EUFORIA
“Gue emang salah, kok. Karena sadar gue salah, gue pun bertanggung jawab atas kesalahan itu. Gue nggak mau pergi sebelum mendapatkan maaf dari lo.”
Belum ada jawaban sejak beberapa menit yang lalu. Yang terdengar hanya suara tangisnya yang sesekali mengandung sesenggukan tak terhentikan.
“Thanks, Karina. Lo mengingatkan seberapa sampah gue. Karena itu, gue sekarang sadar, kesombongan lo cuma bentuk dari usaha lo untuk mencari perhatian gue selama ini.”
“Maaf lo nggak bisa balikin hati gue yang udah hancur, Adrian.”
Hot Chapters