Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Namun, Christopher, sebagai wakil presiden Perkumpulan Puisi Ibu Kota, memiliki keunggulan yang jelas dalam bidang ini, mengingat pengalamannya yang luas dalam permainan dan tantangan puisi. Sedangkan untuk Senja, Arisa memperhatikannya dengan minat yang semakin besar. Awalnya, ia tidak terlalu memperhatikan Senja, tetapi sekarang Senja tampak menyimpan kejutan yang menyenangkan. Meskipun kecepatan Senja sedikit lebih lambat dibandingkan dengan Christopher yang dengan mudah membacakan puisi, ia tetap konsisten dan stabil. Arisa merasa sulit untuk memprediksi berapa banyak putaran lagi yang bisa dijalani oleh Senja. Setelah beberapa saat merenung, Arisa dengan jujur menyatakan pemikirannya, "
3.1K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

NYANYIAN RINDU Kala Rasa ini Tak mampu kuungkapkan, Kala Rindu ini Tak mampu kuceritakan, Yang ada hanya bisu dan sembilu. Rindu ini, Bagai malam merindukan siang, Laksana bintang-bintang merindukan gugusan awan, Selaksa mentari merindukan hadirnya Rembulan, Yang ada hanya asa yang terangan. Berpuluh-puluh musim telah berganti
109.3K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as puisi asrul sani
Show Reviews (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Read All Reviews
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.9K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

Gerak tangan Isabel terhenti. Rin menerawang ke malam perpisahan anak tingkat tiga. Sebagai ketua panitia acara, puisi itu digunakan J-End sebagai kalimat pembuka dalam pidatonya. “Dia hanya bilang ‘Sebuah Puisi Tua dari Slavidion’, tanpa judul dan tanpa nama penyair.” 'Hitam dan Putih Dalam kilatan waktu Terpecah jauh' “Kamu bisa mengingatnya?” tanggap Isabel tak percaya. Padahal ia juga hadir dalam acara perpisahan itu.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 344 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Pendekar Tangan Iblis

Pendekar Tangan Iblis

Dan ketika ia selesai membaca bait ketiga, Arya Santanu bersujud di makam sang ibu sambil menangis. Adityawarman, Dewi Sari Kencana dan Asura terkejut. Mereka tidak mengerti kenapa tiba-tiba Arya Santanu melakukannya itu. "Ada apa dengannya? Bukankah isi prasasti ini biasa saja? Malah lebih bagus tulisan tangan seniman di pasar Sundapura. Para seniman di sana lebih puitis dan menyentuh." Asura malah membandingkan isi prasasti itu.
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as puisi asrul sani
Show Reviews (15)
Read
+Library
Gandi 08
Arya Santanu dan Asura bikin penasaran. mereka berdua bakal gimana tuh? Apalagi ternyata si Arya Santanu ternyata titisan dari pangeran Aji Sangkala. Terus Asura juga ternyata raja dunia bawah. Lanjut Thor, ditunggu
Djisamsoe
Salut aku Ama author yang bikin Fantasi Nusantara, atau pendekar Nusantara, sementara aku sendiri benar-benar tidak faham dengan Fantasi Nusantara, dan lebih faham dengan Fantasi Timur. Hahaha... Semangat Thor untuk karya lokal, semoga bisa bersaing dengan karya luar. Good luck ...
Read All Reviews
DUNIAKU YANG HILANG

DUNIAKU YANG HILANG

Duhai Aisyah putri Abubakar Kekasih Rasulullah Bersemayam dalam hati seorang utusan Allah terbaik Ilmu-mu melampaui pengetahuan yang dimiliki penduduk bumi Hadis yang agung, yang disampaikan jibril menyebar dibumi Aisyah cintamu pada Allah sebagaimana cinta yang mencintai Allah Maka jadilah kau sosok paling dicintai dalam hati umat Islam Yang rona wajahnya kemerah-merahan, humairah. Sesekali Kanaya melihat Savanna yang duduk disampingnya, terlihat tidak nyaman dan berusaha keras mengendalikan tatapannya dari panggung karena disana ada seseorang yang sangat diinginkannya, Muhammad Thoriq Al-Farisi. Dengan busana muslim batik warna maron hasil rancangannya model profesional itu terlihat anggun
103.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Hanya saja bagi mereka ini masih kurang memuaskan untuk dikatakan jikalau mereka mempertimbangkan nyiur supaya tidak tersinggung dan supaya keluarganya juga tidak menyalahkan Nyiur, makanya hal tersebut tidak bisa disampaikan secara mentah jika ingin Nyiur tidak disalahkan. "Apa-apa? Cepet ngomong malah natapnya bikin salting begini suka bener!" Ayu menutup wajah tampan itu dengan lima jarinya. "Hahahah, salah siapa nggemesin,” goda Harsa. "Begini, semua bukti yang ada kita tulis dengan gaya puisi, dibikin puisi satir alias puisi sindiran. Entar Mas bawa ke Nyiur suruh baca dan ceklist hal mana aja yang pernah terjadi pada diri.”
103.3K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
On CEO's Bed

On CEO's Bed

“Kenapa bangun?” “Tiba-tiba saja terbangun,” Alyssa mengambil tempat duduk di sisi Assa. “Jadi buka apa yang kamu baca?” “Puisi milik Yannis Ritsos, penyair besar Yunani pada masanya.” “Apa yang menarik dari puisi itu?”
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Pesona Atasanku

Pesona Atasanku

"Cepatlah susun, saya tidak suka orang yang gemar membuang-buang waktunya," Astaga! ini manusia benar-benar menyebalkan sekali, Batin Sia dan berusaha mengontrol ekspresi wajahnya agar tidak terlihat kesal. "Baik Pak," Sia memberikan senyuman palsu yang kesekian kalinya. "Berhenti lah tersenyum, kamu menyeramkan jika tersenyum," AKHHH!!! BOLEH CUBIT GINJALNYA GAK SIH??? Batin Sia meraung-raung karena kesal.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
Menyulam Asa di Dua Hati

Menyulam Asa di Dua Hati

Namun, saat makan malam, nada sindiran mulai terdengar. “Jadi, Mas Arjuna ini sudah lulus kuliah dan sekarang bantu orangtua ngurus sawah, ya? Kerja mulia, tapi kira-kira cukup nggak buat hidup berkeluarga?” tanya Papi Nisrina dengan nada yang sulit disembunyikan.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as puisi asrul sani
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status