Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Bayangan di Cakrawala Kata” Langit tak lagi biru. Cakrawala telah menjadi lembar kosong yang berdenyut. Tidak dengan warna, tapi dengan kata-kata samar. Frasa terputus. Kalimat patah. Seakan langit adalah halaman yang gagal ditulis sempurna.
2.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 92 Beses bilang puisi cakrawala
Read
+Library
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Chrystal menulis sebuah puisi yang ia beri judul "Bonjour Paris." Bonjour Paris Cahaya jingga merona merah Mulai hadir di kaki cakrawala Di belahan ufuk Timur Kota Paris Menyusup sela-sela kegelapan malam Menjanjikan terang di atas cakrawala bumi ini Mentari pagi membiaskan hangatnya cahaya Mencipta siluet merah jingga kuning yang merona Indah tak terucapkan oleh kata-kata Membawa salam selamat pagi sang mentari
105.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 103 Beses bilang puisi cakrawala
Read
+Library
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Semesta bicara tanpa bersuara / Semesta ia kadang buta aksara / Sepi itu indah, percayalah / Membisu itu anugerah Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari Semesta bergulir tak kenal aral / Seperti langkah-langkah menuju kaki langit / Seperti genangan akankah bertahan / Atau perlahan menjadi lautan Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari
9.870.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang puisi cakrawala
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 456 Beses bilang puisi cakrawala
Read
+Library
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Ini… Puisi ini… Bibir merah Debra sedikit terbuka, saat dia mengulang dengan lembut. “Di atas pohon tua yang dihiasi tanaman merambat kuno dan burung gagak malam yang terbang. Di bawah jembatan kecil di pondok terdekat, sebuah sungai mengalir. Itu tertulis di seluruh wajahnya yang cantik, sehingga dia begitu asyik dengan puisi ini! Tanaman merambat kuno, pohon tua, burung gagak, jembatan kecil, aliran sungai ... Semua itu adalah kosakata sederhana, tetapi memberikan konsepsi artistik yang mendalam jika digabungkan.
8.57.2M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 180.2K Beses bilang puisi cakrawala
Ipakita ang mga Review (2480)
Read
+Library
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Basahin ang Lahat ng Review
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Itu bukan ketololan, mungkin itu cara berhasrat nya semesta agar jiwa-jiwa cakrawala mampu menembus ketidak berdayaannya. Bahkan gemuruh angin menyampaikan pesan nya lewat lantunan seruling bambu sang pengembala, lalu di bawah oleh pengembara seraya berkata syukur atas semua ujian mu itu. Hanya saja dengan itu semua, alam nan indah jauh dari rasa kebencian bisa berstimulus. Memainkan intonasi kalimat itu ibaratkan memaikan sebuah biola, semakin hanyut dalam nada-nada nya semakin dalam pula kemaknaan akan sebuah irama. Cinta bukan tentang bersama siapa engkau menulis, tapi cinta itu tentang bersama siapa engkau menulis kisah itu.” “Oh, luar biasa jika kau sudah mengenal cinta, Nyet. Padahal
102.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 79 Beses bilang puisi cakrawala
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Cahaya kecilnya memantul di dinding, menari lembut bersama bayangan daun di luar jendela ia menatapnya lama, lalu mengambil buku hariannya dan menulis satu halaman terakhir, “Kami sudah melewati hujan, badai, dan malam yang panjang. Tapi dari semua itu, aku belajar satu hal, pelita yang paling kuat bukan yang paling terang, melainkan yang tetap menyala bahkan ketika angin mencoba memadamkannya. Dion aku janji, pelita ini akan terus ada. Untukku, untuk Dinda, dan untuk siapa pun yang percaya bahwa kejujuran masih punya tempat di dunia.”
825 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 28 Beses bilang puisi cakrawala
Read
+Library
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

Dia refleks menjawab, “Ipar? Aku ini…” “Aku apa? Kamu siapa?” Perawat menatapnya curiga. Olivia tampak menggigit lembut bibirnya, lalu menatap Andika dengan malu-malu. “Aku teman masa kecil Andika.” Brak! Perawat meletakkan nampan di tangannya dengan keras. “Ternyata kalian memang pasangan selingkuh menjijikkan! Jadi benar yang kubilang tadi, ‘kan? Pantas saja istri sendiri keguguran, tapi sedikit pun nggak peduli!”
11.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 390 Beses bilang puisi cakrawala
Read
+Library
Cinta di Antara Sawah

Cinta di Antara Sawah

“Keberanian itu seperti padi di sawah, tumbuh kuat di tengah badai.” — Peribahasa Jawa, Sidomulyo Malam di Sidomulyo gelap pekat, angin dingin menerpa sawah, daun padi bergoyang pelan. Sari Wulandari merayap di ilalang basah, batik birunya kotor lumpur, jantungannya berdegup kencang. Ardi, aku bawa pesan buat bapak, pikirnya, tangannya mencengkeram kertas kecil dari Pak Lurah, tulisan tinta biru samar di bawah sinar bulan. Bau tanah basah dan lumut menyengat, bayang jeruji penjara desa terlihat di kejauhan, lampu minyak redup berkedip.
909 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 29 Beses bilang puisi cakrawala
Read
+Library
Icank Hanafi
ceritanya super keren.. nyesel kloga baca, othor cici itu fav gw banget, rela baca on goin cuman bwt bacakarya othor cici doang, yg lain ogah gw krn semenarik itu karya2nya gaya bahasanya ga ribet, lugas to the point ga menye2 dan bs kebayang sprti apa situasi ceritanya.. pokoke love banget sm karya
Daniel&Mutia Official
di novel" Cici ini tuh bikin sedih kalo novelnya selesai, sedih gitu pengennya ada terus, bikin pengen baca ulang lebih dari 1x,aku pikir kurang tertarik soal band ,JD ku tunda baru baca sekarang eh ternyata baper parah huhu
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status