Wanara
Pemuda yang hadir dalam mimpinya itu, mempunyai raut wajah yang sangat mirip dengan Wanara dan menyatakan dirinya sebagai putra Dewa petir.
"Baik, Ki." Wanara langsung melangkah masuk ke dalam pendapa kecil yang berada di depan bangunan utama padepokan tersebut.
"Wora!" panggil orang tua itu.
"Ya, Guru." Wora menyahut dan segera menghampiri gurunya.
"Perintahkan Santika untuk membuatkan kopi dan makanan untuk tamu kita ini!"
"Baik, Guru." Dengan demikian, Wora Saba langsung melangkah menuju ke dalam padepokan untuk segera menemui santika—cucu semata wayangnya sang pimpinan padepokan tersebut.
Hot Chapters