Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMIKU SUAMIMU

SUAMIKU SUAMIMU

Namun anehnya saat ia makan sesuatu yang pedas dan panas makanan tersebut tetap aman dalam perut, tidak dikeluarkan lagi seperti makanan yang lainnya. “Sebenarnya kamu menurun siapa, Nak? Kenapa mama jadi suka makan pedas setelah mengandungmu. Padahal mama tidak menyukai makanan yang terlalu pedas sebelum hamil kamu. Jangan-jangan kamu meniru ayahmu ya?” batin Lidya sambil tersenyum membayangkan Fuad yang hobi makan pedas. Fuad memang menyukai makanan yang pedas dan merasa kurang bila makanannya tidak pedas atau tidak ada sambal. Karena itu Lidya selalu membuatkan sambal setiap kali memasak untuk Fuad.
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
Dinikahi tapi Tak Dicintai

Dinikahi tapi Tak Dicintai

Selesai mandi tubuh terasa segar, waktu yang tepat untuk menikmati segelas kopi hangat membuat tubuhku menjadi rileks. Tunggu, kenapa ada yang aneh dengan perutku? Pasti karena aku belum sempat makan siang jadi asam lambungku naik. "Sssstttt..." desisku mendadak perutku terasa melilit dan mules sekali. Gegas aku berlari keluar menuju kamar mandi di kamar.
10152.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Rasa pedas sambal berpadu dengan manisnya kecap dan asam dari jeruk nipis sedikit memberi rasa pada soto dihadapanku. Aku melampiaskan semua rasa kecewa, sakit dan perasaan tidak nyaman lainnya dengan menyantap makanan pedas dihadapanku. Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghadapi permasalahan hatinya. Dan sekarang cara menenangkan diri adalah dengan seperti ini. Pedasnya sambal dan panasnya ruangan atau hatiku sebenarnya menghasilkan bulir keringat, aku merasa cukup lega. “Makasih,” ucapku sedikit kaget saat tiba-tiba Mas Danta mengusap kening basahku dengan sebuah tisu.
9.562.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
Pembalasan Untuk Keluarga Mantan Suami

Pembalasan Untuk Keluarga Mantan Suami

kata Alice, karena memang ketiganya suka makanan pedas. Saat mereka makan terlihat sekali menikmati steak itu. Rasa ekstra pedas pada saos itu sangat mereka sukai. Hanya saja mereka tidak tahu cabai yang digunakan itu akan terasa pedas biasa di mulut, tetapi akan terasa panas di perut dan biasanya akan membuat sakit perut di keesokan hari.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Arogan

Sang Pewaris Arogan

jawab Lyssa sopan. Mereka bertiga mulai makan. Suara sendok dan garpu beradu pelan, berpadu dengan aroma makanan yang gurih. Lyssa tampak menikmati setiap suapan, sesekali mencicipi sambal dengan hati-hati. Namun, tak lama kemudian wajahnya sedikit berubah. Ia buru-buru meneguk air setelah sambal terasi yang pedas menyengat lidahnya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
Bukan Pembantu Gratisan

Bukan Pembantu Gratisan

Isi dalam perut ini keluar semua, aku merasa mual sekali, kepalaku pusing mencium aroma sambal tadi. Bu Sarti menghampiri dan memapahku ke sofa di bantu oleh Mbok Darmi "Kamu kenapa, Nak?" Bu Sarti menatapku dengan ekspresi prihatin. "Tidak tahu, Bu, tiba-tiba aku mual mencium bau sambal tadi, biasanya tidak pernah seperti ini, Bu.”
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Indah mengulum senyum saat Arsya mengangguk. “Sebegitu sukanya dengan sambal? Apa nggak takut sakit perut?” Arsya mengernyit ketika Indah menyendokkan sambal dan mencoleknya dengan timun kecil. “Kalau Abang makan begitu pasti bisa habis air dingin bergelas-gelas. Sudah…sudah. Jangan kebanyakan. Nanti kamu sakit perut.” Arsya merasa harus menghentikan Indah yang terlalu banyak mengambil sambal untuk dimasukkan ke mulut. Setelah percakapan ringan, sesekali obrolan di meja makan merangkak ke hal yang lebih serius.
9.9358.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.8K kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Baca Semua Ulasan
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pram langsung makan dengan sangat lahap. Nafsu makannya meningkat drastis karena ia baru saja 'menguras oli' di samping rumah singgah tadi tanpa diketahui Tari. Setiap suapan nasi panas dan sambal itu terasa sangat nikmat. "Masakan kamu emang nggak ada tandingannya, Mah. Sambal kemanginya pas banget, bikin keringetan tapi nagih," puji Pram sambil mengusap bibirnya yang kepedasan.
1063.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
SELALU SALAH

SELALU SALAH

"Ayo buru di makan. Keburu dingin!" Cuaca yang dingin sangat cocok untuk makan yang hangat dan pedas. Ku tambahkan sambal sebanyak dua sendok. Kecap dan saos tak lupa ku tuangkan. Melihatku meramu mie, Mas Adit hanya geleng-geleng. "Awas sakit perut. Jangan makan terlalu pedas, gak baik bagi lambung. Saos ini juga gak bagus!" Mas Adit memang anti kecap dan saos. Makanya dia selalu mewanti-wanti untuk tidak menkonsumsi saos secara berlebihan.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Apih ke toiletnya kan lama.” “Berapa lama?” “Sekitar lima belas menit.” “Lama amat?” “Apih numpang boker soalnya.” “Ooooohhhh....” “Apalagi perut Apih agak mules.” “Ooooohhhh....” “Abis makan pempek pagi-pagi.” “Ooooohhhh....” “Apih beol sampe pantat Apih perih karena sambalnya pedas pisan. Udah gitu...
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai perut panas setelah makan sambal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status