Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Kalimat penutupnya sederhana: "Saya tidak punya banyak pengalaman profesional, tapi saya memiliki kecintaan yang besar terhadap seni. Terima kasih jika bersedia melihat karya saya." Ia menekan tombol kirim. Lalu bersandar di kursi, menatap langit malam dari balik jendela. Ia tidak tahu apakah akan diterima. Tapi yang pasti, ini berkemungkinan membantu nya memulai hidupnya yang baru.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Denyit Ranjang Ibu Tiri

Denyit Ranjang Ibu Tiri

Mas Candra merapihkan rambut ku "Meski aku tidak memiliki masa lalumu tapi aku akan berjuang menjadi masa depanmu dan anak-anak kita nanti." Ku peluk tubuh suamiku setelah begitu banyak kejadian menimpa keluarga kami. "Masa lalu hanya sebagai perantara menuju masa depan, tujuanku adalah kamu." Aska tengah duduk di atas tempat tidur. Tangannya meraih sebuah ponsel di mana ada foto Darwin tengah bersamanya. Sejak beberapa hari ia selalu memimpikan sosok Darwin.
7.9K viewsOngoingAdded to Library 300 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Perempuan Dalam Kotak Warisan Nenek

Perempuan Dalam Kotak Warisan Nenek

'Satu Minggu semoga dapat berlalu dengan cepat. Aku berkata dalam hati, berharap Ara dapat mendengar apa yang sedang aku pikirkan. Aku berjalan menuju kamar, untuk mengabadikan moment ini dalam sebuah tulisan. Mungkin tulisan kali ini bisa menjadi salah satu tulisan yang penting dan berharga, bagi diriku nantinya di masa depan. ***
103.4K viewsOn holdAdded to Library 87 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Antara Aku dan Adik Tiriku

Antara Aku dan Adik Tiriku

"Jika kau tidak cukup belajar, maka kau akan menemui banyak kesulitan. Ketidaktahuan membuatmu tidak berdaya. Dan terkadang hal itu juga membuat banyak orang memandang rendah dan mencemoohmu. Selain itu, kau juga bisa kehilangan banyak kesempatan." "Aku merasa merinding." Ando memeluk tubuhnya sendiri. Cara Raffael menjelaskan membuat masa depan terasa sangat menakutkan. Seolah mereka akan menemui kegagalan dan banyak kemalangan di masa mendatang. "Apa tak bisa sekali saja kau memberikan semangat?" tanya Rui, dengan wajah nelangsa. Dia menjadi takut setelah lulus dari kampus ini. Padahal sebelumnya dia ingin cepat-cepat keluar dari tempat ini dan segera bekerja. Namun Raffael membuat semua e
4.4K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Aku Madu Kembaranku

Aku Madu Kembaranku

Nada suaranya sendu seperti orang yang sedang putus asa dan bingung. "Ya Allah, ya Rabbi. Besok saya dan Tania akan datang ke sana. Tania juga menangis histeris meminta kami untuk segera pergi kesana. Tapi saya takut Mama curiga jadi terpaksa kami menundanya," sahut Malik.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

"Karin, ini utangku padamu. Aku nggak akan mengganggumu lagi. Semoga kamu bahagia." Setelahnya, aku mendengar bahwa Thomas menjadi pecandu alkohol. Suatu hari, dia secara tidak sengaja jatuh ke laut. Mayatnya bahkan tidak pernah ditemukan. Namun, itu tidak ada hubungannya lagi denganku. Setelah bayiku lahir, aku menamainya Bliss, yang melambangkan bahwa kehidupanku ini sangat sempurna. (Tamat)
12.5K viewsCompletedAdded to Library 411 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Karena lewat kehilanganlah, kita belajar mencintai dengan lebih lembut, lebih bijak, lebih ikhlas. Ibu ingin kau terus menulis. Tidak untuk Ibu, tapi untuk dirimu sendiri. Karena setiap kata yang kau tulis akan menjadi jembatan — menghubungkan masa lalu yang telah pergi, dengan masa depan yang masih menunggu. Kalau suatu hari kau merasa rindu, pandanglah langit setelah hujan. Ibu mungkin ada di sana, menyapa dalam bentuk cahaya kecil yang tak pernah benar-benar padam.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Saat Aku Melahirkan Kau Tak Ada, Saat Aku Pergi Kau Menangis

Saat Aku Melahirkan Kau Tak Ada, Saat Aku Pergi Kau Menangis

Ternyata, janji seindah apa pun tidak akan mampu melawan berjalannya waktu. Sebab, hati manusia bisa berubah. Keadaan juga bisa berubah. Cinta pada saat itu tidak pernah bisa menjamin cinta di masa depan. Aurel yang dulu juga tidak pernah membayangkan bahwa dirinya kelak harus mengalami begitu banyak kejadian menjijikkan seperti itu. Aurel memejamkan mata sejenak. Gejolak emosi yang kecil di dalam hatinya segera menghilang dan dia kembali tenang seperti semula.
1025.7K viewsOngoingAdded to Library 616 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

Mereka membaca puisi itu bersama: Besok, saat fajar, di kala hari merekah, Aku akan pergi. Kau tahu, kutahu kau menantiku. Aku akan lewati hutan, aku akan seberangi gunung. Aku tak bisa lagi menjauh darimu. Aku akan berjalan dengan mata terpaku pada pikiranku…
830 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Kau hitung setiap detik aku terlambat mencintaimu, tapi tak pernah kau hitung berapa kali napasku berhenti saat kau sebut namanya dalam tidur. Aku sudah jadi tanah yang subur untukmu tumbuh, tapi kau lebih memilih jadi angin— pergi ke kebun yang lebih hijau. Dan kini, yang tersisa hanya ini: Aku, bekas tempatmu berakar. Aku, bekas hatimu yang lapuk.
765 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as puisi aku dan masa depanku
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status