan dosa. Kita nyakitin banyak wanita di luar sana. Istri sah mana sih yang rela suaminya jajan di luar? Mereka punya
Bab Populer