Cinderella Hot Story
Satu kalimat yang diucapkan Rindu siang tadi, masih saja tinggal di dalam otaknya.
“Pak Dewa mau macem-macem kayak kemaren, ya?” Wajah Rindu memberengut seraya mengerucutkan bibir tipisnya. Rindu tidak boleh tergoda, dengan wajah tidak berdosa Dewa itu lagi malam ini. Ia harus memberi satu alasan tepat, agar pria itu tidak melakukan sesuatu seperti yang Rindu inginkan. “Nggak ingat saya tadi siang bilang, apa? Saya lagi dapet, jadi—”