Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.759.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

bisiknya pada diri sendiri dengan jemari yang mulai menari luwes di atas keyboard. Dalam menghadapi kebuntuan, Lisa menyadari kebebasan dalam menulis tanpa beban kualitas merupakan kunci. Dia putuskan memberi izin pada dirinya sendiri untuk merangkai kata-kata dengan bebas, tanpa terlalu khawatir tentang kesempurnaan. “Oke, tulis saja dulu, perbaiki belakangan saja,” gumamnya, membebaskan diri dari tekanan yang selama ini menghambat kreativitasnya.
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi kebebasan
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Sophia Setiawan
cerita yang luar biasa serta akhir yg bahagia dan selalu menginspirasi.. makasih kak Indy karya karyamu selalu the Best. dan selalu menunggu karya karyamu selanjutnya. tetap sehat, semangat dan selalu bahagia..
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Baca Semua Ulasan
Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

Aku bebas, namun dinginnya kebebasan itu mulai menusuk kulitku, sebuah harga yang pantas untuk sebuah mahakarya. ​
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
The Victim

The Victim

Biarkanlah nafasku yang berbicara Betapa aku sangat menyesali segala sesuatu yang terjadi. Betapa aku ingin menghembuskan kata maaf dalam tiap nafasku Betapa aku mencintai kalian dalam relung hatiku Aku tak mampu berbuat apa-apa lagi.. Melepaskan kalian.. Sumber kebahagiaanku.. Karena kalian tak akan terganti. Kalian berharga Selamanya... Suara hati Jonathan. (Puisi by MonikaRani)
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Lucunya di negeri ini Hukuman bisa dibeli Kita orang yang lemah Pasrah akan keadaan Tujuh Oktober Ku bebas dari penjara Menghirup udara segar Lepaskan penderitaan Wahai Saudara Dan para sahabatku Lakukan yang terbaik Jangan Engkau salah arah Andai ku Gayus Tambunan Yang bisa pergi ke Bali Semua keinginannya Pasti bisa terpenuhi Lucunya di negeri ini Hukuman bisa dibeli Kita orang yang lemah Pasrah akan keadaan Biarlah semua menjadi kenangan Kenangan pahit Dalam hidup ini Andai ku Gayus Tambunan Yang bisa pergi ke Bali Semua keinginannya Pasti bisa terpenuhi Lucunya di negeri ini Hukuman bisa dibeli Kita orang yang lemah Pasrah akan keadaan (´∩。• ᵕ •。∩`)
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Bebas. Kata itu terdengar seperti dongeng. Aku menatapnya lama. “Kebebasan tidak selalu menyelamatkan orang miskin, Julian.” Ia terdiam. Matanya melembut. “Aku masih di sini,” katanya pelan. “Kalau kau ingin pergi… aku akan membantumu.” Jantungku bergetar. Godaan itu manis. Terlalu manis.
1019.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Dari kejauhan, suara He Sura bergema samar di antara badai kekacauan itu: “Kau ingin kebebasan, Xuan. Tapi kebebasan sejati lahir dari kehancuran keteraturan. Apakah kau siap menanggung harga itu?” Jang Xuan terdiam. Setetes darah jatuh dari pelipisnya, tapi bukan dari luka — dari tekanan spiritual yang terlalu besar untuk ditahan tubuh fana. Namun ia tidak mundur. “Kalau inilah harga yang harus dibayar untuk kebebasan,” katanya dengan suara bergetar tapi tegas, “maka biarlah dunia terbakar sekali lagi.”
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Sudah hampir sepuluh menit. Emma bahkan tidak meliriknya sekali pun. Dan anehnya, itu sangat mengganggu. “Puisi,” lanjut Pak Mahesa sambil berjalan perlahan di depan kelas, “adalah cara manusia menyembunyikan luka tanpa benar-benar menutupinya.” Sunyi. Semua seperti terhipnotis pada suara Pak Mahesa yang berat dan dalam. “Hari ini, kalian akan menulis puisi bebas.”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
Antara Penyesalan Dan Pembebasan

Antara Penyesalan Dan Pembebasan

Aku hanya tersenyum tanpa menjawab. Sepertinya aku benar-benar sudah gila. Karena hidup kembali, kali ini akhirnya aku bisa melepaskan diriku sendiri. Setelah masuk mobil, kami berdua sama-sama tidak berbicara. Mungkin keheningan ini membuatnya tidak nyaman, dia pun berdeham dua kali, lalu malah membuka percakapan duluan. “Katanya malam ini ada pertunjukan dari grup seni. Kalau nggak ada kegiatan di markas nanti, bagaimana kalau kita pergi menonton?”
40.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
When The Lights Fade

When The Lights Fade

Tapi aku punya rencana lain. Aku meraih pena, menulis lirik di buku catatanku. Kata demi kata mengalir bebas—bukan tentang cinta yang klise atau impian kosong, melainkan tentang kebebasan yang direnggut, suara yang dibungkam, tentang seseorang yang mencoba keluar dari sangkar emas. Sebuah lagu protes yang tersembunyi di balik melodi lembut.
709 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai puisi kebebasan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status