Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Aku Mendua

Setelah Aku Mendua

"Memangnya kenapa, kan nggak masalah kalau kita itu berpikir tentang masa depan supaya kita lebih semangat." "Iya nggak papa terkadang kita memang harus bermimpi supaya kita lebih semangat dalam menjalani hidup." Setelah berbicara sebentar akhirnya Mahendra pun mengakhiri panggilan dan ketika menoleh Mona melihat Akbar sudah tidur dipeluk oleh tantenya. Wanita itu pun kemudian memutuskan untuk membaringkan tubuhnya di sofa di kamar itu karena capek dia pun tanpa sadar telah tertidur. Dia bangun ketika mendengar suara kencang Akbar. Waktu melihat jam ternyata sudah menunjukkan pukul 04.00 pagi.
17.5K viewsOngoingAdded to Library 488 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

"Beberapa tetes terjatuh karena pelayan kurang hati-hati membawa baki." "Aku tahu tetes-tetes cinta itu terjatuh pada siapa, tapi masa lalu adalah sejarah, milikku adalah masa sekarang, sedangkan masa depan milik Tuhan. Aku tidak tahu apakah esok pagi bisa bangun dengan cintaku, hari esok dan hari nanti hanyalah harapan." Arjuna tersenyum. "Ada yang lucu dengan ucapanku?" "Aku baru mendengar kau bicara tentang Tuhan, padahal Tuhan bukan ambulans, diingat saat darurat saja."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Roommate with Benefits

Roommate with Benefits

“Apa kamu masih menyimpan perasaan ke dia?” “Nggak!” Ikarus menjawabnya dengan tegas. “Seperti yang aku katakan tadi… my future is you. Nadine hanyalah bagian dari masa lalu aku.” “Haruskah aku percaya sama kamu?” “Nggak, Ra. Kamu boleh nggak percaya sama aku. Tapi satu hal, aku nggak akan pernah berhenti meyakinkan kamu. Bahwa masa depanku memang benar adalah kamu, bukan Nadine atau perempuan-perempuan lain di luaran sana,” tandas Ikarus dengan lugas.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Bukan Sekelumit Sesal

Bukan Sekelumit Sesal

Kesalahanku berlapis tak sanggup kutepis Dalam barisan hari aku diselimuti pesimis Penyesalanku berawal bagai gerimis Kecil rintiknya semakin kuat mengikis Berharap dosa dibasuh hujan tangis Maaf dan pengampunan… aku mengemis Ditatap binar mata mereka bagai pelangi yang terlukis Egoiskah keputusanku yang pragmatis Ardan termenung setelah membaca bait puisi yang ditulis putranya. Ia tahu jika Akram sering menyalurkan hobinya menulis puisi atau syair saat senggang. Sejak kecil, menjadi penulis memang menjadi impiannya.
9.29.2K viewsCompletedAdded to Library 329 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
BIARKAN AKU PERGI KETIKA DIRIMU MENDUA

BIARKAN AKU PERGI KETIKA DIRIMU MENDUA

BIARKAN AKU PERGI (3) Baiklah Mas Bayu, batinku. Aku hanya akan meninggalkan kenangan manis untukmu. Aku tak akan meninggalkan dendam. Waktu yang tersisa akan kubuat untuk membahagiakanmu. Apalagi aku selama ini bersandiwara untuk tidak tahu apapun denganmu. Dan kurasa, engkaupun bersandiwara seolah tak ada perbedaan sikapmu padaku.
9.7367.0K viewsCompletedAdded to Library 12.5K Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

“Aku dan mama tahu semua tentang masa lalunya, tentang seorang anak laki-laki yang hadir dari wanitanya di masa lalu. Tadinya kupikir itu akan membuatmu tak percaya lagi padanya, tetapi ternyata kamu justru memilih menggenggam tangannya. Dan itu sungguh membuatku cemburu, Aya.” “Aku hidup untuk masa depan, Mas. Bukan untuk masa lalu.” Kalimat yang kurasa sangat pas untuk menggambarkan penerimaanku terhadap Ivan yang adalah masa depanku, juga pas untuk menggambarkan posisinya sebagai masa laluku.
9.8210.7K viewsCompletedAdded to Library 7.8K Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Melihat Suami yang Kucintai Berada di Pelukan Wanita Lain

Melihat Suami yang Kucintai Berada di Pelukan Wanita Lain

Aku melepas cincin pernikahan palsu di jariku, lalu melangkah maju dengan mantap. Jalan di masa depan penuh dengan ketidakpastian. Mungkin suatu hari aku akan bertemu seseorang yang akan menggenggam tanganku seumur hidup dan menua bersamaku. Atau mungkin aku akan berjalan sendiri melewati tahun demi tahun. Namun, apa pun yang menantiku di masa depan, mulai sekarang, aku akan hidup untuk diriku sendiri. - TAMAT -
2.7K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Cinta yang Tak Terpatahkan

Cinta yang Tak Terpatahkan

Menyandarkan kepalanya di bahu Yui dan memandang jauh ke arah cahaya yang berkilauan. "Kita tidak bisa mengubah masa lalu, yang bisa kita lakukan hanyalah menjadikan masa lalu itu sebagai sebuah pelajaran untuk masa depan." mata terang Aiden menatap dalam pada Yui. "Dan masa depan yang aku inginkan adalah bersamamu. Jika itu akan menjadi sangat sulit, jika itu dipenuhi oleh jalan yan penuh rintangan, aku ingin saat itu kau bersamaku dan menggenggam tanganku, serta tidak melepaskannya."
107.6K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

gerutuku sebal Hai hujan Lihat lah diriku Aku menunggu Menanti dengan ragu Dia yang membelenggu Dalam ruang kelabu Hai hujan Lihatlah diriku Yang terbelenggu Rentang waktu Hingga ragu Mengharu biru Hai hujan Aku tau Tak penting bagiku Merajuk Karna Hidup Bukanlah soal waktu “haaaaaaaaaah...ya sudahlah “pikiirku merapikan diri dan ruangan,memojokkan tiap hadiah agar tak memenuhi ruang tidur tempatku dan dia merebahkan diri. “Kruyuuuuuuuk..” “Looh,aku lapar ternyata..”kataku Ternyata aku keasikan melamun sampai melupakan waktu makan malam ku
103.1K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Truly in Love 2

Truly in Love 2

Seusai hujan membuka hari Samar dirajut mega Garis wajahmu lembut tercipta Telah jauh kutempuh perjalanan Bawa sebentuk cinta Menjemput impian Desau rindu meresap Kenangan haru kudekap Semakin dekat tuntaskan penantian Kekasih, aku pulang Menjemput impian Kau dan aku jadi satu Arungi laut biru Tak kan ada yang kuasa Mengusik haluannya Kau dan aku jadi satu Sambut datangku Sekian lama waktu telah mengurai makna Cinta kita gemerlap terasah masa Kan kubuat prasasti Dari tulusnya janji Walau apa terjadi Tetap tegak berdiri Kau dan aku jadi satu arungi laut biru Tak kan ada yang kuasa mengusik haluannya
107.8K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status