Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perempuan yang Merengkuh Tabah

Perempuan yang Merengkuh Tabah

Bunga mengambilnya dengan hati bertanya. "Kau pintar menulis puisi rupanya. Kata-kata mu indah sekali. Kau berbakat!" Ujar Surya lagi. "Hanya mengisi waktu saja!" Elak Bunga sambil mengambil lalu membuka kertas itu. Siangku sempurna menutup hari Saat soreku baru saja menyapa Kuharap dewi malam akan menenangkan tidurku nanti Seperti sang putri tidur yang melegenda
103.3K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as puisi bunga pendek
Read
+Library
LEGENDA PENDEKAR BUNGA

LEGENDA PENDEKAR BUNGA

Pemuda itu spontan menjura hormat. “Maafkan kelancanganku, Pendekar Bunga.” Pendekar Bunga mengangkat tangan kanannya. Ia tak suka banyak berbasa-basi. “Katakan padaku. Apa saja yang sudah kau lihat dari gadis itu?”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as puisi bunga pendek
Read
+Library
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

ASMARADHANA Berpuluh purnama tereguk hampa Atma membatu hilang gelora Bunga mekar tanpa kumbang Tetes hujan menguap sebelum rintik menghujam Deru mengering terkikis prahara Frigid ku dibuatnya Tempias rindu setia menunggu Kapan kau jejak madu asmara Padamu kutuntas debar jiwa Terpendam asa bergolak manja Pada kuncup-kuncup mawar di taman titip bahagia Haru mendera Padamu belahan jiwa Panjat doaku sepanjang masa ____________________ Terima kasih sudah membaca ;)
106.1K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as puisi bunga pendek
Read
+Library
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

katanya, suaranya lembut. Ia meraih kain kecil dari pakaiannya. Puisi pendek tertera di sana, ditulis dengan aksara halus Di tepi kolam, bawah ketapang tua, Hati kita bebas, meski dunia menutup. Jika takdir memisah, di bukit ‘kan kutunggu, Dengan melati dan kenanga, untukmu selalu. Raka membaca puisi itu. Jantungnya berdegup keras. “Ini… indah, Gusti,” katanya, suaranya serak. “Aku simpan ini, sebagai pengingat.”
869 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as puisi bunga pendek
Read
+Library
Pendekar Romantis

Pendekar Romantis

Tanpa Malaki sadari puisi itu bermakna sangat dalam. Itulah puisi seorang pecinta wanita yang haus dengan belaian, Pendekar Asmara yang romantis memang tak bisa jauh dari kehangatan seorang wanita. Dan kini Malaki pun secara perlahan namun pasti, telah menelan semua puisi-puisi romantis ini dan kini dia suka dengan bunga. Sebetulnya Pendekar Sapu Jagat pernah meminta Malaki agar berhati-hati dengan bab tentang keindahan bunga.
10134.3K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as puisi bunga pendek
Show Reviews (22)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as puisi bunga pendek
Read
+Library
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Benny melirik sekilas, lalu mengernyit sembari menyahut, "Ini sebuah puisi. Hujan turun di malam hari, entah berapa banyak bunga yang berguguran. Puisi ini kita pelajari saat SD, aku nggak ngerti kenapa dia menulisnya." Tidur nyenyak di musim semi, mendengar kicauan burung di pagi hari. Hujan turun di malam hari, entah berapa banyak bunga yang berguguran. Ini memang puisi yang wajib dipelajari saat SD.
9.3856.6K viewsCompletedAdded to Library 18.0K Times as puisi bunga pendek
Show Reviews (296)
Read
+Library
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Read All Reviews
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Arisa mulai berbicara dengan penuh semangat, "Bunga pagi dan matahari terbenam. Jika kita berbicara tentang bunga, ada bunga pagi, bunga matahari, dan bunga teratai - ini semua adalah bunga yang mekar di pagi hari dan menutup di malam hari." Ira, merapikan rambutnya, menambahkan, "Tema episode ini adalah puisi, jadi bunga ini harus mencerminkan citra yang sesuai dengan petunjuk-petunjuk tersebut." Kemudian, dia tersenyum pada Christopher. "Guru Chris, sebagai wakil presiden Asosiasi Puisi Ibu Kota, ini seharusnya menjadi keahlian Anda. Ada pendapat?"
3.1K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as puisi bunga pendek
Read
+Library
Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Saat Elena membalik benda itu, dibelakangnya tertulis sebuah pusisi; Amelie Anderson Sesosok malaikat sedang berdiri di antara hamparan bunga cantik Sungguh mawar yang malang, keindahanmu tidak dapat menyaingi keindahan malaikat itu Bersenandung merdu diterpa angin membelai wajahnya Seketika aku merasa cemburu dengan angin, yang selalu bisa membelai wajahmu kapan pun dia mau Kepadamu, Semesta, bolehkah aku memintamu untuk mengabulkan keinginanku?
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 449 Times as puisi bunga pendek
Read
+Library
Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas

Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas

Selesai berurusan dengan pelayan, Ming Lan masuk, dan mendapati putrinya yang pendiam sedang sibuk dengan kuas dan tinta. "Wah, tulisan Yi'er sangat indah." Buru-buru Jiayi meletakkan kuas. Wajah mudanya tersipu malu. "Maaf, sudah mengotori pandangan ibu." "Mengotori apanya? Jangan terlalu rendah diri." Tangan Ming Lan meraih selembar kertas yang berisi beberapa baris puisi. [Bunga memang indah, mentari sungguh murah hati. Tapi, apakah yang menyaingi kasihmu? Melebihi keindahan bunga, mengatasi kemurahan mentari. Ibu]
1021.9K viewsCompletedAdded to Library 546 Times as puisi bunga pendek
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status