Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelakor Itu Pembantuku

Pelakor Itu Pembantuku

Bab 61. Siska Berkhianat “Agenda sidang hari ini adalah pembacaan gugatan dari Kuasa Hukum Penggugat. Saudara Kuasa Hukum Tergugat apakah Anda sudah menerima salinan gugatannya?”
10249.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai presidium sidang
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Pemanis Aksara
ceritanya mantap Thor. oh iya izin promosi Thor. boleh mampir ke ceritaku, Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas status tamat dan cerita Kain Basahan Basah di Kamar Mandi status on going. Terima kasih.
Helminawati Pandia
Salam sejuk buat semua reader tercinta terima kasih karena telah sudi membaca cerita saya, tolong bantu up dengan sumbangan gem nya, ya. Mohon dukungannya baca cerita saya yang berikutnya juga. 1. Ketika Istriku Minta Talak 2. Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK 3. Nafkah Batin Basi
Baca Semua Ulasan
REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU

REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU

Setelah ketiganya duduk, protocol acara lalu menyuruh kami semua duduk kembali. Serangkaian acara pembukaan persidangan berjalan sebagaimana mestinya, menyebut perkara lalu palu pun diketok tiga kali. Tanda sidang telah di buka. Hakim ketua lalu menatap ke seluruh peserta sidang. “Hadirin sekalian, akhirnya sampailah kita pada sidang keputusan …. “
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 609 kali sebagai presidium sidang
Baca
+Pustaka
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Jam sepuluh malam. Sidang bersama telah resmi dimulai. Aula utama Sel Emas benar-benar bersih. Perwakilan dari empat pilar duduk di kursi tinggi di kedua sisi. Kensley Quinlan duduk di tengah sambil mengerutkan kening. Faceless dan Flawless duduk di tempat yang khusus diperuntukkan bagi keluarga korban.
9.139.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3M kali sebagai presidium sidang
Tampilkan Ulasan (17438)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Jika berkenan mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Zizizaq
Bagus thor, aku suka karyamu. Tapi nggak sanggup baca sampai akhir, yang penting udah tau alurnya. Baca juga karya Zizizaq! 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. nikah kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4 Cinta setelah dendam
Baca Semua Ulasan
Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

Gemuruh AC sentral di ruang pleno utama Kementerian Perhubungan dan Maritim meredup di balik keheningan setelah ketukan palu sidang Auroran Wijaya. Pukul 14.45. Cahaya matahari barat menembus jendela kaca berlapis ganda, membelah ruang sidang menjadi dua zona: sayap kanan penuh berkas prusia Aliansi Menteng yang tersusun rapi, dan sayap kiri tempat kuasa hukum Kebayoran Baru duduk dengan wajah kuyu.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai presidium sidang
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Paduka memanggil Ketua Sujinsha. "Apa yang terjadi sampai harus ada persidangan seperti ini?!" Ketua Sujinsha melihat kedua terdakwa di sebelah kanan dan kiri. Tatapan penuh tanya pada Paduka, juga kepada segenap anggota Dewan Petinggi.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai presidium sidang
Baca
+Pustaka
Wanita Tuan Presdir

Wanita Tuan Presdir

Cris yang biasanya pendiampun ikut berbicara. Jovan terdiam sejenak, ia menatap kesekeliling tempat yang sempit karena banyaknya orang, bahkan di luar masih ada banyak orang yang mengantri untuk makan disini. "Cocok kok" katanya dengan penuh percaya diri, Jovan menatap Andi dan juga Cris bergantian untuk meyakinkan mereka.
650 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai presidium sidang
Baca
+Pustaka
Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Di dalam mobil paling depan, Clara menatap cermin spion—melihat bayang-bayang pepohonan yang terangkat sejenak oleh lampu sorot lalu kendaraan rombongan. Ia menarik napas dalam, lalu menegaskan di hatinya: ini hari paling krusial. — Panggung Sidang Puncak — Di aula sidang, kursi-kursi tersusun rapi—barisan saksi ahli, delegasi negara, dan kerumunan jurnalis internasional sudah berkumpul. Clara melangkah mantap ke podium, di tangan kiri terdapat berkas dakwaan biologis yang tebal sekali.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai presidium sidang
Baca
+Pustaka
Si Pengacara Gila

Si Pengacara Gila

Panitera memandang seluruh ruangan, lalu melanjutkan, “Persiapan persidangan dinyatakan selesai. Berdasarkan Pasal 137 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, disampaikan aturan sebagai berikut: Setiap pertanyaan atau pernyataan harus disampaikan dengan bahasa yang sopan dan tidak menyerang pribadi. ... ... Dengan ini, kami persilakan hakim ketua dan majelis hakim untuk memimpin sidang. Laporan: persiapan telah selesai.” Mendengar itu, seluruh orang di ruangan berdiri tegak. Susunan tempat duduk: Majelis Hakim: Hakim Pengawas Bapak Panji Darmanto, Hakim Ketua Bapak Zulfikar Malik, Hakim Anggota Bapak Hanum Kusman.
524 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai presidium sidang
Baca
+Pustaka
Kejatuhan si Primadona Kampus

Kejatuhan si Primadona Kampus

Di bawah cahaya redup, dadaku naik turun dengan berirama . Begitu melihat tempat ini, aku mau tak mau mengingat apa yang terjadi sebelumnya. Semua pemain yang terlibat dalam urusan pemimpin telah datang ke sini. “Semua pemain sudah tiba. Persidangan dimulai sekarang.” Persidangan? Apakah aktivitas mendebarkan yang baru akan dimulai lagi? Hanya memikirkannya, tubuhku yang sensitif dan basah pun menjadi makin basah.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai presidium sidang
Baca
+Pustaka
Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

Semua berdiri, memberikan penghormatan yang menunjukkan rasa hormat mereka pada sosok yang kembali memimpin setelah absen begitu lama. Adrian memandang sekeliling ruangan dengan tatapan tegas, meskipun ada bayangan ketegangan di wajahnya. “Silakan duduk,” ucapnya dengan nada datar. Ketika semua sudah kembali ke tempatnya, ia melanjutkan, “Kita tidak di sini untuk formalitas. Saya ingin mendengar laporan terkini tentang kondisi perusahaan.”
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai presidium sidang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status