Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

Ok sir," jawab Lusi. (Baik Pak,) Lusi akhirnya membacakan puisi yang berjudul Prajurit Tangguh. "You are a valiant young man, with a striped uniform and a long-barreled weapon that you always hold in your hand. You are a Tough Soldier, who is a lamp in the dark. Which becomes an umbrella when it rains, which becomes a comfort when we are sad. You are willing to die to protect the Republic of Indonesia, O tough soldier," ucap Lusi dengan semangat empat lima membacanya.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 593 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Di napas yang tersisa Sayup terucap doa 'Ku takkan hidup selamanya Namun tak pernah siap berpisah Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Kita…. Kita….
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

Sebuah puisi singkat. aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

"Mereka semua bilang selamat padaku. Selamat apa?" Karyawan itu tampak bingung mendengar pertanyaannya dan menjawab, "Pak Jordy belum tahu? Bu Nindy kemarin bilang di kantor, Erika yang dulu suka mengganggumu mau menikah dengan orang lain hari ini." "Kami pikir Pak Jordy akhirnya terbebas, jadi kami mengucapkan selamat atas kebebasanmu."
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Dalam babak kedua, dewan juri menyediakan tiga kartu berisi kata. Peserta harus membuat puisi pendek dengan kata tersebut. Siapa yang paling cepat dan dalam maknanya, jadi pemenang." Kartu pertama dibuka. Kata sungai tertulis di sana. Begitu kata itu ditunjukkan, Shu Yi segera mengucap puisinya. [Sungai mengalir tak kenal lelah. Seperti hidup yang mengarunginya] Dewan juri mengangguk-angguk dan sepakat bahwa karyanya layak dipilih. Dengan demikian, dia dapat satu poin. Kartu selanjutnya dibuka. Kata Damai tertera jelas.
1025.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Rasa bahagia yang tercipta atas tempaan perjalanan cinta. TAMAT
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
MANTAN WITH BENEFIT

MANTAN WITH BENEFIT

────୨ৎ────────୨ৎ──── Aku angin yang menertawakan debu, ketika kuyup hujan memenuhi haribaan. Aku di gantang nelayan menarik perahu, untuk meriwayatkan kisah di tengah samudra. Memilah kata menjadi baitmu, itulah aku. Menghalau jengah, mengusir rindu. Menguliti pelangi untuk mewarnai hariku bersamamu, biar cinta indah sesuai harapku.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Dari yakin 'ku teguh Hati ikhlas 'ku penuh Akan karunia-Mu Tanah air pusaka Indonesia merdeka Syukur aku sembahkan Ke hadirat-Mu Tuhan Dari yakin 'ku teguh Cinta ikhlas 'ku penuh Akan jasa usaha Pahlawanku yang baka Indonesia merdeka Syukur aku hunjukkan Ke bawah duli tuan Dari yakin 'ku teguh Bakti ikhlas 'ku penuh
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Sebelas Maret Diriku masuk penjara Awalku menjalani Proses masa tahanan Hidup di penjara Sangat berat kurasakan Badanku kurus Karena beban pikiran Kita orang yang lemah Tak punya daya apa-apa Tak bisa berbuat banyak Seperti para koruptor Andai ku Gayus Tambunan Yang bisa pergi ke Bali Semua keinginannya Pasti bisa terpenuhi Lucunya di negeri ini Hukuman bisa dibeli Kita orang yang lemah Pasrah akan keadaan Tujuh Oktober Ku bebas dari penjara Menghirup udara segar Lepaskan penderitaan Wahai Saudara Dan para sahabatku Lakukan yang terbaik Jangan Engkau salah arah Andai ku Gayus Tambunan Yang bisa pergi ke Bali Semua keinginannya Pasti bisa terpenuhi
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai puisi kemerdekaan 3 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status