Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
mungkin esok aku mati

mungkin esok aku mati

tanyaku, meskipun rasa benci masih ada, kekhawatiran tetap menguasai hatiku. “Papa kamu meninggal di tempat.” Aku terpaku mendengar kata-kata itu. Wajahku terasa kosong, seakan-akan dunia berhenti berputar. BERSAMBUNG
10981 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 22 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
About Me Alshameyzea

About Me Alshameyzea

Ku tuliskan kenangan tentang Cara ku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu 'Kan teramat panjang puisi 'Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena telah ku habiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berpikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang ku jalani sampai kini? Aku selalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu Meskipun nanti tak hitam lagi Bila habis sudah waktu ini Tak lagi berpijak pada dunia Telah aku habiskan Sisa hidupku hanya untukmu Dan telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untu
9.62.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 55 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
Penyesalan Ibu setelah Aku Mati

Penyesalan Ibu setelah Aku Mati

Tak disangka, hukuman untuk mereka datang lebih awal dari perkiraan. Di lorong yang gelap, ada sebuah sosok yang sedang berjalan sendiri. Sepanjang perjalanan, Justin tidak berhenti mengomel, “Sudah mati, ya mati. Kenapa masih mau Ibu menggila seperti itu! Sial banget! Kamu sendiri yang nggak berkemampuan. Kamu memang pantas mati!”
2.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 50 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Kesannya terlalu suram. [ Rumput hijau dan dedaunan yang harum, kapan akan berhenti tumbuh? ] [ Dengan berlinang air mata, hati yang penuh kekhawatiran telah retak lebih dulu. ] Beberapa kata ini sudah cukup untuk menunjukkan kesedihan di atas kertas. Orang lain tidak akan mampu menyainginya. Wira mengangguk dengan tulus sambil melirik wanita itu sekilas. Meskipun dia tersenyum, karya puisinya seolah-olah menunjukkan perpisahan yang penuh kesedihan.
96.1M VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 128.9K fois en tant que puisi mati rasa
Afficher les avis (2659)
Read
+Librairie
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Lire tous les avis
Mayat di Atas Ranjang

Mayat di Atas Ranjang

Ki Gendeng menjawab malas. “Apa begini ini rasanya dikubur dalam tanah? Enggak bisa merasakan apa-apa, enggak bisa melihat apa-apa, enggak bisa mendengar apa-apa selain omonganku sendiri dan omonganmu? Atau jangan-jangan suaramu itu hanya khayalanku saja? Atau jangan-jangan sebenarnya aku ini sudah mati, tapi enggak sadar kalau sudah mati? Ki Gendeng, apa kamu tahu rasanya mati?”
102.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 81 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

“Halo, dengan Bu Lisa? Untuk lahan makam yang kamu lihat beberapa waktu lalu… kalau kamu bersedia membayar uang muka sekarang, kami bisa menahannya untukmu. Kalau nggak, lahan itu akan diberikan pada pendaftar berikutnya.” Itu makam yang sempat kulihat beberapa waktu lalu. Sekelilingnya ditanami mawar dan cemara kecil, batu nisannya terbuat dari marmer abu-abu muda dengan gaya minimalis modern. Tampilannya mirip postingan akun instagram estetika hidup yang bertema ‘kematian yang tetap elegan’. Waktu itu aku berpikir kalau hidup ini sudah berat, setidaknya kematian harus terlihat indah.
8.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 196 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

gumam Glen sambil membuka halaman dengan puisi berjudul "Aku Tidak Ingin Mati, Tapi Aku Lelah Hidup Sendiri.” Ia membacanya pelan, suaranya serak oleh emosi. Aku tidak ingin mati karena aku ingin kau menahanku. Tapi setiap langkahku menjauh, tak ada yang mencengkeram tanganku. Maka, aku berpikir, mungkin memang tak ada yang butuh aku. Maka, biarlah aku pergi… meski aku ingin tinggal. Glen menutup buku itu, lalu mengecup punggung tangan Aruna.
1.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 62 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Aku hanya bisa menatap ketakutan ketika seorang penjahat bertopeng mencungkil pintu dan mendobrak masuk. Dalam kondisi sedang hamil, aku diperkosa dengan kejam, lalu dibunuh. Kematianku begitu mengerikan. Penjahat itu perlahan-lahan menyayat pergelangan tanganku dengan pisau dan membiarkan darahku mengalir habis. Saat mati, aku bahkan tidak bisa merintih. Sebelum pergi, orang tuaku takut aku akan berteriak minta tolong, jadi mereka menyumpal mulutku dengan handuk.
6.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 203 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

"Adikmu sudah mati, kamu nggak menangis. Sekarang orang lain hanya bilang kamu satu kalimat saja, kamu malah menangis. Lagi pula, memang kamu yang buat adikmu hilang. Itu faktanya." Sanny tertegun sejenak saat mendengar kata-kata itu, lalu buru-buru melambaikan tangannya dengan panik. "Papa, bukan begitu, aku hanya belum sempat bereaksi." Papa tetap menatap wajah Sanny. "Aku hanya mau tanya. Adikmu sudah mati, kenapa kamu nggak menangis?" Setelah mengatakan itu, Papa memejamkan mata. Setelah itu, setetes air mata langsung mengalir turun dan menyusuri pipinya hingga menghilang di leher.
4.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 146 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Pernah mewarnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Adam sudah merebahkan diri di lantai saat Reff itu masih berlanjut. Dinginnya lantai semoga bisa meredam panas di dalam dada. Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untukmu. Dengan masih tetap memegangi dada, dia meringkuk menangis berteriak tanpa suara. Melepaskan semua, mencoba menerbangkan ke langit, semoga terbawa oleh angin dan mengubur di suatu tempat yang tidak bisa djangkau oleh siapapun. Semua rasa cinta dan patah hati. semua penyesalan dan harapan.
109.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 190 fois en tant que puisi mati rasa
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status