CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU
Usai mandi, Brian sudah ditunggu Pak Tarman menuju masjid dekat rumah.
Mereka berjalan beriringan. Saat kulihat punggung mereka semakin jauh meninggalkan rumah, ada haru menyeruak dalam jiwa.
“Ya, Rabb, muliakanlah orang-orang yang memuliakanmu. Ya, Rabb, terima kasih atas segala ujian juga anugerah darimu. Aku masih sangat-sangat bersyukur atas semuanya. Terlebih begitu cepat engkau ganti kesedihan dengan bahagia. Terima kasih atas segala rencanmu yang tak pernah aku bisa duga, dan ini begitu indah. Ada seseorang yang begitu saja datang, siap menggantikan posisi Reo, yang juga tiba-tiba saja pergi dariku. Satu hal yang sangat aku syukuri, bahwa harapan di depan begitu indah adalah, bahwa te
Chapitres populaires