Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kontrak Pernikahan sang Pewaris

Kontrak Pernikahan sang Pewaris

"Yakin nggak bosan? Kalau bosan kita jalan-jalan." ***
7.322.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Balryu sedikit terkejut ketika mendengar tranportasi itu dari mulut pamannya. "Jangan terlalu banyak berpikir kita dalam perjalanan bukan sedang berlibur, kapal pesiar masih akan berlabuh dibeberapa negara dan kita memanfaatkan itu untuk berpindah tempat tapi aku juga ada janji dengan seseorang di sana."
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Negeri Tanpa Penghuni

Negeri Tanpa Penghuni

Kulit kayu itu dijalin sedemikian rupa sehingga bisa digulung atau dibentangkan. "Aha! Mari kita berlayar!" Iskandar kegirangan. Layar pun terkembang. Mereka bertiga kembali memicu diri untuk kembali bersemangat tanpa memperdulikan apalagi yang akan terjadi di kemudian hari.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Mungkin inilah awal yang baru itu: bukan berarti tanpa ragu, tapi berani melangkah meski ragu masih ada. Luna menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri dari keruwetan yang masih menumpuk di kepalanya. Di hadapan mereka, pelabuhan yang perlahan hidup dengan aktivitas pagi terasa seperti panggung baru yang menanti untuk ditapaki. Kapal-kapal kecil bergoyang lembut mengikuti ombak, seakan mengisyaratkan bahwa perjalanan berikutnya tidak akan pernah sama dengan yang sudah mereka lalui. “Lucu, ya,” gumam Adrian sambil menatap ke arah horizon. “Kita udah melewati banyak hal, tapi masih aja kayak orang yang bingung mau melangkah.”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

POV Matilda Kami menetapkan tujuan menuju Polska keesokan harinya. Lautan awan putih membentang di langit biru cerah sementara matahari menggantung di atas kami bagaikan bintang keberuntungan, memberikan pertanda baik bagi keberhasilan perjalanan kami.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Beri Kesempatan Untuk Pernikahan Kita

Beri Kesempatan Untuk Pernikahan Kita

"Di rumah kan gak ada pantai, Pa. Aku pengen lihat pantai." "Terus kamu mau naik apa kesana? Pak Feri gak bisa ngantar kalau sejauh itu. Dia harus ngantar Papa ke makan malam bisnis nanti malam." "Aku bisa naik taksi. Dijamin aman. Nanti aku chat Papa kalau udah tiba di sana." Papa menghela nafas. "Ya sudah. Kamu hati-hati." ***
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

jawabku, jujur. Adrian tersenyum, senyum yang selalu mampu membuat hatiku bergetar. “Aku ingin kita menjelajahi banyak tempat bersama, menciptakan kenangan-kenangan indah. Mungkin kita bisa melakukan perjalanan ke pantai atau ke pegunungan suatu hari nanti,” katanya, membayangkan masa depan dengan penuh semangat.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Alia, Menikah itu seperti melakukan perjalanan Kadang kau mendapatkan teman di sampingmu Saling berbincang, berbagi cerita Maka itu menyenangkan Suatu kali kau mendapati orang asing Lalu perjalanan menjadi sangat membosankan. Barangkali segenggam permen .... Akan kutawarkan? Alia, Bila perjalananmu terasa nyaman Carilah gaun yg cocok dengan ini
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Pesona Wanita Terkutuk

Pesona Wanita Terkutuk

“Cih! Berhentilah bercanda, Kak. Kamu tidak bisa sembarangan mengajakku berpergian di saat kau dan aku jadi buronan.” “Kalau begitu jawab aku. Menurutmu, apakah rekanmu yang lain akan mengejar kita?” “Tentu saja. Kalau pun belum sampai, aku yakin mereka pasti sudah di pesawat sekarang.” “Berarti mereka takkan naik kapal bukan? Baguslah, kita bisa bersembunyi sekalian.”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai perjalanan kita kan berlayar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status