Librairie
Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Di antara mereka, para petani terlihat cukup ceria, menikmati pekerjaan mereka demi perut orang banyak. Embusan angin yang sepoi-sepoi juga mendatangkan ketenangan tersendiri, atau terkadang sedikit nakal dengan berembus lebih kencang. Semua itu, membuat Bungo terpana. Dia sedang berdiri di satu batu pualam besar, dua tangan terentang meski tak begitu lebar, wajah menengadah, dan rambut yang hitam legam serta panjang riap-riapan dipermainkan sang angin.
1074.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.3K fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
Sang Penabur Benih

Sang Penabur Benih

"Ral, aaaghh..." Sadar pelumas Celia tidak banyak, ia menggunakan salivanya sendiri untuk membuat jalan singa kecilnya lebih licin. Lalu gencatan itu berlangsung memuaskan dengan Raleigh terus berusaha merengkuh kenikmatan hingga semburan benihnya bertaburan di ladang milik Celia. Ladang yang hampir tandus atau mungkin telah menjadi padang pasir. *** "Pak, vendor Tutty Fruity sudah datang." Gerard mengabarkan.
7.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 286 fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Tapi Sulistyo sudah lebih dulu membuka pintu mobil dan melangkah keluar, meninggalkan Citra yang hanya bisa tersenyum getir di belakangnya. Sulistyo berdiri mematung, membiarkan angin lembut membawa aroma sawah yang khas. Matanya menyapu luasnya hamparan hijau, melihat para petani yang tengah bekerja di bawah terik matahari. Ada dedikasi dalam gerak mereka, sebuah kesederhanaan yang mengingatkannya pada akar kehidupannya.
103.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 69 fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
Dijodohkan Dengan Petani Tampan

Dijodohkan Dengan Petani Tampan

tukasku. “Seharusnya, kau coba saja temui dia dahulu. Siapa tahu, dia justru pria yang sangat tampan seperti Farhan,” usulnya berusaha untuk membujukku. “Memangnya apa yang kau harapkan dari seorang petani kampung Aretha? Seingatku, ayahnya saja kampungan, dekil, hitam, dia sangat menjijikkan. Dan pasti anaknya tidak jauh berbeda dengan ayahnya!” seruku dengan perasaan kesal.
2.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 62 fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
Mahar 50 Juta dari Si Petani

Mahar 50 Juta dari Si Petani

Berharap sesak di dalam dadanya berkurang dengan menyebut nama Tuhannya. Sebuah motor melaju cepat di belakang Akbar. Tawa mengejek mulai terdengar di telinganya. "Petani miskin, memang buta itu mata Kanaya," ucapnya dengan suara lantang. "Harusnya diberi wajah cantik itu pilih suami yang kaya dan mapan. Kalau cuma ganteng, plis lah ... jaman sekarang memang kenyang cuma dengan ketampanan. Gak logis!"
1021.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 742 fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
TERNYATA SUAMIKU PETANI KAYA RAYA

TERNYATA SUAMIKU PETANI KAYA RAYA

"Maaf, Bu ... tapi saya bekerja." "Iya, tau! Bekerja sebagai petani kan?" Bu Sarah terkekeh. "Bagi keluarga kami, petani itu bukan pekerjaan, Haikal. Pekerjaan itu yang bergaji tinggi. Kalau cuma membantu di sawah, itu bukanlah pekerjaan. Gak ada duitnya," kata Bu Sarah sarkas. "Bu ...." "Ibu bicara benar, Del. Petani itu gak punya masa depan, mau jadi apa kamu kalau menikah sama Haikal?"
9.7399.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 13.2K fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.9K fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Ewan memberanikan diri untuk menjawab, "Penulis puisi ini adalah Juman, jenderal terkenal dari dinasti zaman dulu. Dia sangat ingin merebut kembali tanah air, tapi terus-menerus dihalangi oleh pihak lawan. Akhirnya, dia pensiun dan hidup menyendiri selama hampir 20 tahun." "Puisi ini ditulisnya dalam masa frustrasi dan mengasingkan diri. Dia menyatakan keinginannya untuk berperang demi negara, tapi juga menggambarkan rasa frustrasi dan kemarahannya lewat kalimat terakhir. 'Sayang, usia sudah tua'."
9.61.2M VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 30.0K fois en tant que puisi petani
Afficher les avis (94)
Read
+Librairie
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Lire tous les avis
SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

Aku tidak tau kedepanya. "Kenapa diam dik ? Kurangkah pemberian abang yang lalu?" "Bagaimana bisa kurang bang. Yang ada malah awet. Sayur mayur bumbu tinggal petik," "Itulah gunanya punya suami petani dik," 'Petani apaan ? Ke sawah aja tidak pernah?' batinku. *
104.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 125 fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
Pernikahan Dengan Sang Penguasa: Suamiku Bukan Petani Biasa

Pernikahan Dengan Sang Penguasa: Suamiku Bukan Petani Biasa

Ia mencoba menghubungi Melani tapi tak dijawab. “Ngomong-ngmong, apa pekerjaan suamimu?” “Suami saya seorang petani, Mr. David.” David terkekeh lalu berkata, “Uang bulanan darinya mungkin tidak cukup, ‘kan?” Lea tersenyum dan membalas, “Tidak juga, Tuan. Suami saya memang tidak memberikan uang bulanan seperti suami istri pada umumnya. Biasanya, para petani mengisi penuh dompet dan tas istri mereka setelah panen raya. Jadi kami tidak perlu hawatir memikirkan tanggal bulanan. Cukup pandai-pandai saja mengaturnya.”
102.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 97 fois en tant que puisi petani
Read
+Librairie
Dernier
1
...
34567
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status