Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Mengukung kebahagiaan yang seharusnya aku dapatkan. Daripada kemarahan ayah berlanjut lebih baik aku duduk di meja belajar bukan untuk belajar melainkan membuat kata perkata untuk menghilangkan pelipur lara ini. S elembut sutra mengelus E nggan hilang walau hal sepele M emberi kenyamanan di kegelapan malam U niknya semua tak nyata, hanya sebuah halu penghias tidurku. Aku tersenyum kecut melihat puisi akrostik yang baru saja kubuat. Puisi ini baru ku pelajari tadi malam. Lumayan susah, tapi saat hati gundah puisi ini sangatlah mudah dibuat.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
Aku Tak Rela Dimadu

Aku Tak Rela Dimadu

"Aku akan berlayar ke tujuh samudra Untuk mencari pemandu hatiku Aku akan berjalan sendirian kedinginan hanya untuk terus mencarimu... Angin dingin yang membuatku hampa Burung kecil dengan penantiannya Adalah sahabatku ketika tetes air mata kerinduan itu datang..." "Waaaw cantik sekali puisinya kak." Theo menengok, sejak kapan ada gadis itu di situ. Theo acuh tak suka kesendiriannya di ganggu wanita ini. Di carinya Mamanya. Tidak ada. Ini pasti ulah Mama. "Kak mungkin kakak terlalu lelah menanti kekasih hatimu, minum dan menikmati kue ini dulu. Kue ini aku yang buat"
9.9121.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Siez
maaf... ada salah upload untuk bab 196 dan 197 sudah di perbaiki jadi bab 198 dan 199. masih dalam peninjauan oleh editor. maafkan aku ya......... semoga tinjauan bab nya segera selesai. terima kasih
Baca Semua Ulasan
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Ia tersenyum kecil, lalu meletakan selembar kertas yang berisikan puisi di atas meja kerjanya. “Siapa nama siswa yang membuat puisi ini?” tanya Kaisar. “Jawab, Baginda. Alden Shankara.”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Siapa gerangan yang berhak bersanding denganmu? Aku hanyalah Senja yang selalu takut mendekatimu... Berharap ketika kau membenciku... Pantaskah aku memperjuangkanmu? Puisi sang Senja yang sedang merindu. Ia tulis di sebuah kertas dengan pena pemberian raja sewaktu ia mengikuti sayembara puisi untuk sang putri. Ia sangat dekat dengan raja tapi tidak tahu maksud kedekatan itu karena memiliki perasaan dengan sang putri. Sayembara itu hanyalah hadiah berupa uang bagi rakyat jelata sepertinya. Ibunya menjadi dayang. Ayahnya menjadi Prajurit. Sedangkan dirinya hanya bisa membantu kedua orang tuanya jika ada bantuan. Kalau ditanya hobi, ia memiliki hobi memandang sang putri. Sementara cita-citanya
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Ia tahu tak semua orang beruntung bisa mendapatkan kesempatan kedua seperti ini—bukan hanya untuk memperbaiki hidup, tapi untuk belajar mencintai dengan cara yang baru. Malam datang lagi. Setelah makan malam, Aisyah menyalakan lampu gantung kecil di ruang tamu. Raffa sudah tidur lebih dulu, sementara Arga duduk di kursi, memandangi istrinya yang sedang menulis sesuatu di buku kecil. “Nulis apa, Yah?” tanya Arga. “Resep kue baru,” jawab Aisyah pelan. “Aku pengen kue kita nanti punya nama khusus.” Arga mencondongkan badan. “Nama apa?” Aisyah tersenyum, matanya lembut. “Namanya ‘Atap yang Sama’. Biar orang yang makan tau, kue ini lahir dari cinta yang gak pernah nyerah.” Arga terdiam, matanya b
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kini, di kegelapan bunker militer itu, Raka tahu itu bukan kebetulan. “Lirik yang kau gunakan,” Raka melanjutkan, suaranya kini penuh kepastian. “Bukanlah daftar korban. Itu adalah Kidung Pangruwatan—kidung pembebasan. Ayahku menulisnya untuk dirinya sendiri.” Banyu terdiam, untuk pertama kalinya, ekspresi keraguan melintas di matanya. “Jangan mengarang, Raka. Itu adalah Daftar Para Pendosa,” Banyu mendesis.
814 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
Aku Madu Kembaranku

Aku Madu Kembaranku

"Biar nanti roti bakarnya saya yang olesi selainya Bi. Mana tempat penyimpanan gulanya?" "Ada tepat diatas kepala non Rania. Masa lupa?" tanya Bi Asih keheranan. "Hanya bercanda Bi," kilah Tania. Matanya membaca setiap tulisan yang ada dalam toples. Tangannya meraih wadah garam dan memasukan dua sendok ke dalam gelas teh. Tania berusaha menahan tawa." Selamat mencicipi teh asin."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Artis Tenar

Terjebak Cinta Artis Tenar

Keluarga sama nama doang kok. "Yaudah jelasin." "Yang mana?" Andara semakin sebal."Keluarga sama nama!" Akhirnya saya bercerita semuanya dengan Andara. Bagaimana saya kabur dari rumah, hidup sendirian, soal cita-cita seperti yang sudah saya ceritakan. Lalu soal nama. Sebenarnya nama asli saya Nico Pratama. Sementara Tarwan adalah nama pena saya. Ya sebagaimana penulis, tidak keren kalau tidak punya nama pena. Begitulah ceritanya.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
JIKA CINTA JANGAN BERCERAI

JIKA CINTA JANGAN BERCERAI

Keyra membuka lembar demi lembar buku, hingga ia menemukan secarik kertas yang bertuliskan sebuah puisi singkat, tulisan yang sangat indah, tapi yang membuat Keyra termangu adalah sebuah nama tertulis di bawahnya yaitu nama Lathisa. Puisi itu ditujukan pada Lathisa, dan tentulah yang membuat puisi itu Afnan, dada Keyra terasa sesak, bahkan untuk bernapaspun rasanya berat, hingga tak terasa sebulir air jatuh di pipinya, rasanya sangat sakit, dugaan jika Afnan juga sangat mencintai Lathisa sudah terbukti.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai puisi akrostik nama sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status