Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Malam itu, ibu kota Aethelgard tampak seperti hamparan permata yang tumpah ke bumi. Festival Cahaya, sebuah perayaan tahunan untuk memperingati kembalinya sang fajar, telah mengubah jalanan berbatu menjadi sungai cahaya yang hidup. Lampion-lampion kertas berwarna amber melayang lembut di udara, sementara sihir api kecil berpijar di setiap sudut jendela, menciptakan atmosfer yang hangat sekaligus mistis.
9.821.1K viewsCompletedAdded to Library 569 Times as poems about light
Read
+Library
HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

Malam ketiga tidak datang dengan gelap. Ia datang dengan cahaya yang terlalu terang. Lampu-lampu bohlam di halaman rumah saya menyala seluruhnya, memutihkan wajah-wajah warga yang duduk bersila di pendopo. Tidak ada bayangan. Tidak ada sudut gelap untuk bersembunyi. Segala sesuatu terlihat jelas—dan justru itulah yang membuat rasa takut merayap pelan, menghimpit dada satu per satu.
503 viewsCompletedAdded to Library 18 Times as poems about light
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Biarkan rembulan datang ke genggamanku Agar kuisi rumpang dalam tubuhmu Tidak apa dengan redup cahayanya Gulita lekas pergi dan mati Sampaikan pada surya agar menjelma tidak seperti jelaga Terang sinarnya berbinar dan menggelegar Bukan seperti kelabu awal resahku Diamku bergumam tentang rembulan dan rumpang Sampai kapan bertahan dengan cahaya yang remang Tak apa esok surya datang dengan silaunya
104.1K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as poems about light
Read
+Library
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ia hanya berdiri diam dengan jubah putihnya yang tampak bersinar redup di tengah debu gudang. Ia mengangkat tangannya, sebuah gulungan cahaya terbuka, dan ia mulai menulis surat puitis untuk Majelis Tertua. Kepada Majelis Yang Bertahta di Singgasana Putih, Bintang yang kita titipkan pada tanah, kini telah kehilangan fajar murninya. Laut telah memeluknya terlalu erat, membawa garam yang merusak inti api.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as poems about light
Read
+Library
Cinta Kakak Dokter

Cinta Kakak Dokter

Kutulis sebuah surat, Untukmu cahaya dalam gelap ku, Sang penopang air mataku, Aku akan berjalan tanpa cahaya mu, Cahaya yang selalu hadir dalam gelap ku. Apakah cahaya itu redup?! Sehingga ku tak dapat mengenalimu di tengah gelap nya hariku. Ataukah cahaya itu lelah? menemaniku ditengah gelap yang sering menghampiriku.
4.6K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as poems about light
Read
+Library
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Orang-orang yang tadinya masih tersenyum kini mendadak terdiam, merasakan kesedihan yang menyusup begitu dalam melalui setiap petikan senar berdarah itu. Dan kemudian suara Dalia terdengar, melantunkan puisi ciptaannya. "Pernah mekar di awal semi, harum bagai meihua, dipuji, dipuja, diinginkan oleh dunia. Namun cahaya mentari perlahan pudar, tinggallah kelopak rapuh menanti senja. Hari-hari mencabut satu demi satu, permata berharga luruh dari genggamannya.
9.856.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as poems about light
Show Reviews (18)
Read
+Library
nanadvelyns
Halo, para readers terkasih. Terima kasih banyak. Tanpa kalian dan editorku terkasih pula, Dalia tidak akan tersaji dengan lebih banyak warna. Dengan dukungan kalian pula, penulis berhasil membawa Dalia pada juara satu small writing contest dan menjadi top winner(。ノω\。)♡♡
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Read All Reviews
Shadow Monarch: My SSS-Rank Clone Skill

Shadow Monarch: My SSS-Rank Clone Skill

Di kejauhan, titik-titik cahaya mulai bermunculan satu per satu, seperti kunang-kunang yang dengan susah payah mencoba menerangi kegelapan, melambangkan harapan yang perlahan bangkit. "Rasanya seperti kita telah hidup beberapa kehidupan dalam waktu yang singkat," gumam Lin Long Bai, memecah kesunyian. "Dari seorang siswa SMA yang gugup menunggu profesinya, menjadi... ini." Tangannya menunjuk lemah ke arah kota yang terluka.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as poems about light
Read
+Library
Kontrak Cinta Sang CEO

Kontrak Cinta Sang CEO

Dan tepat sebelum kabutnya runtuh, suara Dira terdengar lirih tapi jelas: “Kalau dunia ini gelap… maka biarlah aku jadi cahaya yang kecil. Karena cahaya sekecil apapun… tetap bisa menantang malam.” Cahaya dari tubuh Dira semakin meluas, seperti aliran hangat yang menyelimuti kami semua. Aku bisa merasakannya—seolah luka di dalam hatiku sedikit demi sedikit mereda. Seolah ada bisikan halus yang berkata, “Jangan menyerah. Selama masih ada cahaya, harapan tidak pernah mati.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as poems about light
Read
+Library
Kristal Jiwa Raja Naga

Kristal Jiwa Raja Naga

Yin Long menghentikan tiupan serulingnya dan berkata, "Baiklah, Senior. Meski mungkin puisiku tidak seindah seperti karya para penyair terkenal." "Tidak masalah," ucap Zi Wu, santai. Yin Long lantas berseru, "Arak mengalir seperti waktu di lembah seribu kabut. Dingin menyentuh meridian jiwa, hangat membelai takdir. Di dunia yang dimandikan cahaya lilin, setiap teguk adalah dupa yang dipersembahkan untuk bumi yang sabar!"
107.0K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as poems about light
Show Reviews (26)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Selamat datang buku terbaru saya ini. Mohon doanya supaya saya diberi kesempatan dan kemampuan untuk menyelesaikan buku ini hingga tuntas. Semoga siapa pun yang berkunjung ke mari juga diberi kesehatan dan rejeki yang berlimpah, aamiin ...
Read All Reviews
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Adrian memandang ke arah buku yang mereka pegang, lalu menuliskan kalimat pertama yang akan menjadi pilihan mereka: Kegelapan tidak mengalahkan terang, tetapi membentuknya menjadi lebih nyata. Saat kalimat itu ditulis, dunia sekitar mereka mulai berubah sekali lagi. Sebuah aliran cahaya murni muncul di tengah ruang narasi, menyinari setiap sudut, membentuk dunia yang penuh dengan warna-warna yang belum pernah dilihat sebelumnya.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as poems about light
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status