MEMBALAS KESOMBONGAN IPARKU
Beraninya main keroyokan ternyata.
“Heh, jadi orang miskin jangan sombong, Mia Sumia!” bentaknya.
Sejak kapan aku sombong? Dan sejak kapan aku berganti nama. Namaku Azmia Hilmi, bukan Mia Sumia. Dasar lidah gak bertulang. Rasanya aku tak selalu sombong, masih sering baik hati selama ini. Kutatap tajam mereka tanpa gentar sedikitpun. Meskipun tubuh mereka lebih tinggi dan besar, aku tidak takut. Di dapur ini banyak peralatan yang bisa kupakai untuk melawan.