Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Obsessive Boss

My Obsessive Boss

Kertas yang ditulis oleh Rania. Ia membacanya dalam hati, lalu sudut bibirnya terangkat membentuk senyum yang tak bisa disembunyikan. Tak lama kemudian, Abiyya berdiri sembari memegang satu lembar kertas di tangannya. Lalu berucap dengan suara yang terdengar jelas di seluruh ruangan. "Puisi terbaik malam ini..." ucapnya pelan namun tegas, "...adalah yang sederhana, namun terasa jauh lebih tulus dan dalam."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as puisi rasa
Read
+Library
Mas Dosen, I Love You

Mas Dosen, I Love You

“Apa gue salah kalau nggak ngerti tentang puisi?” Pak Ardi langsung ngasih senyum yang entah kenapa bikin Rani makin gugup. “Gak usah khawatir, Rani. Lo pasti bisa, kan? Gue cuma nanya pendapat lo tentang tema ‘cinta’ dalam puisi ini.” Rani yang udah panik, cuma bisa jawab dengan suara pelan, “Cinta itu... perasaan yang, ya, susah dijelasin, Pak.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as puisi rasa
Read
+Library
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Di pagi yang semakin cerah, Keira memutuskan untuk menulis sebuah puisi—kata-kata yang mengalir dari dalam hatinya, mencurahkan segala perasaan dan harapan. Ia menuliskan tentang malam-malam yang penuh keraguan, tentang cinta yang menantang segala rintangan, dan tentang janji yang terpatri dalam cincin di jarinya. Adrian membaca puisi itu dengan saksama, matanya lembab karena terharu. “Kata-katamu begitu indah, Keira. Mereka bercerita tentang keberanianmu dan tentang harapan yang kau miliki. Aku ingin selalu menjadi bagian dari setiap baitnya.”
104.3K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as puisi rasa
Read
+Library
Antara Pasal dan Perasaan

Antara Pasal dan Perasaan

Semoga penjelasan tentang penulis ini dapat memberikan gambaran lebih lengkap tentang Muhammad Ari Pratomo dan motivasi di balik karyanya. Ucapan Terima Kasih dari Penulis: Saya, Muhammad Ari Pratomo, ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pembaca yang telah meluangkan waktu untuk membaca "Antara Pasal dan Perasaan". Karya ini tidak hanya saya tulis untuk mengungkapkan pemikiran dan ide saya, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada setiap individu yang mendambakan keadilan, kebenaran, dan perubahan positif dalam hidup mereka.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as puisi rasa
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.” Tari tertawa lebih keras lagi, sampai harus menyandarkan kepalanya ke sofa. “Astaga... kamu ini…” “Jangan meremehkan penyair,” kata Radit dengan gaya dramatis. “Puisi ini terinspirasi langsung dari wajahmu saat menyebut burung tak betah di kandang." Tawa Tari berlanjut. Entah mengapa, walau puisinya jelek dan candanya konyol, sesuatu terasa ringan malam itu. Bukan karena semua tuntas, tapi karena luka terasa sedikit lebih bisa diajak bercanda.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as puisi rasa
Read
+Library
Menjadi Ibu Pengganti Anak Kembar Milyuner Tampan

Menjadi Ibu Pengganti Anak Kembar Milyuner Tampan

Meluahkan perasaan yang mengharu biru lewat goresan. Hanya dalam lima menit, sebuah puisi yang diberinya judul : Withered, Scattered, akhirnya selesai. Dia meletakkan kertas tersebut, lalu membaca rentetan kalimatnya berulang-ulang. Makin dibaca, makin sedihlah dia. Seolah rangkaian kata berima ini memantulkan kesedihan hati yang sesungguhnya. "Sepertinya, cukup bagus." Dia bergumam dalam kesendirian.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as puisi rasa
Read
+Library
Inikah Rasanya Cinta

Inikah Rasanya Cinta

"Ini benar-benar sudah keterlaluan. Bagaimana kalian akan tahu isi hati dan perasaan kami? Tapi bahkan meskipun kalian bisa mengukur perasaan seseorang, kalian tidak akan bisa mengukur perasaanku pada Louis,"sombong Clara. Ryan bersiul dan Frans tertawa keras sementara Louis mendengus. "Sulit dipercaya gadis sesempurna dirimu bisa jatuh cinta padaku. Aku mengacaukan hidupmu, Clara. Dan dari sekian banyak pria sempurna yang hadir dalam hidupmu,
103.1K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as puisi rasa
Read
+Library
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Pria itu juga menambahkan puisi singkat di pojok kanan bawah lukisannya, membuat suasana di lukisan tersebut terasa lebih dalam. 'Di bawah bulan, bayangmu bagaikan giok yang dipahat, keindahanmu mengguncang negeri dan kota. Bahkan salju musim dingin malu kalah putih darimu, embun beku pun diam, hanya menemaniku yang gelisah. Langkahmu ringan, bagai angin semi menyentuh willow, pesonamu bak bunga mekar seribu pohon. Aku ingin mendekat,
9.857.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as puisi rasa
Show Reviews (18)
Read
+Library
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Read All Reviews
Janji Sebelum Rasa

Janji Sebelum Rasa

Kalimat itu menunjukkan jelas rasa cemburunya. Mendengar pengakuan cemburu sang istri, senyum Rizky melebar. Ia melingkarkan tangannya di pinggang Tyas, membenamkan wajahnya di perut sang istri. Tak lama kemudian, terdengar dengkuran halus. "Ya elah, dia tidur." Tyas tersenyum, mengusap lembut rambut suaminya. "Wooy... sana di kamar kalau mau tidur!" Suara Rey menggelegar dari ambang pintu, membuat Rizky membuka matanya, tidurnya terganggu.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as puisi rasa
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10275.0K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as puisi rasa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status