Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
I'm Cyborg

I'm Cyborg

Aku Aku adalah api Merambat, berkobar, membakar suara hati Aku adalah dendam Merintis segala luka, penuh dengan amarah, terpendam Diam? Hah, itu hanya jurus membutakan! Beredar omong kosong lebih berharga Tanpa makna, mereka terkenal Aku iri dengan mereka Tak kenal kata kutukan, tak tahu arti merdeka Aku benci suara kegelapan Terus mengurung janji, memakan peradaban
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 102 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

“Datang hanya berdua… ke sarangku… yang dilumuri kutukan ribuan tahun…” Suara Demyxian bukan sekadar kata-kata. Itu adalah vibrasi terkutuk, yang merambat melalui tulang, menghujam langsung ke dalam jiwa, seperti jeritan roh-roh mati yang belum pernah dibebaskan. Setiap suku katanya menggetarkan tanah. Setiap jeda napasnya terasa seperti dunia menahan hembusan terakhirnya.
1052.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Ia menatap setiap mahasiswa dengan lembut, memberikan ruang untuk mereka berpikir, merespons, dan menelusuri makna yang lebih dalam dari sekadar barisan kata. "Menurut saya," ujar seorang mahasiswi di barisan tengah, "puisi itu seperti lemari tua, ada banyak rahasia yang disembunyikan dalam tiap lacinya. Kita hanya bisa membuka satu-satu kalau kita cukup sabar."
971 viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku

Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku

"Cullen, apa kamu sakit jiwa? Kamu pikir ide ini normal? Selingkuh ya selingkuh, jangan sok suci!" "Selain itu, kamu kira kamu masih punya aset untuk anak? Kamu kira aku nggak tahu perusahaanmu sudah lama menghadapi masalah keuangan? Semua ini cuma alasanmu untuk selingkuh! Cepat tanda tangani surat itu! Kita selesaikan semua ini!"
7.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 188 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

Kau Maha Adil Sang Pencipta Raga dan jiwaku kau wakilkan Hingga kubisa tenang pada waktunya Tunggulah aku semuanya Susulanku segera kalian terima Hingga waktu itu tiba Leo terkesan dengan dengan sajak puisi yang telah ia baca tersebut. Ia yakin, puisi ini memiliki makna tersendiri dan bukan hanya sekedar karangan. Terpikir dalam pikirannya untuk mencari tahu siapa penulisnya. Maka dibukalah lagi lembaran berikutnya. "Berlarilah karena mimpimu, jangan dengarkan perkataan mereka tentang mimpimu, Biarkan mereka tidak tahu, siapa sebenarnya dirimu."
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 122 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Lavender di Penghujung September

Lavender di Penghujung September

Seperti biasa aku mencoba melatih tulisanku dengan beberapa puisi yang kutuliskan di catatan harianku. Suara Lavender 2 Teka-teki dari suara lirih Dengan bingung yang tidak bertujuan Terlalu banyak hal untuk dipaksa menjadi tuan Dari bungkamnya mulut yang dipaksa jawaban Sampai rasa yang heran kebingungan, bertanya “Kenapa kau permasalahkan suratnya?. Cemburukah wahai rasa? ******************* Terimakasih yang sudah mau membaca cerita ini,
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 62 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

Mereka semua terdiam termasuk Rania, alhasil Desfa menarik kertas mereka dan mengoreksinya. "Cinta itu buta Tapi mataku bersinar ketika menatap dirimu Cinta itu tuli Tetapi aku terpana mendengar suara merdumu Sekarang Cinta itu apa ketika bersamamu? Kupikir kau cinta sejati Bagai malaikat maut yang sulit ditebak kapan mau menjemput" Puisi Gara akhirnya menjadi kandidat pertama puisi yang akan dibacakan. Sekarang giliran puisi Yanto yang dikoreksi Desfa.
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 101 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status