Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Rak buku berbahan kayu itu yang menjadi tujuanku. Pada rak buku, isinya ternyata beberapa buku bacaan mengenai manajemen bisnis mikro dan makro, kuliner, juga beberapa majalah. Tidak ada kitab-kitab kuning atau tafsir seperti yang ada di perpustakaan pribadi Gus Fatih di ndalem. Buku lainnya adalah beberapa antologi puisi karya penyair kenamaan Indonesia, seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, W.S. Rendra, Emha Ainun Nadjib, Taufiq Ismail, Sutardji Calzoum Bachri, dan masih banyak lagi juga beberapa novel tebal yang tidak lain adalah enam seri Supernova, novel karangan Dee Lestari.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Baca
+Pustaka
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Buntalan kain putih dia letakkan di pangkuannya. Penataan ruangan itu sederhana tapi indah dan nyaman. Sekeliling balai ditanami bunga melati yang saat itu bermekaran sehingga harumnya memenuhi ruangan. Di sebelah balai terdapat kolam ikan. Ada tiga patung perempuan cantik membawa kendi. Dari tiga kendi itu keluar air menuju kolam. Menimbulkan suara gemericik yang menenangkan.
8.520.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Baca
+Pustaka
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

“Wih. Dingin banget lo. Diterima napa?” Raka tidak menjawab. Dia malah memperhatikan punggung Emma yang menjauh. “Lo habis bikin si Emma nangis ya?” Raka diam. “Anjir,” gumam Arsen sambil menepuk pundaknya. “Lo beneran bikin dosa sama anak orang.” *** Kelas Puisi dan Prosa berada di gedung lama fakultas sastra. Ruangan itu berbeda dibanding kelas lain. Dindingnya penuh kutipan penyair terkenal.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Setelah masuk ke Gedung Asosiasi Puisi Naga, ada sebuah panggung segi delapan di tengah-tengah ruangan. Di sana, terletak tungku tembaga yang diukir dengan kata “Karya Besar Leluhur Agung”. Di bawah tungku, ada tiga tingkat tangga yang lebar.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147.4K kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Ia menatap setiap mahasiswa dengan lembut, memberikan ruang untuk mereka berpikir, merespons, dan menelusuri makna yang lebih dalam dari sekadar barisan kata. "Menurut saya," ujar seorang mahasiswi di barisan tengah, "puisi itu seperti lemari tua, ada banyak rahasia yang disembunyikan dalam tiap lacinya. Kita hanya bisa membuka satu-satu kalau kita cukup sabar."
961 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Di Aula Awal yang Kembali, para penulis, pemimpi, dan pencipta yang pernah hampir menyerah belajar menjadi penjaga bagi keberanian orang lain. Namun di balai ini— segala sesuatu lahir dari sesuatu yang lebih sunyi. Lebih dalam. Lebih tua. Bara. Bukan api besar yang berkobar. Bukan ledakan inspirasi yang datang tiba-tiba. Namun sisa hangat yang diam-diam bertahan bahkan setelah seseorang terlalu lama meninggalkan mimpinya. Balai itu kini bersinar lembut. Dinding kayunya memantulkan warna jingga temaram seperti perapian di malam hujan.
766 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Baca
+Pustaka
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Dari tempat yang tinggi itulah Yin mampu melihat hampir semua sisi area lantai perpustakaan yang ada di bawah kakinya. Sekelompok mahasiswa tampak sedang bergerombol di salah satu rak lemari bagian kumpulan sastra Asia Timur yang ada di lantai 18. Sesekali suara tawa mereka yang ringan itu terdengar hingga ke tempat Yin.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Oei Monica
Halo guys! Mau kasih pengumuman, mgkn ada yg bingung lihat judul bab dobel. Ada yg pakai angka dan tidak. Sbnarnya aku sedang revisi bbrapa bab. Untuk bab yang ada nomornya, itu sudah lolos revisi ya... sedangkan bab tanpa nomor, sudah aku revisi... tapi blom lolos. Mungkin besok senin atau selasa..
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Baca Semua Ulasan
Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

"Kenapa? Apa di sana ada binatang buas pemakan manusia? Kamu dan aku dulu juga pernah tinggal di sana, kenapa dia nggak boleh?" Bahlil mengernyit sedikit. "Maksudku bukan begitu. Hanya saja, Andini bagaimanapun juga seorang perempuan. Letak Paviliun Pustaka begitu terpencil. Di malam hari bahkan nggak terdengar suara serangga atau burung. Aku khawatir dia akan merasa takut." Mendengar itu, Bilal sempat tertegun. Dia memang tidak memikirkan hal itu. Namun sekarang, gadis itu sudah terkurung di sana, apa lagi yang bisa dilakukan?
9.7623.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.2K kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Tampilkan Ulasan (110)
Baca
+Pustaka
Yani Arwana
Cinta andini hanya untuk yg benar2 tulus dan berbakat. aq mlah brharap andini dptin hati putra mahkota dan jdi ratu. atau paling tidak jadi ahli akupuntur nmr 1 di negara itu rangga sangat licik. kecurigaanku tetap rangga yg meracuni kaki kalingga demi merebut posisi jenderal
Elxr
pliss thor...... andin harus sama kalingga ...... si rangga bikin kesel aja ... kalo emang cinta, knp ngak pernah ngertiin n percaya sama andin sejak dulu ... giliran ada cowok yg beneran sayang sama andin, ketar-ketir lu 🫵🏻 jgn bikin kalingga knp" ya thor ...... sudah cukup patah hati krn byakta...
Baca Semua Ulasan
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

"Tapi saya di sini bukan untuk urusan pekerjaan. Saya... saya hanya butuh udara segar. Pekerjaan di kantor sangat menegangkan akhir-akhir ini." Annelise sedikit rileks. "Saya... saya mengerti." Elara melihat buku puisi yang dibawanya. "Saya lihat Anda sedang menulis. Apakah Anda... menyukai puisi?" Annelise tersipu. "Sedikit. Hanya untuk... mengisi waktu." "Saya juga!" kata Elara, nadanya tulus. "Saya baru saja selesai membaca 'Lament of the Southern Wind' karya Tuan Arion. Saya belum pernah membaca sesuatu yang begitu indah."
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 731 kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Baca
+Pustaka
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

Wang Jian: “Kita menuju kawasan perguruan sastra di sisi timur kota. Konon, ada pustaka tua yang menyimpan naskah kuno.” Mei Xiang: “Aku pernah mendengar nama ‘Pustaka Tujuh Purnama.’ Dulu, keluargaku sering menyumbang kitab ke sana. Mungkin kita bisa menemukan petunjuk.” Li Zhen: “Kita harus hati-hati. Banyak mata di kota ini yang bekerja untuk Tuan Muda Hua.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi angkatan balai pustaka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status