Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Esper Terakhir Yang Mewarisi Dunia

Esper Terakhir Yang Mewarisi Dunia

jelas Dewi singkat. “Aku tak begitu peduli soal perpolitikan di negeri kalian ini,” ujarnya sembari bangkit dari tempat duduk. “Dilihat dari tokoh politik yang ada, 11-12 saja semuanya. Siapapun yang menang tetap saja sama bobroknya. Mereka terlahir dari sisitem buruk di lingkungan yang buruk dan dipilih dengan cara yang buruk, yang pada akhirnya hanya akan menghasilkan pilihan yang buruk juga.”
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 493 Times as politik kotor
Show Reviews (29)
Read
+Library
Rytíř
Hi semuanya. Jika berkenan, ada buku saya lainnya berjudul "The Loser No 1 : Trapped Inside Alorexa" (Englis). Ini cerita fantasy tentang para tahanan hukuman mati yang dikirim ke dunia simulasi untuk menjalani trial. Kali saja ada yang berminat dengan cerita Lit-RPG fantasy, silakan untuk mampir
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Shadow of The Past

Shadow of The Past

“Pengusaha muda sepertimu tahu apa? Politik tidak semudah yang kau bayangkan.” “Aku tidak meremehkannya, Takahiro-san,” balas Kei dengan tenang. “Politik memang tidak pernah mudah. Tapi, sudah lebih dari sepuluh tahun aku berkecimpung dengan bisnis. Kerugian yang kudapat akan terlihat lebih nyata dari kerugian politik Anda dan rekan-rekan Anda. Isu negatif memang akan menurunkan pamor para figur politik. Belum lagi dengan berita miring di sana sini yang mengharuskan Anda untuk selalu berhati-hati agar tetap dipercaya rakyat.”
1029.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as politik kotor
Read
+Library
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

Pandangannya beralih pada Citra. “Mungkin sebagian besar ceritanya sudah kau dengar sendiri dari polisi, bahwa Yan menjalankan sebuah prostitusi papan atas. Tapi… dibalik judul berita itu, ada sesuatu yang lebih besar. Politik, kekuasaan, pengaruh. Para politisi, pengusaha, pejabat asing... mereka adalah aset informasi berharga.” Kalimat terakhir itu diucapkan hampir seperti bisikan.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as politik kotor
Read
+Library
Mengejar Cinta Ustaz Tampan

Mengejar Cinta Ustaz Tampan

papar Fajar menjelang wawancara berakhir. Dian manggut-manggut paham dengan apa yang disampaikan oleh Fajar. Gadis itu sangat setuju dengan pemaparan yang disampaikannya. Zaman sekarang, agama kerap dijadikan senjata untuk mencari keuntungan terutama bagi politisi yang ingin mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. “Pemaparan yang sangat bijak dan imbang, Pak.” Dian tersenyum seraya berdecak kagum. “Apa Bapak tidak tertarik terjun ke dunia politik?”
1017.3K viewsCompletedAdded to Library 501 Times as politik kotor
Read
+Library
Dendam Membara Kekasih CEO

Dendam Membara Kekasih CEO

tawanya keras. Negara ini yang dibungkus seindah mungkin sedang mengupas cangkangnya sedikit demi sedikit, dan mulai memperlihatkan sisi gelap di dalamnya. Para pejabat rendah, Artis yang polos memperlihatkan sisi iblisnya, dan para penggerak Negara—Pemilik perusahaan besar yang kotor. Sesuatu yang kotor ditutupi dengan selimut tebal sekalipun, akan berakhir mengeluarkan bau yang tidak sedap juga.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as politik kotor
Read
+Library
Istri Naskah Mas Politikus

Istri Naskah Mas Politikus

"Serakah?" Olla turun dari ranjang dengan wajah super kesal, "Lo punya pacar, tapi pas mabok malah maen sama gue. Apa namanya kalo bukan serakah? Jangan biasain diri bebas ngelakuin apapun karena lo politikus deh, gak mempan di gue." "Udah ceramahnya? Sana mandi." Bukannya mandi, Olla malah duduk di sofa menggaruk pipinya dan menguap amat lebar.
670 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as politik kotor
Read
+Library
Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

“Apa yang kita hadapi ini bukan masalah kecil. Bukan sekadar salah paham. Ada pola. Ada sistem. Ada orang-orang yang sudah terbiasa bermain kotor.” Tanisha mengatupkan bibir. Ia tahu. Ia sangat tahu. Tapi tetap saja, mendengarnya diucapkan seperti itu membuat dadanya terasa sesak. Ucapan Langit menyinggungnya—walaupun ia paham itu adalah kenyataan. “Ini bahaya buat karier kamu di dunia politik, Mas,” balas Tanisha akhirnya, suaranya naik sedikit. “Kalau nama kamu keseret lebih jauh lagi, semuanya akan makin rumit.”
9.75.1K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as politik kotor
Read
+Library
The Tears I Shed

The Tears I Shed

"Kita mau kemana dulu, Cantik? Mau shopping-shopping dulu atau langsung ketempat eksekusi? Saya sudah membooking hotel kesukaan kamu, Sayang. Astaga saya rindu sekali kepadamu, Cantik." Mata Gadis membelalak lebar saat merasakan nafas politisi tua bangka ini mengendus-endus lehernya. Gadis sama sekali tidak menyangka bahwa politisi ini adalah orang yang sama, yang baru saja ditontonnya di televisi saat membahas program-program kerjanya untuk bangsa dan negara ini. Bahkan ia mengecam keras tindakan trafficking dan prostitusi online yang akhir-akhir ini marak didunia nyata maupun dunia maya. Gadis pernah membaca sebuah buku yang mengatakan bahwa di negara-negara berkembang, partai politik, jab
1033.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as politik kotor
Read
+Library
Istri Kontrak Politisi Angkuh

Istri Kontrak Politisi Angkuh

sapa seorang wanita dengan tanktop dan celana hotpants-nya. Bening tersenyum tipis. Berbeda dengan Kalingga yang hanya mengangguk sekilas. "Saya doakan kalian cepat dapat momongan, yaa." sapa yang lainnya. Mereka adalah jejeran para istri orang penting seperti politisi dan pembisnis. Bening sempat melihat beberapa diantaranya di pesta pernikahan. “Terima kasih, yaa atas doanya." balas Bening, meskipun dia tahu. Doa mereka tidak akan menjadi kenyataan.
234 viewsOn holdAdded to Library 5 Times as politik kotor
Read
+Library
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

tanya Sera lirih. Rendra hanya bergumam pelan sebagai jawaban. Ia berjalan menuju sofa, menjatuhkan tubuhnya di sana sembari memijat pangkal hidungnya. "Dunia politik itu kotor, Sera. Mereka semua hanya memikirkan perut sendiri sambil menggunakan nama rakyat sebagai tameng." Sera kaget mendengar Rendra tiba-tiba bicara seperti itu. Ia lantas memberanikan diri mendekat, menuangkan segelas air dan memberikannya kepada Rendra.
1029.8K viewsOngoingAdded to Library 774 Times as politik kotor
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status