Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BUKAN MENANTU BODOH

BUKAN MENANTU BODOH

#BUKAN_MENANTU_BODOH SEASON 2 #1 Kehidupan ini terkadang seperti air yang mengalir, mungkin ia akan berada di sungai berbatu atau pun di lautan lepas. Akan tetapi, kehidupan tetaplah sebuah waktu yang tak akan pernah terulang lagi. Semua yang telah berlalu, biarlah tetap berada disana dan tenang tanpa mengusik sebuah masa depan.
9.5233.9K viewsOngoingAdded to Library 8.9K Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

POV ZEa lanjutan dari bab sebelumnya Dear pohon cinta, "Kaulah nyala senja yang diam-diam mengupas warna segar kupu-kupu dan aku tumbuh seperti laut waktu memberiku air gairah atas hidup. Barangkali kesengsaraan itu telah menjadi matang dan sempurna. Namun ketahuilah, tak ada luka yang sembuh hanya dengan kalimat-kalimat kebijaksanaan.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

"Selamat ulang tahun. Semoga seiring bergantinya tahun, kamu selalu diliputi kedamaian dan kebahagiaan." Aku mengusap air mataku, lalu mengangguk dengan mantap. "Terima kasih. Aku pasti akan bahagia!" Setelah semua badai dan gelombang besar itu berlalu, kini aku siap menyambut kehidupan yang baru.
8.9K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
Dua Lelaki dalam Hidupku

Dua Lelaki dalam Hidupku

“Pa. Di film kartun yang aku tonton, anak-anak selalu tidur dengan Papa dan Mama mereka. Terus mereka juga tinggal satu rumah. Jadi bisa sering berpelukan, bercerita, bermain. Tapi kenapa Papaku tidak tidur dengan Mama? Papa juga tidak tinggal dengan Mama.” Mendengar ucapan Mentari, spontan bola mata Hera dan Gama saling berserobok, menatap satu sama lain. Setiap kalimat yang terlontar dari mulut mungil Mentari, serasa langsung menusuk ke jantung mereka. Membuat mulut mereka berdua bisu seketika. Sedangkan Iren yang melihat Gama menatap Hera, merasa hatinya sakit. Maka dengan cepat ia menjawab pertanyaan Mentari.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Bagaimanapun juga, semuanya hanya orang biasa, siapa yang berani sembarangan membahas tentang kehidupan? Namun, karena kehidupan menjadi temanya, mereka tentu saja harus memikirkannya dengan baik. Meskipun tema kehidupan ini sangat luas, bukan berarti tidak mungkin membuat puisi dengan tema itu. Dari ketiga pemenang babak sebelumnya, Julian tetap adalah orang pertama yang berhasil membuat puisinya. "Kalau begitu, aku akan mencobanya." Setelah mengatakan itu, Julian langsung mengambil penanya dan menulis puisinya di kertas.
96.1M viewsCompletedAdded to Library 153.7K Times as puisi kehidupan sehari hari
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

diary 'Hari ini aku disibukkkan dengan sesuatu yang tak bisa aku selesaikan. Langit tak mengajakku untuk menyaksikannya menenggelamkan senja. Ungu yang legam menghias semesta begitu saja. Dimana harga diriku? Apakah aku tak nampak baik di hadapan mereka? Ataukah aku terlalu kecil untuk berada dalam istana yang ku impikan itu? Aku pikir, hidup ini sederhana. Sesederhana keadaanku. Rupanya bumi sudah berpaling ke sisi yang lain. Aku hampa.'
103.0K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
One Day In Your Life

One Day In Your Life

Hanya jangkauan pikirannya yang tak terbatas, liar bercabang-cabang menembus ketinggian angkasa dan kedalaman tanah. Soe Hoek Gie. Ann suka puisi karyanya. Sebuah tanya, judulnya. Akhirnya, semua akan tiba pada suatu hari yang biasa. Itu adalah larik favorit Ann. Larik yang mungkin bagi sebagian orang biasa saja, tetapi memiliki kesan tersendiri di lubuk kalbunya. Pada suatu hari yang biasa, seolah seseorang telah melewati hari-hari yang berat nan dipenuhi badai bergejolak, untuk kemudian akhirnya tiba untuk beristirahat, menjalani kehidupan yang sederhana, kembali pada suatu hari, yang biasa.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Dia terus merasakan pahitnya menjadi orang yang bergantung. Untungnya, penderitaan mereka tidak lagi menjadi penderitaanku. Di tempat dimana cahaya senja bertemu, aku melihat awan di depanku. Jiwaku disucikan, hatiku terasa ringan seperti kabut di gunung. Dalam kabut itu, seolah-olah aku mendengar suara Tuhan yang berbicara padaku. "Dalam hidup ini, apakah kamu membenci mereka?" "Aku nggak benci. Jujur saja, aku juga punya kesalahan terhadap orang lain."
7.9K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
Can't I Be Free?

Can't I Be Free?

Tapi sebelum bercerita, aku akan menyampaikan sebuah puisi sederhana sebagai pembuka cerita yang akan disampaikan olehku. Makhluk Tuhan Setiap hari adalah luka Setumpuk cercaan menimpa Membentuk serpihan duka Di dalam lautan air mata Aku ingin meronta Tapi tak bisa Semakin aku bergerak Digenggam jemariku sangat kuat Sayup-sayup aku berjalan Berniat untuk melarikan diri Tapi lagi dan lagi Bayangan itu seperti hantu yang mengikuti Tubuhku menahan sakit
104.5K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
Aku Pemenang Dalam Hidupku

Aku Pemenang Dalam Hidupku

Dia bagaikan seluruh harapan dalam hidupku. Dosen dan rekan kerjaku beramai-ramai mengirimkan ucapan selamat. Mungkin mereka tidak tahu apa yang pernah kulalui, tapi kesediaan mereka berbagi kebahagiaanku sudah lebih dari cukup. Saat syukuran usia seratus hari putriku, aku mengadakan perayaan kecil. Tanpa dekorasi mewah, tanpa kerumunan ribut. Hanya ada aku, putriku dan orang-orang yang tulus peduli padaku.
12.4K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as puisi kehidupan sehari hari
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status