Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Akan Kubalas Pengkhianatanmu!

Akan Kubalas Pengkhianatanmu!

Sepulang dari Singapore, Jane mencoba memberi kejutan untuk Firman-suaminya. Sampai-sampai ia bersembunyi di kolong meja kantor Firman. Tapi, apa yang ia dapatkan? Justru Jane yang terkejut setengah mati. Mendapati sang suami bercumbu mesra dengan seorang wanita di sofa ruangan kerjanya. Jane pikir, Firman sejak awal menerima dirinya apa adanya meskipun ia bertubuh gendut. Tapi, tak disangka, Firman hanya mengincar harta Jane saja.
1030.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 962 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

“Kalau suamiku berhubungan sama wanita lain, kenapa aku harus menahan diri?” Gila sekali! Tawaran untuk bermain dengan majikannya sendiri, terus menghantui pikiran Arnol. Pun saat ini, saat dia sedang berdua saja di ruangan pribadi majikannya. Namun, Arnol terpaksa melakukan itu, demi kesembuhan ibunya. Terlebih, ketika majikannya itu selalu mengingatkan, "Kamu mau membiarkan ibumu mati menahan sakit cuma karena kamu mau sok suci menolak tawaran untuk jadi priaku?"
991 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Nikah Kontrak Ketika Hamil

Nikah Kontrak Ketika Hamil

Suara ketukan pintu yang tiada henti berbunyi membuat seorang wanita dengan daster dan rambut acak-acakan itu terpaksa membukanya, namun saat iris coklat itu menangkap sosok lelaki dengan stelan jas hitam, dan tentu saja mata itu semakin membulat kala melihat lekuk wajah yang membuat ia kembali mengingat kejadian malam itu. Mlathi kembali menutup pintu dengan cepat, sebisa mungkin agar lelaki brengsek itu tidak bisa masuk. Namun, wanita dengan kondisi yang sudah mengenaskan itu ternyata kalah cepat. Eric yang tentu memiliki tenaga yang lebih besar, hingga bisa menahan pintu itu agar tidak tertutup. "Hey, aku hanya ingin berbicara padamu mengenai malam itu," sahut Eric sembari terus b
1028.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Di Pernikahan Suamiku, Mayatku Digali dari Dinding

Di Pernikahan Suamiku, Mayatku Digali dari Dinding

Saat suamiku, Alex Suryadi, mengucapkan janji pernikahan dengan mahasiswi miskin yang dia sponsori, jasadku sedang digali keluar dari dinding semen yang dingin. Dia dengan lembut menyematkan cincin di jari Helena, sedangkan para tamu mengangkat gelas untuk mengucapkan selamat. Di sisi lain, aku terkubur di dinding pembatas rumah baru kami. Tulang-tulangku telah rapuh karena kelembapan semen. Setelah petugas pemadam kebakaran membobol dinding, potongan tubuhku yang hancur pun terekspos. Semua orang yang berada di lokasi kejadian langsung berteriak ketakutan. Adik laki-lakiku adalah seorang lulusan arsitektur. Begitu menerima telepon dari polisi, dia bergegas membantu penyelidikan kasus mayat
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Terjebak Jurang Penyesalan

Terjebak Jurang Penyesalan

Saat menonton film porno, sering terlihat penari dengan gaya split... Aku merasa semangat setiap kali membukanya. Hingga suatu hari, aku dan guru tari putriku tanpa sengaja terkunci di dalam studio tari. Sepasang pria dan wanita terkurung di dalam satu ruangan, suasananya sangat ambigu. Untuk meredakan kecanggungan, guru tari putriku menawarkan diri ingin menari untukku. Menyaksikan bentuk tubuhnya yang menarik terus bergoyang. Panas dalam tubuhku hampir tak terkendali. Aku ingin segera menekannya!
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Ketika Kami Mudik

Ketika Kami Mudik

Pena_Receh01
"Ini kalian mudik apa pulang kampung? Bawa barang, kok, banyak banget? Udah susah emangnya di Jakarta?"nyinyir Dewi kala mereka baru masuk ke ruangan keluarga tempat mereka berkumpul. "Mudik, Bi, ini oleh-oleh buat kalian,"sahut Panji sambil menaruh oleh-oleh ke lantai. "Hahaa ... pulang kampung kali, inimah bukan oleh-oleh tapi barang-barang kalian! Sana jauh-jauh jangan deket-deket saya, nanti ketularan miskin lagi," hina Dewi membuat Panji dan sang istri terdiam.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Sentuhan Malam Tante Tersayang

Sentuhan Malam Tante Tersayang

"Aldo, kamu punya film dewasa nggak? Malam ini aku kesepian banget sampai rasanya tersiksa." Tengah malam itu, tante mendorong pintu kamar tidurku. Dia mengenakan pakaian dalam seksi yang memamerkan lekuk tubuh padat dan kulit putih mulusnya. Aku yang sedang memakai stokingnya untuk memuaskan diri langsung kaget, lalu segera menutupi tubuh menggunakan selimut. "Tante, kok masuk nggak ketuk pintu dulu sih?" Wajahnya memerah. "Aku gatal nggak karuan, om kamu yang payah itu sama sekali nggak bisa muasin aku." "Cepat cariin aku beberapa film yang lebih merangsang, aku mau beresin sendiri." Aku meraba milikku yang sudah mengeras, lalu menjawab sambil terkekeh, "Gimana kalau aku aja yang bantu nye
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Gapai Mimpi di Usia Senja

Gapai Mimpi di Usia Senja

Hari itu adalah perayaan ulang tahun Ryan ke-70 tahun. Aku baru pulang dari stasiun kereta api di tengah hujan lebat. Sesampainya di depan pintu rumah, aku menemukan pintu rumah terkunci. Ketika mendengar suaraku, tetangga seberang rumah berkata dengan ekspresi bingung, "Tante Elita, kenapa Tante pulang? Om Ryan hari ini menikah, dia dan istrinya sekarang masih menginap di hotel!" Aku tertegun. 'Menikah?' Aku cerai dengan Ryan sebulan lalu. Namun, Ryan memberitahuku bahwa sahamnya rugi banyak dan memiliki utang. Agar tidak memengaruhiku, dia menceraikanku tanpa pisah rumah. Dengan dalih menghindari penagih utang, putraku mengantarku ke rumah lama dan memintaku tinggal di sana selama satu bul
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Cinta pertama William Yuardi tidak sengaja terkunci dalam kantor. Demi menghukumku, dia mengurungku ke dalam gudang pendingin untuk mengintrospeksi diri. “Kamu juga harus rasakan penderitaan yang dialami Nelly. Dengan begitu, kamu baru bisa jera!” William hanya memberiku semangkuk air sebelum mengunciku di dalam. Namun, dia tidak tahu bahwa gudang pendingin yang sudah tidak dipakai ini tiba-tiba menyala setelah dia pergi. Aku yang kedinginan di dalam tidak berhenti meminta tolong. Baik di pintu maupun di dinding, terdapat bekas darah dari jariku. Tujuh hari kemudian, William ingin aku meminta maaf dan membuka pintu gudang pendingin ini. Namun, yang dia temukan hanyalah seonggok mayat yang su
36.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu d
12.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai pintu pembatas ruangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status