Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Sisi

Dua Sisi

"Saya dengar selain sebagai seorang pengusaha PKS, Anda juga adalah seorang sarjana hukum. Kalimat saya tadi, pasti dapat Anda mengerti dengan sangat baik bukan?" Revan mulai menggunakan otaknya dalam olah mengolah kata. Dia ingin melihat sampai sejauh mana Anak Dewa mampu untuk menunjukkan ketenangan sikapnya. "Aha! Sekarang Anda mulai berbicara soal keadilan di sini? Mari kita definisikan arti keadilan dari sisi saya dulu. Saya menemukannya, saya menyukainya dan saya memperjuangkannya terlebih dulu. Tapi kenapa Anda merampasnya begitu saja bahkan tanpa kami berdua diberi kesempatan memilih? Inilah yang baru bisa disebut dengan ketidakadilan! Dan Anda mengatakan kalimat tadi seolah-olah ing
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 627 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
Bayangan di Balik kedamaian

Bayangan di Balik kedamaian

Menyisakan kedamaian yang mendamaikan jiwa. Benarlah apa kata Sang Maha Kuasa di kitab suci... Bahwa keadilan dan kebenaran tetap dan selalu disandingkan pada akhirnya... Kini tibalah fajar baru Kota Senja setelah sekian lama diliputi kegelapan demi kepentingan segelintir pihak serakah berkuasa...
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
Pendekar Tengil

Pendekar Tengil

ucap Ki Maung Lara sambil mengusap kepala Indra. “Tidak ada jalan yang mudah untuk menggapai kebahagiaan, tidak ada jalan pintas untuk mewujudkan perdamaian, tidak ada jalan buntu bagi seseorang yang memegang teguh keadilan. Satu-satunya hal yang bisa menghentikannya menyerukan keadilan hanyalah kematian, tapi percayalah kematian hanyalah jalan awal baginya menuju kebahagiaan,” timpal Raka.
9.9439.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai puisi keadilan rakyat
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Mereka mengepalkan tangan menahan amarah tidak rela tuannya diperlakukan secara tidak adil. “Aku sebetulnya tidak menghendaki perang ini. Tapi apa boleh buat, keadilan tetap harus ditegakan. hilangnya keadilan dari mata raja berarti hilang pula kesetiaan kita. Maka bersatulah para saudaraku, rebut apa yang hilang dan tunjukan bahwa kita mampu berdiri meski tanpa harus bersujud di depan raja!” seru Raden Rakean lantang.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
Rahasia sang Pewaris

Rahasia sang Pewaris

Saat dia berdiri di atas panggung untuk menyampaikan pidato kemenangan awalnya, dia berkata dengan tegas: “Keadilan bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah. Kita harus memperjuangkannya, melindunginya, dan memastikan bahwa kegelapan tidak pernah menang. Perang ini belum selesai, tetapi saya berjanji, saya tidak akan pernah menyerah.”
91.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Di atasnya tertulis syair: “Bukan pedang yang mengangkat martabat, Tapi keadilan yang disulam di hati rakyat. Wahai jiwa yang pernah menyalakan fajar, Aku datang tak membawa mahkota, Tapi membawa nama yang ingin bijaksana.” Suara burung yang semula ramai, seketika senyap. Angin berhenti. Pasukan penjaga yang berada jauh di bawah pun mendongak, membisu. Bahkan dedaunan tak berani bergesek. Di tempat lain, Raja Mahesa Warman mendadak terhenti saat hendak melangkah ke petirtaan para raja. Ia merasakan hawa dingin menelusup ke tulangnya.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
Hukum yang Tak Tertulis

Hukum yang Tak Tertulis

Namun, matanya tak hanya membaca pasal-pasal; pikirannya mengembara jauh ke perjalanan hidupnya. Di dinding ruangan tergantung bingkai berisi kutipan yang dulu ditulis tangan oleh Ari semasa kuliah: “Keadilan bukan sekadar tertulis dalam undang-undang, tapi terukir dalam nurani orang-orang yang berani memperjuangkannya.”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Keira membuka buku hariannya, dan dengan pena yang gemetar karena emosi, ia menuliskan baris terakhir di bab ini: "Di bawah sinar rembulan, aku menyaksikan bahwa setiap perjuangan adalah sebuah lukisan keabadian. Warisan yang kita torehkan adalah cahaya yang akan terus menerangi jiwa-jiwa yang pernah terpinggirkan. Bersama, kita adalah obor yang tak akan pernah padam, menyinari dunia dengan harapan dan keadilan." Adrian menyentuh bahu Keira, “Kita telah menulis sejarah, Keira. Dan selama kita terus menjaga cahaya itu, tidak ada yang dapat memadamkan semangat kita untuk membangun dunia yang lebih adil.”
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

" Lihat, di negeri ini, keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Bukan para alim saja," Namun, apa yang terlontar dari mulut Arash. Seumpama angin lewat dimata mereka. Warga-warga tertawa terbahak meremehkan Arash. Mereka melempari tubuh Arash dengan batu krikil, dengan terus menyoraki bahwa kebathilan harus di basmi.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
KERUMUNAN ADALAH NERAKA

KERUMUNAN ADALAH NERAKA

suaranya menggema, membuat seluruh kerumunan terdiam. Sari melangkah maju. "Kami hanya ingin keadilan bagi desa ini. Tapi kami tidak tahu jalan mana yang harus kami pilih." Sang penjaga gaib menatap mereka satu per satu. "Keadilan bukanlah tentang memilih siapa yang menang atau siapa yang kalah. Keadilan adalah tentang keseimbangan. Jika manusia rakus, alam akan melawan. Jika manusia bijak, alam akan memberi lebih dari yang mereka butuhkan."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi keadilan rakyat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status