Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Kecil Tuan Xavier

Pengantin Kecil Tuan Xavier

Dari pada harus berdebat dengan sang putri. "Ck, terus ayah harus bagaimana ini?" Tanyanya sedih. "BERUSAHA! Yakinkan jika ayah sudah benar-benar berubah. Dan begitu mencintai ibuku, Nyonya Nandini Ayla Putri. Jadi selamat berjuang ayahku. Jangan jadi pengecut karena meminta bantuan anak kecil sepertiku. Yang bahkan aku tidak tahu bagaimana kehidupan orang dewasa," ucapnya dengan mimik di buat polos.
9.854.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
Withstand the Wound

Withstand the Wound

Ayah langsung memeluk Kaila. "Maaffin ayah kai, kamu pasti selalu merasa kesepian. Ayah dan ibu selalu sibuk dengan pekerjaan. Ayah memang ayah yang paling buruk. Maafin ayah Kai, ayah tak ada di sebelahmu saat kamu terpuruk, saat kamu merasa sendirian, saat kamu kesusahan. Jika bundamu tau pasti ayah kena marah dengan bunda, karena sudah menelantarkan anak kesangannya. Percayalah nak ayah bekerja keras, karena ayah tak ingin kembali ke masa suram. Masa yang sangat menyusahkan ayah, untuk membelikan mu susu, bahkan untuk membahagiakan bunda saja ayah tak bisa, membayar uang rumah sakit untuk kesembuhan bundamu juga ayah tak bisa. Ayah takut kalau ayah kembali kemasa itu ayah akan kehilangan
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
Nyomblangin Jodoh Sendiri

Nyomblangin Jodoh Sendiri

Tiba-tiba raut wajah Reno kini terlihat sedih. "Hey jagoan, Ayah. Sudah jangan sedih lagi dong, Nak. Kamu harus bisa mendapatkan Alya. Kalau kamu mencintainya, kamu harus berjuang untuk mendapatkannya. Seperti Ayah yang dulu berjuang demi mendapatkan ibumu," Ucap Dewa. Yang memberikan semangat pada putranya itu. "Tuhkan ngaku sendiri sekarang." Adrian menyahut. Sementara Elvano hanya diam menyaksikan perdebatan antara ayah dan kakek mertuanya.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 96 Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
Surga Semalam

Surga Semalam

"Ibu, jangan. Kita atasi saja malam ini. Jangan sampai semua usaha ibu sia-sia. Kalau semua usaha ibu sia-sia, apa yang akan terjadi pada kita di masa depan?" "Itu benar, Ibu. Kita ingin merebut kembali Adik. Kita harus menyatakan perang terhadap Ayah." Julian mengacungkan pedang plastiknya. Dia masih marah karena ayahnya tidak menculiknya m karena itu, sekarang ini dia sudah membayangkan dirinya sebagai pahlawan yang akan bertarung melawan si Monster besar, yaitu Ayahnya yang menurutnya telah mengabaikannya.
1052.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
Hatiku direbut Berondong

Hatiku direbut Berondong

Ketika kutanya, ia hanya tersenyum tipis dan berkata, “Nggak usah khawatir. Aku cuma bisa bantu kamu sedikit.” Aku tidak menanyakan lebih jauh, tapi hatiku terasa perih. Meski Arga tidak mengatakannya, aku tahu ia pasti mengorbankan banyak hal. Ayah juga masih terus berusaha. Kadang ia goyah, tapi aku melihatnya terus mencoba lagi. Ia pulang dengan bau keringat pasar dan wajah kusam berdebu. Nenek selalu menyambutnya dengan doa, seolah ingin menanamkan harapan bahwa Ayah masih bisa berubah.
101.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

“Iya, Bu. Dia bilang meski hidupnya sederhana, dia mau berjuang bersamaku. Aku tahu… dia tulus.” Ayahnya mengusap dagu, wajahnya tak menunjukkan kaget atau ragu. “Aku sudah lama memperhatikan anak itu. Dia sopan, pekerja keras. Dulu memang sempat ada masalah sama ibunya, tapi itu masa lalu. Sekarang aku lihat dia berubah, jauh lebih baik.”
4.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 142 Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Darah Adriana mendesir dingin. Terakhir kali ayahnya datang, pria itu mendobrak pintu, mengacak-acak apartemennya, dan mengambil semua uang tabungan Adriana untuk judi. Pria itu bahkan tidak segan memukul jika Adriana tidak memberi apa yang dia mau. "Tidak..." desis Adriana panik. Jika ayahnya melihatnya sekarang... jika ayahnya meminta uang terakhir yang berada di rekening Adriana saat dirinya baru saja kehilangan semuanya…
1017.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 644 Beses bilang perjuangan ayah
Ipakita ang mga Review (22)
Read
+Library
Arum Naru
Gr² judulnya jdi iseng mau baca dikit aja, tau2 udh bc smpai bab 119 dan smpai bab ini aku suka semua karakter yang ada disini, evelyn, Adriana, Victor, Julius, davian dkk. semuanya tu g ada yg aku benci karna punya perannya masing2. Adriana dan evelyn yg sejak awal udh jadi cegil duo favorit akuuu
Elisa avila
thor kok skrang cerita novel ini udah gak pernah mnggambarkan prasaan adriana & victor ya..? tiap ada bab yg mnceritakan adriana & vic, interaksinya terasa datar dan kaku sama sekali gak mnggambarkan suami istri yg saling mencintai, ayolah thor.. pmbaca paling suka dg luapan prasaan fl & ml yg manis
Basahin ang Lahat ng Review
Married For Sale

Married For Sale

Nea memeluk Indri dan Omar bergantian, tetapi saat memeluk Omar, pria itu membisikkan sesuatu. “Nea, ayah tidak tahu apa yang sedang kamu rasakan sekarang tapi pesan ayah kamu harus tetap berjuang dan jadi Putri ayah yang kuat. Lepaskan semua beban kamu dan coba jalanin semuanya, anggap semua berjalan baik-baik saja.”
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

Dia sadar … bahwa ayahnya tidak mempunyai kemampuan apapun untuk melawan. Namun, “Ya.” Mengulurkan tangannya untuk meraih tangan yang terkepal di atas meja itu. Mengusapnya lembut, “Ayah akan mengusahakannya. Kamu jangan khawatir. Fokuslah sama kebahagianmu saat ini. Cintai orang yang ingin kamu cintai. Habiskan kebahagiaan kamu.” Usapan itu berhenti, “Ayah akan usahakan. Meski harus bertengkar dengan mereka.”
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
SALAH MEMILIH SUAMI

SALAH MEMILIH SUAMI

Menghampiri Ibu, mencium pipi kanannya, lalu mengambil punggung tangan Ayah dan menciumnya. Ibu menggeserkan satu kursi untuk tempat dudukku di samping ayah, lalu ia bergeser sedikit menjauh. “Kamu pasti kesulitan bukan?” tanya Ayah setelah melihatku menatapnya, aku rindu memandang wajah itu. Sosok ayah yang begitu hangat, namun tergilas oleh rasa cemburu orang lain. “Bukankah aku adalah anak Ayah? dan ayahku adalah seseorang yang tidak pernah menyerah apalagi mengakui kekalahan,” jawabku memujinya.
8.536.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang perjuangan ayah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status