Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Chrystal pun mulai membaca baris demi baris puisi itu, Dearest Chrystal . Biarkan semua kesedihanmu menjadi milikku Berikan seluruh dukamu untukku Biarkan ku peluk dunia menjadi milikmu Biarlah semua masa lalu menjadi masa lalu Biarkan masa kini menjadi milik kau dan aku Biarkan kurajut masa depan yang indah bersamamu Kamu telah hidup dalam mimpiku untuk waktu yang lama Izinkan aku menjadikan nyata untuk kali ini Maukah kamu mengukir masa depan bersamaku?
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena tlah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berpikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang kujalani sampai kini Aku slalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu Meskipun nanti tak hitam lagi Bila habis sudah waktu ini
1052.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
Permaisuri yang Diabaikan

Permaisuri yang Diabaikan

'Ya, kau benar, Allendis.' Kenyataan tempatku berada berbeda dari masa lalu. Tidak akan mudah, tetapi aku tidak akan terjebak di masa lalu lagi karena masa laluku tidak akan pernah kembali. Aku memimpikan masa depan, dan aku menemukan sedikit harapan bahwa aku bisa mengubah nasibku.
63.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
BAYANGAN DARAH SIREGAR

BAYANGAN DARAH SIREGAR

Melainkan sebagai pemuda yang datang dengan langkah penuh arti. Dan masa depan kini benar-benar terbuka lebar. To be continued...
886 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Pria itu menatap langsung ke arahnya, dan dengan suara dalam yang terdistorsi oleh waktu dan kehancuran, ia berkata: “Aku adalah kau... dari masa depan yang kau ciptakan.” Dan malam Batavia, dengan segala luka yang terbuka, retak menjadi dua di antara waktu dan takdir yang saling berbenturan, menciptakan jurang yang tak mungkin dijembatani dengan mudah. Permainan ini... baru saja dimulai.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Dewa Terkuat

Reinkarnasi Dewa Terkuat

Ia harus meraih jalan terkuat di sepanjang aliran waktu dan menjadi versi dirinya yang terkuat. “Aliran waktu yang panjang, aku telah melihat sekilas takdirku sendiri yang tak terhitung jumlahnya. Masa lalu tidak dapat diubah, dan masa depan tidak dapat diprediksi. Masa depanku memiliki kemungkinan yang tak terhitung jumlahnya. Ini adalah bayangan-bayangan tak terhitung dari aliran waktu panjang, yang mewakili berbagai kemungkinan yang kumiliki di tahun-tahun mendatang dan takdirku!”
9.8260.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Tampilkan Ulasan (63)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang yang memiliki bakat besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit. Selain itu, 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga menjadi Gurunya.
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
SETELAH AKU HANCUR AKU MEMILIH HIDUP DAN MENCINTAI LAGI

SETELAH AKU HANCUR AKU MEMILIH HIDUP DAN MENCINTAI LAGI

--- Malam Itu – Surat untuk Diri Sendiri Di kamarku, aku menulis: “Kepada diriku yang dulu, Aku memaafkanmu. Bukan karena kau salah, tapi karena kau pernah percaya pada orang yang tidak mencintaimu. Kepada diriku yang hari ini, Teruslah berdiri, meski dengan kaki pincang. Kepada diriku yang esok, Kalau kau lelah... istirahat. Tapi jangan menyerah. Karena di depan, masih banyak yang bisa dicintai.” --- Aku, Nadia Azzahra. Aku bukan sempurna. Aku masih trauma, masih takut gelap, masih terkadang menangis tanpa sebab.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

​"Untuk tidak menyerah padaku saat aku hanya aspal yang retak. Untuk membawaku kembali ke garis awal yang benar." ​Aku berbalik, menatap matanya yang dalam. Di sana, aku tidak lagi melihat bayangan sniper atau kobaran api. Aku hanya melihat masa depan. Masa depan yang mungkin tidak akan selalu mulus, mungkin akan ada lika-liku lagi, tapi aku tidak takut. ​Lika-liku rumah tangga kami telah menempa kami menjadi sesuatu yang lebih kuat dari baja. Kami adalah aspal yang menahan beban, dan kami adalah madu yang memberi kehidupan.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
Ku Tentukan Takdirku

Ku Tentukan Takdirku

“Sudah saatnya menutup bab lama.” Ia menatap bayangan dirinya di jendela, pantulan cahaya lampu yang lembut. Wajah itu tampak lebih kuat — tidak lagi memelas, tidak lagi menunggu diselamatkan. Malam itu, sebelum tidur, Alya menulis satu kalimat di jurnal barunya: > “Aku tidak perlu menjadi siapa pun lagi. Aku cukup menjadi diriku sendiri — dan itu sudah lebih dari cukup.”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
Diriku Seutuhnya

Diriku Seutuhnya

Di dalam gereja, patung yang kudus hanya diam memandangi kepergian kami. Di luar gereja, cahaya matahari menyinari wajah kami dengan lembut. Dari kejauhan, aku bisa mendengar suara kepakan sayap merpati putih yang terbang tinggi. Kini, setelah lepas dari bayang-bayang masa lalu, akhirnya aku bisa melangkah menuju kebahagiaan yang sejati.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai puisi diriku dan masa depanku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status