Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Terpujilah wahai engkau bapak ibu guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Wahai engkau ibu bapak guru Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkau laksana cahaya bangsa dalam kegelapan Namamu s’lalu terukir di dalam hatiku Engkau laksana pahlawan bangsa Tanpa tanda jasa Aku serta siswi lainnya semakin histeris meresapi lagu itu. Walau aku sendiri tidak begitu mengetahui maknanya, tetapi syair dibait terakhir “Engkau laksana pahlawan bangsa, Tanpa tanda jasa”. Ya, guruku pak Kasmirin memang pantas disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Karena jasanya kami mampu membaca, berhitung dan memiliki banyak ilmu pengetahuan yang baru.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as puisi sekolahku
Read
+Library
Dibalik Seragam dan Surat Nikah

Dibalik Seragam dan Surat Nikah

Aku berhenti sejenak, membaca ulang lirik yang kutulis: Apa ini cinta atau sekadar mimpi? Mengapa aku selalu berpikir tentangmu lagi? Rasa ini mengusik, tapi aku tak mengerti, Apa yang terjadi di dalam hati ini? Aku tersenyum kecil, merasa kata-kata itu menggambarkan dengan sempurna apa yang kurasakan. *** Pagi hari di sekolah, suasana terasa ceria. Teman-teman menyapaku, dan aku tersenyum sambil membalas sapaan mereka. Dari arah belakang, Seira merangkulku dengan penuh semangat.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as puisi sekolahku
Read
+Library
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

Di tangannya ada secangkir kopi hitam dari kantin sekolah, dan di dadanya ada gelombang perasaan yang belum bisa ia jinakkan. Ia melangkah pelan menuju ruang kelas yang selama ini menjadi tempat favoritnya. Anak-anak belum datang, tapi jejak tawa dan keriangan mereka masih terasa jelas. Di papan tulis masih tertulis puisi anak-anak tentang mimpi mereka, sebagian hurufnya sudah pudar.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as puisi sekolahku
Read
+Library
Pengantin Lelaki Pengganti

Pengantin Lelaki Pengganti

Tapi aku suka karena kamu itu keren, berkelas, tampan. Senyummu semua prestasimu disekolah membuat aku suka padamu. Begitulah penggalan isi puisi yang aku tuliskan di diary dan telah dibacakan oleh Desi. Aku ingin menyesali diri karena sudah menuliskan hal yang membuatku malu. Semua melihat ke arahku. Puluhan pasang mata itu terasa menguliti. Perasaanku saat ini hancur lebur. Bagaimana kalau sampai Zaky menertawakan hal ini?
105.8K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as puisi sekolahku
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Kreaaaaaakk Aku akhirnya membuka gerbang tersebut secara perlahan, suara decit dari gerbang yang terbuka pun terdengar sangat menyeramkan, aku seperti masuk ke dalam labirin besar sekarang, karena sekolah itu adalah bangunan paling luas di Kampung Halimun tempatku tinggal.
9.631.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi sekolahku
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Aku Pria Culun Yang Menyimpan Seluruh Dendam

Aku Pria Culun Yang Menyimpan Seluruh Dendam

Aku bangkit, bersiap, dan berangkat ke sekolah. Langit terlihat mendung, seolah tahu perasaanku. Langkahku terasa berat, setiap langkah dipenuhi dengan pertanyaan yang tak terjawab. Aku tahu, sekolah bukan lagi tempat aman. Sekolah adalah medan perang, dan musuhku adalah seseorang yang tidak bisa disentuh. Seseorang yang memiliki segalanya: kekuatan, kecerdasan, dan pengaruh.
10809 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as puisi sekolahku
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Lembaran senja menjadi sembilu Sejuta sajak bukan indah terlalu Melainkan pelangi yang tersembunyi benalu Menjadi saksi Sang Maha Tahu Wahai kau, Senja yang mengikat waktu Melepas sembilu menjadi lalu Kemudian hening di fajar yang baru Menanti pelangi berbaju baru. Pagi ini semua tak tampak biasa, banyak murid yang berdiri di depan majalah dinding. Dalam hitungan menit setelah sampai di sekolah, aku bisa mendengar rumor bahwa ada puisi bagus di rubrik mading. Pundakku terasa terangkat, aku bisa merasakan atmosfer teman-teman lainnya yang mungkin saja menyukai puisi yang kutulis kemarin itu. Aku dan Ani, ikut pergi untuk melihat mading, anak-anak kelas sebelah dan kakak kelas juga ikut menger
102.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as puisi sekolahku
Read
+Library
Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

Selesai shalat kami kembali ke kelas, saat aku ingin menghampiri Mila, tiba-tiba . *** Puisi karya : Rumza Guruku Terima kasih, mungkin hanya itu yang bisa ku ucapkan dan hanya doa yang bisa ku persembahkan. Dengan ketulusan, ku meminta pada sang pemilik kasih sayang, agar kalian bisa hidup dengan jalan yang telah kalian ambil. Kau guru terbaikku, terima kasih, kau telah mengajarkan ku ilmu yang bermanfaat.
4.8K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as puisi sekolahku
Read
+Library
A pair of love rings

A pair of love rings

aku terbata bata dan langsung meninggalkan area itu Aku langsung memasuki kelasku dan membaca buku Kurasa istirahat terbaik saat sekolah adalah membaca buku Ting ting ting! Bel sekolah tanda masuk berbunyi Aku pun segera menyimpan buku yang ku baca Siswa siswi segera memasuki kelasnya masing masing Aku hanya diam melihat mereka asik mengobrol karena guru kami belum masuk kelas
102.2K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as puisi sekolahku
Read
+Library
Jenazah Suamiku

Jenazah Suamiku

Kami mengobrol di teras musola usai melaksanakan sholat ashar sore itu. "Abang asli mana?" tanyaku basa-basi waktu itu, yang putus sekolah di kelas XI SMA karena kata Bang Wahyu--abang tertuaku, sekolah hanya menghabiskan uang saja karena wanita tugasnya hanya di dapur. Dia menghasut Ayah dan Ibu sehingga seragam dan buku-buku sekolahku dibakar. Aku merasa sangat tertindas karena tak ada satu orang pun yang membelaku di rumah dan aku hanya dijadikan pembantu bertahun-tahun.
9.9261.2K viewsCompletedAdded to Library 10.4K Times as puisi sekolahku
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status