Kultivator Inti Semesta
Ada kebanggaan yang tidak ia ucapkan, tetapi jelas terlihat dari cara ia memandang anak satu-satunya itu.
“Yu’er, ketika peperangan terjadi, Ayah pasti berada di garis depan. Ayah harap kamu bisa menjaga dirimu dengan baik.”
Meski ucapannya singkat, Shangguan Yueyu tahu betul berat tanggung jawab yang diemban Ayahnya. Gambaran tentang medan pertempuran, lautan darah, dan pertaruhan hidup mati bukanlah hal asing dalam pikirannya, meskipun saat ini yang diucapkan Ayahnya hanya sebatas permintaan untuk menjaga diri. Ada lapisan kekhawatiran yang tidak terdengar secara langsung, namun Yu’er bisa merasakannya karena sudah terbiasa memahami bahasa tak terucap dari Ayahnya.
Hot Chapters