Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikahi Suami Kembaranku

Menikahi Suami Kembaranku

Bu Sani mencukil nasi dan mengambilkan ikan bakar lengkap dengan sambal ke piring Tisa. "Selamat makan, semuanya." Kata Bu Sani. "Ibu kayak bahagia banget dapat mantu kayak Tira. Antusias banget dari tadi," ucap Pak Joni sedikit menggoda istrinya. "Iya dong, Pah. Aku 'kan bisa bawa dia ke acara arisan dan aku mau pamerin kalo menantuku ini super duper pinter masak, cantik dan baik hati. Pokoknya menantu idaman deh, pasti mereka syirik sama aku."
8.53.0K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

omel Beno sedikit kesal. “Sorry, No, gue tadi udah kasih Vian minum,” ujar Sani. “Oh, iya, gak papa, San. Btw, dapat juara berapa lo?” tanya Beno. Beberapa minggu ini Sani memang tidak masuk sekolah karena dia mengikuti lomba piano di luar kota. Sani sudah sering memenangkan lomba karena dia hebat dalam bermain piano. Sani tersenyum. “Biasa.”
104.3K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Premanku Canduku

Premanku Canduku

Firda menduga air itu sudah dibacakan doa-doa oleh Asrul sebelum memberikan kepadanya. Asrul memang dikenal seorang yang sangat religius, ibadahnya tidak pernah telat, dia bahkan nyaris tidak pernah meninggalkan puasa sunah senin kamis. Namun demikian Asrul juga tidak pernah menujukan jika dia seorang yang sangat salih. Penampilannya juga tidak meniru-niru seorang ulama atau ustadz. “Astagfirullah Al Adzim!” seru Firda seraya menjatuhkan wajahnya yang disanggah dengan kedua tangannya di atas meja.
1012.1K viewsOn holdAdded to Library 325 Times as puisi asrul sani
Show Reviews (24)
Read
+Library
Ar_key
Sepertinya si Firda terlalu terlena dengan balutan masa lalu yang membuatnya melayang ke surga. Demikian juga dengan Yudis yang asyik dengan si Lina yang membuatnya buta. Sepertinya Firda lebih tertarik dengan BIMO nama yang selalu terukir di hatinya hingga lupa dengan suami
Ntaelia
Nama yang cocok untuk lelaki misterius menurut aku, "Darma Subagja" bisa dipanggil Darma atau Bagja, nama yang terdengar sedikit kampungan tapi gak pasaran. Btw, si Gavin ih, Astaghfirullah banget godain bini orang mending sama aku aja hahaa becandaaa! Huhuhuu ....
Read All Reviews
Married Young

Married Young

Lebih baik dengerin suara kuntilanak deh, daripada dengerin suaranya Pak Arsan. Karena kesadaranku sudah mulai terkumpul, aku melangkah mendekatinya. Memberi salam padanya lantas duduk di kursi kecil yang paling ujung, jauh dari jangkauannya. “Na, kalo Mama nggak salah... Pak Arsan ini bukannya gurunya kamu, ya? Mama sering lihat dia waktu Mama ngambil raportmu.” Nah, kan bener! Arsyad adalah Arsan, guru BK paling galak seindonesia. Lebih galak dari anjing liar. Suaranya lebih menakutkan daripada suara ngaungan serigala.
9.815.9K viewsCompletedAdded to Library 539 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

“Jangan telat sarapan.” “Tadi sarapan, kok, Ma.” Nayla meyakinkan sang ibu. “Mungkin cuma kurang tidur.” “Kejar setoran, dong, Ma. Makanya kurang tidur,” goda Nara yang duduk di kursi depan di samping Pak Shalih. “Biar Mama buruan punya cucu.” “Kak Arsyad dua hari lalu minta dikirimin nomor ponsel kamu,” ujar Nayla untuk mengalihkan pembicaraan. “Kamu sudah ditelepon belum?”
102.8K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Umi Risma dan Abi Lukman sedang keluar karena ada urusan. "Hari ini adalah hari pertama kalian ujian akhir semester ganjil. Selamat mengerjakan dan jangan ada yang menyontek. Harus menjadi orang yang jujur," ucap Ashraf membagikan beberapa soal untuk kelas sebelas PK A. "Baik, Ustadz," ucap serempak para santri yang dalam satu kelas itu terdiri dari empat puluh orang.
9.524.9K viewsCompletedAdded to Library 995 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

Tyh memimpin kami mendekati Raja Wengi dan berhenti dengan jarak tak jauh darinya. “Apakah ada sesuatu yang mengganggu perjalanan kalian sehingga kalian baru sampai di waktu seperti ini, Sanja?” Tanya Raja Wengi. Kepalanya menghadap ke samping kiri rombongan kami. Aku melihat ke arah yang dimaksud dan melihat Asra teman seperjalan kami yang belum kami ketahui nama ataupun sosok jelasnya telah membuka tudung mantelnya. Ia seorang peri muda dengan wajah menyenangkan dengan rambut putih yang dijalin kebelakang dan mata besar yang berkilat cerdas. Seperti Raja Wengi, kulitnya juga bersinar dengan warna aneh. “Kami bertemu Darkash.”
105.4K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Ira hanya bercanda. “Siap, ini silahkan fokus mengarang ya,” kata Mahli “Jangan ganggu Ira dulu ya Mahli, mending kamu cari buku untuk mengerjakan essay yang terakhir,” kata Rani. “Buku apa?” Tanya Furkam. “Tentang puisi pokoknya, cepat sana cari jangan disini,” kata Rani. Mereka mengerjakan dengan tenang, setelah satu jam Ira pun selesai mengarang dan memberikannya kepada Mahli.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 244 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

"Aku kena writer's block parah. Aku nggak tau cara namatin cerita ini tanpa bikin Aslan mati secara tragis. Pas Aku tidur setelah begadang nyusun draf bab terakhir... Aku bangun-bangun udah ada di tubuh bocah biru ini. aku jadi Arian Suryavansa." Ashyel terdiam seribu bahasa. Amarah mulai mendidih di dadanya, bercampur dengan rasa tidak percaya yang luar biasa. "Jadi... semua rasa sakit Aslan? Kutukan yang bikin dia menderita setiap malam? Kematian orang tuanya? Itu semua cuma mainan jarimu di atas keyboard?!"
103.1K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Hm, ada nomor baru tanpa nama. === Eksposisi Rahsa. Karya Someone Katakanlah, Kekasih Bagaimana bisa surga itu terbangun di atas punggungmu? Bagaimana bisa matahari tak terbit dari ufuk timur tetapi terbit dari ufuk matamu? Serta bagaimana bisa sungai Nil mengalir alun di nadimu? Tuhan begitu teliti menciptakan keindahan yang kritis sepertimu Begitu sani, membuat rinduku hampir habis garansi
104.2K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status