Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 234 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Dance in the Rain

Dance in the Rain

" Aku menambahkan begitu Aksara sudah selesai dengan bagiannya. Seorang anggota polisi lain yang menerima mawar putih dariku, tak kuasa menahan air mata. Pria itu menangis sambil mendekap mawar putih yang kuberikan. "Pak, suara ini kami bawa atas amanah dari mereka Mengharapkan tulus bagi perubahan negeri Bukan untuk mengacaukan atau justru menghancurkan Pak, coba dengar suara kami!" Setelah Aksara menyelesaikan bagiannya, aku melihat bagaimana gerbang berukuran besar dan tinggi itu bergerak membuka. Aku tahu, puisi yang kami bacakan telah didengar dan menggerakkan hati para perwakilan rakyat yang mendiami gedung ini.
103.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 104 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
SETELAH AKU HANCUR AKU MEMILIH HIDUP DAN MENCINTAI LAGI

SETELAH AKU HANCUR AKU MEMILIH HIDUP DAN MENCINTAI LAGI

Karena dia selalu bilang, “Hidup tuh kayak puisi yang kadang absurd tapi harus tetap dibaca sampai selesai.” Dan untuk Dimas, satu pulpen kayu dengan ukiran lambang timbangan keadilan, dan satu notes kulit kecil berwarna cokelat tua. Tidak mewah, tapi ada makna di baliknya. Pulpen itu simbol suara yang kini tak lagi bisa dibungkam. “Aku nggak pulang dengan tangan kosong,” gumamku sambil membungkus ulang pita-pitanya.
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

"Melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik." "Jadi, barangsiapa yang merasa dirugikan di dunia maya, boleh menggunakan artikel itu?" tanya Aaliyah. "Ya, benar," jawab Sulaiman. Sulaiman menambahkan, ini merupakan fenomena paradoks dalam kehidupan demokrasi yang dianut di Indonesia. Banyak suara kritis atau berbeda dari narasi negara seringkali dibungkam melalui pasal-pasal UU ITE.
105.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 216 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
The Time Replayers

The Time Replayers

Kuambil pengeras suara dan mulai membacakan puisiku yang berjudul “Mahasiswa” Mahasiswa-mahasiswa Pembela orang-orang miskin Di kampung-kampung maupun kota Di pinggiran kali Di rumah-rumah nelayan Di pinggir apartemen mewah Di sisi mal yang megah Mahasiswa-mahasiswa Pembela mereka yang tertindas sampai hancur Mahasiswa-mahasiswa Melebur di antara rakyat miskin Membangun mimpi-mimpi yang terlumat
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 176 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Atau ingin mengubah nada kicauan burung? Demokrasi di Nuranipura mencapai puncaknya di sini. Keputusan diambil bukan berdasarkan suara terbanyak, melainkan berdasarkan The Harmonic Resonance. Jika sebuah ide terasa selaras bagi semua orang, ia akan mewujud secara otomatis saat matahari terbit.
789 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Siasat Sang Penguasa

Siasat Sang Penguasa

Akankah Ibu masih bisa selamat? Aku semakin ditelan air. Ombak meninggi, naik hingga separuh ketinggian tanggul, menelanku dalam bayang-bayang penyesalan. Aku semakin terpuruk ke dasar laut. Di dalam keputusasaan, samar-samar aku mendengar nyanyian suara lembut nan menyejukkan. Mungkin mitos itu benar, bahwa Orang Laut akan bernyanyi dalam lautan mengikuti suara deraan hujan dan deburan ombak untuk menenangkan para biota laut yang gelisah karena datangnya badai.
1010.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 297 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Berpura-pura Miskin Demi Anak-Anakku

Berpura-pura Miskin Demi Anak-Anakku

“Coba buat kalimat menggunakan penggalan kata ‘pun’ yang digabungkan!” Masing-masing memelotot. Aku mulai memperhatikan setiap mata penglihatan para murid. Tapi, tidak semuanya yang menatap bingung itu jelas tidak tahu. “Saya, Bu!” Salah seorang gadis berkuncir kuda maju tanpa ragu. Gadis itu menulis rangkaian kata menjadi sebuah kalimat. Yang tertulis di papan putih. ‘Bagaimanapun, Adit tetap perduli dengan teman baiknya.’
3.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 135 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Dalam Etika Eudemia, kebahagiaan adalah latihan kebajikan moral khususnya di bidang politik, meskipun sekali lagi kebajikan intelektual dan moral lainnya diandaikan. Ketiga teori politik, Plato terkenal karena pernyataannya bahwa hanya para filsuf yang harus memerintah dan karena permusuhannya terhadap demokrasi, atau pemerintahan oleh banyak orang. Dalam karya terakhirnya, Hukum, Plato menguraikan dengan sangat rinci konstitusi campuran yang menggabungkan unsur-unsur monarki dan demokrasi. Menurut pandangan yang terakhir, negara Republik tetap ideal, atau utopia. Sedangkan Plato mewakili yang terbaik yang bisa dicapai dalam keadaan realistis.
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 214 Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.758.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang puisi suara demokrasi
Read
+Library
PREV
1234568
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status