Bukan Kesepakatan Pernikahan
Setelah kurasa cukup, aku menekan flush kloset.
“Kamu nggak pa-pa, Mill?”
Aku mengangguk lemas. Ben membantu dengan membopong tubuhku, “Hati-hati, Milly,” ucapnya sambil membaringkan tubuhku.
Mungkin sikapku terkesan lebay. Tetapi memang perutku sangat sensitif terhadap makanan. Tidak boleh yang pedas, dan sebisa mungkin harus fresh dan higenis. Karena pencernaanku memang kurang bagus. Kalau aku salah makan, aku akan mengalami muntaber yang cukup lama. Makanya aku segera mengeluarkan makanan tadi dari perutku.
Hot Chapters