Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Dan di bawahnya, satu kalimat pendek “Kalau kamu mau kebenaran, datang besok ke tempat di mana semuanya dimulai.” Dina menatap foto itu lama, lalu menoleh ke arah kamar Dion. Ia tahu, besok bukan lagi tentang bertahan tapi tentang menuntaskan semuanya. Ia berbisik pelan, “Besok Yon pelita ini akan menghadap langsung ke sumber gelap.”
689 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
Si Tampan yang Posesif

Si Tampan yang Posesif

—Tamat Beneran— Ren : Thank you for all my readers, semoga kalian happy saat membaca tulisanku ini, ya. Dan juga bisa menikmati setiap alur cerita dari perjalanan hidup dan cinta dari pasangan bucin Kara-Diandra. Big sorry, kalau masih ada typo atau part-part yang bisa mentrigger ke hal-hal yang kurang menyenangkan. Ke depannya, semoga aku bisa kembali dengan karya-karya yang lebih fresh, lebih baik, dan lebih menyenangkan lagi. Nantikan, ya! Bye-bye~
104.4K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Jemarinya bergerak ragu sejenak di atas kertas putih itu, memikirkan kembali tantangan Khai: satu kalimat tanpa kata sifat: Saya sedang menempuh ribuan langkah hanya untuk menemukan di mana saya seharusnya berhenti. Tidak ada kata sifat. Hanya ada subjek, kata kerja, dan keterangan. Maorielle berdiri, mengikuti arus mahasiswa yang mulai bergerak menuju meja depan. Suasana kelas yang tadinya tegang kini berubah menjadi riuh penuh syukur karena 'diskon waktu' yang diberikan sang dosen.
689 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
Prime Time Bersama Mas Polisi

Prime Time Bersama Mas Polisi

tegas Demitrio. "Eh, ngomong-ngomong soal peraturan, kenapa Om malah melanggarnya?" Sekonyong-konyong Kiran teringat akan celaan Bisma. "Melanggar peraturan apa? Biasakan berbicara dalam satu kalimat bermakna, Ki. Jangan sepotong-sepotong. Kamu bukan sedang membuat clickbait."
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
MENIKAHI PRIA BURUK RUPA

MENIKAHI PRIA BURUK RUPA

Mama tertawa, "Bukan naik pangkat di salon, tetapi naik pangkat dari dipanggil mama jadi oma." Papa menaikkan alis, "Maksud Mama, Endah hamil dan kita akan punya cucu? Kenapa Mama nggak bilang dari kemarin? Mau merahasiakan ini semua dari Papa? Ingat, kalau Mama dipanggil Oma, Papa juga akan dipanggil Opa, kan?" "Kami tahu juga baru kemarin sore dan Papa pulang sudah malam sehingga tidak ada waktu untuk memberi tahu," jawab mama santai.
1054.9K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
Paman, Bawa Aku Pergi

Paman, Bawa Aku Pergi

Ia kemudian menambahkan dengan nada santai, "Nanti malam Paman akan mampir ke rumahmu untuk mengantarkan ponsel Anya. Kebetulan Paman ada acara di dekat daerah rumahmu." "Oh, Paman mau mampir? Syukurlah kalau begitu. Terima kasih banyak ya, Paman. Maaf sudah merepotkan gara-gara kecerobohan Anya," ucap Gusti, terdengar benar-benar percaya tanpa menanyakan posisi istrinya sedikit pun. "Sama-sama. Sampai jumpa nanti malam."
674 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
Istri Dadakan Paman Mantan

Istri Dadakan Paman Mantan

Meski Adrian tidak membicarakan lebih detail, Lusi sudah paham bagaimana jalan pikiran artis ini. "Kamu seorang publik figur," ujar Lusi. "Aku tahu itu, Kak. Jangan mengingatkan terus." "Maka kamu juga harus tahu, bahwa pamanmu lebih mempengaruhi dunia politik, pemasaran dan termasuk entertainment." Lusi menarik napas. "Tidak peduli secinta apa kamu dengan Aruna, sekarang dia sudah jadi istri pamanmu. Kamu sanggup bersaing dengannya?"
103.1K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
Menikahi CEO Philophobia

Menikahi CEO Philophobia

ucapnya sembari menyodorkan benda pipih berwarna hitam kepadaku. "Ini kartu namamu?" Aku membaca seksama yang tertulis di kartu berwarna hitam dengan tinta abu-abu bertuliskan namanya. Gavin Narendra Tama. "Ya. Hubungi aku jika kau berubah pikiran. Sekarang bersiaplah, aku akan antar kau pulang."
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
kubalas hinaan mertua dan iparku

kubalas hinaan mertua dan iparku

kata om dodi antusias "Om jagan lupa ajakin paman anto dan bibi nisa ya om" kata reva "Iya nak, yaudah om matiin dulu ya om mau suruh dimas menjemput paman mu anto dan bibi nisa" jawab ok dodi "Assalamualaikum" "Waalaikumsalam" balas reva Sampai rumah rendi berlari menuju kamar dan menghampiri istri nya
102.3K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Ia sendiri tidak tahu apa itu pamali yang sering di dengang - dengungkan oleh orang - orang tua di rumah lamanya dulu. "Pamali itu.." Evara melihat ke arah suaminya yang lebih - lebih tidak mengerti darinya. "Yang jelas bukan suaminya bu mali." Sahut Adamis asal. "Adam," Tegur Evara geli. Senyumnya mencuat dengan manis. "Pamali itu seperti tabu atau nggak boleh dilakukan karena akan menyebabkan musibah kalau itu dilanggar." Sahut Safira yang sedang menggigit ayam gorengnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as pola kalimat tameni
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status