Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam

Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam

Belum sempat siapa pun menjawab, langit mulai menari. Cahaya-cahaya kecil berjatuhan, seperti hujan… tapi bukan air. Seperti serpihan-serpihan cahaya, seperti kunang-kunang yang menyala lebih terang dan turun dari langit. Mereka mengambang, melayang perlahan di udara, menghujani mereka semua dengan keindahan yang tak tergambarkan. “Ini…” Jin Yuan memandang ke langit dengan mulut sedikit terbuka, “tempat apa ini?”
10795 viewsCompletedAdded to Library 30 Times as puisi langit
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

"Aku akan mendaki sampai ke puncak, dan semua gunung akan tampak kecil di bawah!" Setiap puisi yang dibacakan diiringi oleh paduan suara langit dan bumi, dengan sosok-sosok ilusi abadi dan Buddha yang tak terhitung jumlahnya menari dan memberi isyarat dengan liar, benar-benar terpesona. Kekuatan dahsyat ini menyapu delapan gurun tandus dan mengguncang seluruh alam! Semangat sastra yang luas dan mendalam terpancar darinya!
2.5K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as puisi langit
Read
+Library
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 401 Times as puisi langit
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

“Kalau kau ingin melihatku... maka lihat seluruhku!” “LONG JIUYUAN — BENTUK KEDUA: TIRTA JURANG PURBA!!” Langit mendadak gelap—bukan malam, tapi lenyapnya cahaya itu sendiri. --- Mata Langit berkedip… lalu lenyap. Seolah takut. Manifestasi Lidah Langit satu per satu meleleh, menguap menjadi partikel cahaya. Tubuh-tubuh mereka runtuh, lidah mereka membusuk jadi debu, suara mereka... terdiam selamanya.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 187 Times as puisi langit
Read
+Library
Putra Langit Tak Tertandingi

Putra Langit Tak Tertandingi

Langit malam di Akademi Langit begitu tenang. Rasi bintang spiritual membentuk pola-pola unik di atas langit, seolah alam pun tengah menyaksikan perjalanan hati yang perlahan menghangat. Di taman belakang kediaman Tian Fan, suasana senyap.
9.310.5K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as puisi langit
Read
+Library
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Aku ingin mendekat, namun terhalang jarak, hanya mampu menatap, seperti awan yang tersembunyi di gunung. Cinta penuh di dadaku, tapi tak berani kuucap, bagaikan naga berdiam di dasar samudera. Saat guntur semi membelah langit, aku ingin terbang mengejarmu, agar kita pulang bersama.' Pale mengusap dadanya sambil menggelengkan kepala. Betapa dalamnya puisi itu, siapa sebenarnya nona yang majikannya lukis?
9.857.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as puisi langit
Show Reviews (18)
Read
+Library
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Read All Reviews
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Ia membacanya lagi dan lagi, sampai setiap not terasa seperti detak jantungnya sendiri. Aira duduk di antara puing perpustakaan itu, menatap ke langit kelabu yang tak lagi menakutkan. Ia tersenyum, untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun. “Baiklah,” bisiknya. “Kalau langit belum selesai, maka biar aku yang menulis akhirnya.” Ia membuka buku hariannya dan menulis satu kalimat baru: “Langit tidak harus biru untuk disebut indah. Kadang abu-abunya lebih jujur, karena di sanalah aku mendengar kau bernyanyi.”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as puisi langit
Read
+Library
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Dan jauh di pegunungan yang menyentuh awan, lonceng tua berdentang tanpa disentuh tangan siapa pun, seolah menyambut kedatangan seseorang yang telah lama dinanti. Wu Teng terbaring tak sadar. Dunia belum tahu apakah ia telah menyelamatkannya. Atau justru membuka pintu yang lebih gelap dari sebelumnya. *** Gunung Langit tidak sekadar tinggi. Ia seperti niat yang membatu. Puncaknya menembus awan, seolah-olah dunia ini kurang cukup dan ia memilih berbicara langsung dengan langit. Tebingnya vertikal, licin oleh kabut tipis yang membeku menjadi lapisan es transparan. Angin di ketinggian berteriak seperti makhluk lapar yang tak pernah puas.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as puisi langit
Read
+Library
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

titahku kepada Yuda. (Sekarang saya ingin mendengarkan puisi dari Yudha, silahkan waktunya saya persilahkan ke depan. Semangat Yuda,) "Well, I say thank you to Mr. Adrian and friends, I want to read a poem entitled Air Force Serigala Langit.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 595 Times as puisi langit
Read
+Library
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Membuat Anita hampir tak percaya. Perasaan Anita bercampur, antara bingung dan senang. Perubahan sikap Sagara masih saja membuatnya terkejut. “Em... Di sini saya mau membacakan sebuah puisi, karangan Pena Langit dengan judul Orang Asing. Maaf sebelumnya kalau bukan karya saya sendiri. Karena saya tidak pandai membuat puisi," terang Sagara sambil tersenyum canggung.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 264 Times as puisi langit
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status