Athanasia
Sementara Gibran, ia mengiklas kan kepergian Arsa teman sekaligus keluarganya itu, temannnya sudah melewati banyak perjuangan untuk melawan penyakitnya.
Sia menoleh ke belakang, menatap satu persatu sahabat Arsa, "Ka Satria cengeng banget ya, Sa. Ka Radit juga, padahal kamu pamit untuk tidur ... Ternyata mereka lebih cengeng dari pada aku," ucap Sia dengan kekehan kecil.
Sia melepaskan genggamannya dan merangkul tubuh besar Arsa, "Tidur yang nyenyak ya, Sa. Tinggalkan semua kelelahan kamu, istirahat yang banyak."
Hot Chapters