Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Masa Lalu

Terjebak Masa Lalu

Mereka pun kemudian merapikan dan perlengkapan bayi itu di kamar khusus yang akan dijadikan sebagai kamar bayi untuk anaknya nanti. Waktu berlalu dan jarum jam menunjukkan hampir tengah malam. George masih berada di studio pribadi miliknya, sedangkan Olivia terdiam di kamarnya. Ia memikirkan sesuatu tentang masa depannya dengan George, ia masih heran kenapa sampai detik ini George tidak juga memberikannya cincin pernikahan untuknya padahal Olivia sendiri sudah mengandung bayi darinya. Namun, semua itu ia tepis karena berpikir George akan serius padanya suatu saat nanti, mungkin butuh waktu untuk George memikirkan rencana pernikahannya dengan Olivia.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as puisi masa depan
Read
+Library
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

Aku ingin lari dari masa laluku, dan Rena, adalah cara terbaiknya. Ketika Rena mengatakan akan prediksi masa depannya, di mana dia bilang akan menjadi orang paling kesepian, entah bagaimana aku membayangkan itu. Dan aku menyadari kalau selama ini juga takut. Masa depan yang jauh dari bayangan harapan. Karena itu, aku mencarinya. Jaminan yang bisa membuatku yakin bahwa masa depanku tidak berwujud bak kehampaan besar dan gelap seolah nantinya tidak ada lagi yang tersisa dalam diriku—bahkan sekadar dendam. Jadi, itulah alasan aku menjaganya. Menjaga api dendam dalam benak kecilku—karena hanya itu yang tersisa dalam diriku. Bertameng kata obor pergolakan, aku menjaga dendam agar menjadi motivasi
107.9K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as puisi masa depan
Read
+Library
Kaisar Naga Bela Diri

Kaisar Naga Bela Diri

"Sial! Bagaimana ada paus tua seperti itu? Dan apa-apaan dia, tidak ada satupun ucapannya yang dapat aku mengerti. "Harusnya kamu dapat mengerti dengan ucapan paus biru itu. Tapi mungkin karena belum waktunya, kamu tidak dapat mengerti ucapan itu sekarang." Blue Firebird yang juga mendengar suara paus biru sama tidak mengerti dengan Long Chen. Tapi satu hal yang dapat disimpulkan kalau apapun yang diucapkan oleh paus biru, 'tidak ada yang tahu masa depan hanya di saat masa depan itu datanglah kita akan mengerti bagaimana masa depan itu'. Jika Long Chen menang dalam perang ini, maka masa depan Long Chen mungkin tidak terbatas. Tapi jika Long Chen kalah walau tidak mati, masa depan Long Chen p
9.42.0M viewsCompletedAdded to Library 52.4K Times as puisi masa depan
Show Reviews (386)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Read All Reviews
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Lintang menggeleng karena menurutnya, masa depan adalah misteri yang harus dijalani. Seperti apa kata Lintang, tidak akan ada mahluk yang benar-benar mampu mengetahui masa depan dimana semua yang bisa melihatnya hanya berupa kilasan semu saja. Masa depan acap kali berubah tergantung tekad mereka yang menjalaninya. Jadi kilasan seperti itu tidak berguna bagi Lintang. Jika Lintang mau, Lintang bisa saja melihat kilasan masa depan atau langsung menjamahnya melalui dimensi ruang dan waktu. Namun Lintang tidak melakukannya.
1022.9K viewsCompletedAdded to Library 502 Times as puisi masa depan
Read
+Library
Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

"Walaupun aku sebenarnya nggak cemburu, tapi kamu malah mentertawakanku, seolah-olah aku cemburu." Ah ini? Aku sadar, orang ini kadang memang kurang masuk akal. Setelah bercanda sebentar, kami melupakan insiden kecil siang itu dan mulai istirahat lebih awal. Lagi pula, besok masih ada objek wisata berikutnya yang menunggu kami datangi. Masa lalu tak bisa diubah, tapi jalan ke masa depan terang benderang. [Tamat]
4.4K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as puisi masa depan
Read
+Library
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Joko tingkir ngombe dawet Jok dipikir marai mumet Ngopek jamur nggone mbah wage Pantang mundur terus nyambut gawe Pantang mundur terus nyambut gawe Ning purwokerto tuku ketan Iki crito anak rantauan Lombok rawit pedes tenan Golek duet kanggo masa depan Golek duet kanggo masa depan Rokok klobot ning ngisor wit mlinjo Paling abot ninggal anak bojo Tuku donat ning kalimantan Tetep smangat kanggo masa depan Tetep smangat kanggo masa depan
1093.8K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as puisi masa depan
Read
+Library
Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

"Kalau Ibu melihatku dari Surga, Ibu pasti ikut bahagia, 'kan?" Seekor kunang-kunang hinggap di ujung jari Lisa dan mengepakkan sayapnya. Suatu cahaya redup menerangi foto di batu nisan. Senyuman ibunya masih begitu lembut dan anggun, dia hampir tidak bisa menahan air matanya. Dia berbaring di batu nisan dan menatap bayangannya yang terpantul di bantu nisan. Dia seolah-olah kembali ke masa lalu, ibunya sering mengejeknya, "Lisa sudah dewasa, kenapa masih begitu cengeng?"
8.3K viewsCompletedAdded to Library 330 Times as puisi masa depan
Read
+Library
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Karena lewat kehilanganlah, kita belajar mencintai dengan lebih lembut, lebih bijak, lebih ikhlas. Ibu ingin kau terus menulis. Tidak untuk Ibu, tapi untuk dirimu sendiri. Karena setiap kata yang kau tulis akan menjadi jembatan — menghubungkan masa lalu yang telah pergi, dengan masa depan yang masih menunggu. Kalau suatu hari kau merasa rindu, pandanglah langit setelah hujan. Ibu mungkin ada di sana, menyapa dalam bentuk cahaya kecil yang tak pernah benar-benar padam.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as puisi masa depan
Read
+Library
Luka Tak Terlihat

Luka Tak Terlihat

“Apa yang kamu tulis, Nak?” Aris tersenyum kecil. “Masa depan, Pak. Aku menulis masa depanku.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as puisi masa depan
Read
+Library
Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Namun, di dalam duniaku sudah tidak ada tempat untuk Aldo. Aku menginjak pedal gas, suara deru mesin mobil terdengar sangat mantap. Matahari terbenam membuat bayanganku tampak sangat panjang, aku menyetir sendirian menuju masa depan keemasan yang hanya menjadi milikku seorang diri. Semuanya benar-benar sudah berakhir.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as puisi masa depan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status