Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Dalam hati, ia menjawab tanpa suara: > “Terima kasih, Yud. Karena pernah menjadi langitku… dan membiarkan aku terbang sendiri.” --- Malam itu, Rani membaca puisinya di depan audiens internasional. Suaranya tenang, namun setiap kata mengandung sesuatu yang hanya bisa dipahami oleh dua jiwa yang pernah saling mengisi. > “Cinta bukan tentang memiliki, tapi tentang memahami — bahwa meski jarak memisahkan, langit yang sama akan selalu menjadi saksi.” Saat tepuk tangan menggema, Rani menatap ke luar jendela besar galeri.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai puisi langit
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

"Berapa banyakkah bintang di langit Seberapa dalamkah dasar samudera Perlukah dihitung? Sebanyak dan sedalam itulah cintaku padamu." Mungkin dengan sedikit pembacaan puisi akan membuat Artha menoleh. Dan benar saja sepenggal puisi itu sukses mengalihkan tatapannya. Kepala Artha mendongak menatap pria yang menjulang tinggi di hadapannya. Pesona dan kharisma yang ditampilkan pria itu mampu menyaingi keindahan langit malam. Mata Artha masih terus menatap wajah tampan itu, bola matanya nyaris melompat keluar.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai puisi langit
Baca
+Pustaka
Kristal Jiwa Raja Naga

Kristal Jiwa Raja Naga

Pria itu mengangkat ke atas bagai tengah menawarkannya kepada seluruh penghuni langit. Sosok Zi Wu begitu gagah dalam balutan jubah ungunya. Bak seorang sastrawan yang piawai berpuisi, pria itu kembali berseru dengan suara lantang. "Ketika hidup belum sempurna, namun lidah terlanjur menyembah surga. Bagaikan giok mentah yang menyimpan cahaya bintang. Arak dari kerajaan awan, phoenix pemimpi berteriak bangga dalam dada. Seperti burung bangau yang menemukan bunga persik abadi!"
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai puisi langit
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Selamat datang buku terbaru saya ini. Mohon doanya supaya saya diberi kesempatan dan kemampuan untuk menyelesaikan buku ini hingga tuntas. Semoga siapa pun yang berkunjung ke mari juga diberi kesehatan dan rejeki yang berlimpah, aamiin ...
Baca Semua Ulasan
Antara Langit, Awan dan Udara

Antara Langit, Awan dan Udara

Seperti pagi-pagi lainnya, aku terbangun tepat pada pukul 5 pagi. Membuka jendela kamar, lalu segera melakukan semua kewajibanku. Namaku Langit, Langit Bumantara. Yang berarti angin di langit yang luas. Aku tak mengerti, mengapa orang tuaku memberi aku nama itu. Tapi yang jelas aku suka dengan nama itu.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi langit
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Harsa duduk bersila, memegang kecapi dengan sikap tenang. Jemarinya bergerak, memetik senar demi senar, melantunkan alunan yang lembut namun menghanyutkan. Di sela alunan itu, ia mulai melantunkan puisi. Suara Harsa jernih, ritmenya stabil. Puisi tentang langit musim gugur, tentang angin yang membawa rindu, tentang perasaan yang tak pernah diberi nama.
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 629 kali sebagai puisi langit
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Beta's Family
thor.. saking kamu irit bgt updatenya , aku sampe nanjak lg ngulang baca dr awal.. masih suka & exited. ramadhan bisa lah thor sekali update 5 bab gt... kalo pas adegan putri & putra mahkota jgn tiba² dipotong dong thor trs langsunh jump ke adegan lain , sangat disayangkan.
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Baca Semua Ulasan
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Sambil terisak Umi melantunkan ayat, Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah Irji'ii ilaa Rabbiki raadhiyatan mardhiyyah Fadkhulii fii'ibaadii wadkhulii jannatii (Qs. Al-Fajr : 27-30) Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah dengan hati lapang lagi diridhai Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaku Maka masuklah ke dalam surga-Ku.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai puisi langit
Baca
+Pustaka
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Dia menatap Kearah langit sambil membacakan sebuah puisi yang masih ia hafal jelas dalam ruang otaknya. Fathan mulai membaca puisinya itu dengan suara yang bisa dibilang sangat nyaring dihamparan dandelion yang dia tiduri. Suaranya yang sangat nyaring seakan-akan ingin didengar oleh sekitarnya. Saat ini, Saat Aku berharap kau mengerti. Angin selalu menghembuskan hadirnya pada sepi yang kian menguat.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai puisi langit
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

"Menjerit dan menangis, pilu dan derita Merintih dan berdoa di manapun berada” Suara Matari membius penonton di hadapannya. Semua terdiam. Matari memberikan isyarat pada penonton dengan jelas agar Kak Citra mulai membacakan puisi Kahlil Gibran. "Wahai langit tanyakan pada-nya mengapa dia menciptakan sekeping hati ini… begitu rapuh dan mudah terluka…
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai puisi langit
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita

Bahwa senja di saat hujan tadi membawa aku pada ketenangan dibalik hujan, langit saksi bisu awal perjumpaan denganmu angin menjadi pesan hati yang tergores dalam batin aku yang terpendam. Air hujan sesekali membuat irama-irama kecil saat membasahi bagian tubuhmu denganku. Puisi dan syair rasanya ingin aku ucapkan hingga aku bisa yakin kamu bidadari yang sengaja allah ciptakan untukku selama-lamanya.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai puisi langit
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Semesta bicara tanpa bersuara / Semesta ia kadang buta aksara / Sepi itu indah, percayalah / Membisu itu anugerah Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari Semesta bergulir tak kenal aral / Seperti langkah-langkah menuju kaki langit / Seperti genangan akankah bertahan / Atau perlahan menjadi lautan Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari
9.870.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi langit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status