Dunia yang Sempurna
Tasya adalah satu-satunya putri Alex, dan kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.
Beberapa menit kemudian, Tasya keluar dari kamarnya, mengenakan gaun putih santai dengan rambut yang masih basah.
"Selamat pagi, Rangga," sapanya dengan senyum cerah.
Rangga menoleh. "Pagi. Sudah siap?"
"Tentu saja! Aku tidak sabar untuk memulai penelitianku," ujarnya antusias.
Setelah sarapan, mereka bersiap berangkat ke lokasi penelitian pertama, yaitu Desa Penglipuran, salah satu desa adat yang masih mempertahankan budaya Bali dengan kuat.
Hot Chapters