Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

“Kau benar… kadang keadilan bukan sekadar menghukum atau membalas. Kadang, keadilan adalah mengembalikan kedamaian bagi mereka yang tidak bisa menuntutnya sendiri.” Adrian menarik napas panjang. Ia berjalan terus, semakin dalam memasuki dunia kelabu ini. Ia bisa melihat sisa-sisa dunia manusia, rumahnya, Raina, teman-temannya terpancar samar di kejauhan, seolah ingatan yang tersimpan di bumi nyata. Ia sadar, meski ia hidup di dunia ini, hatinya tetap terhubung dengan bumi.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as puisi tema keadilan
Show Reviews (16)
Read
+Library
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Read All Reviews
Keputusan yang Berbeda, Takdir yang Tak Sama

Keputusan yang Berbeda, Takdir yang Tak Sama

Dia terdiam sejenak, lalu tertawa liar dan tulus. "Istri yang pantas? Kami membangun kerajaan ini dari kasino, penyelundupan, dan pencucian uang. Kami nggak mengenal kata pantas." Dia menyelipkan cerutu ke tangan anak buahnya, mencengkeram pergelangan tanganku, dan menyeretku ke teras. "Lihat semua itu!" teriaknya ke langit malam. "Apa pun yang kamu mau, ambil!"
17.3K viewsCompletedAdded to Library 621 Times as puisi tema keadilan
Read
+Library
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

"Nyonya, kami nggak berani melanggar perintah Tuan. Tolong, lakukanlah." Adeline pun mulai bersujud. Satu kali. Dua kali. Tiga kali .... Dia menganggapnya sebagai doa untuk anaknya yang telah meninggal. Semoga di kehidupan berikutnya, putrinya bisa terlahir dalam keluarga yang baik. Jangan lagi memiliki ibu seperti dirinya, seorang ibu yang bahkan tidak mampu melindunginya. "Lima puluh enam ... lima puluh tujuh ...."
2.5K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as puisi tema keadilan
Read
+Library
Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern

Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern

“Itu kurang ajar! Aku akan membantumu melakukan visum! Aku akan melakukan apapun agar kamu diberikan sebuah keadilan yang sepadan. Agam hanyalah keluarga rendahan di depan Winata, itu adalah hal yang sepele. Kenapa kau tidak bilang sebelumnya?” Lyra menggenggam erat setir mobil miliknya. Dia merasa geram sekarang.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as puisi tema keadilan
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Mumpung sudah terjadi, Ginos, aku akan mengatakan yang sebenarnya." "Kakak Ipar selalu menindasku. Dia menyebarkan skandal kalau aku sebagai pelakor dan hampir menghancurkan karierku. Dia selalu memarahiku, mendorongku jatuh dari lereng bukit dan menghasut penggemar untuk membunuhku..." "Aku juga manusia. Aku merasa tidak nyaman dan marah, jadi aku sengaja mengucapkan kata-kata itu untuk menyinggungnya."
17.2K viewsCompletedAdded to Library 515 Times as puisi tema keadilan
Read
+Library
Cinta dan Dilema

Cinta dan Dilema

Gumam Nana. ***** Jalan hidup sudah berada Cerita tak lagi seirama Seolah hidup ini ingin lupa Jika kenangan telah terlukis indah disana. Salam cinta Ara putri 😘❤️
102.8K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as puisi tema keadilan
Read
+Library
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

Ia ingin pria itu merasakan dinginnya dinding penjara. Kehormatannya tidak dapat di kembalikan lagi. Pria itu telah merenggutnya dengan paksa. Aisyah mencengkeram roknya. Wajahnya berubah geram mengingat kejadian naas itu. "Tuhan akan membalasmu," ucap Aisyah lirih. ---Bersambung---
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as puisi tema keadilan
Read
+Library
Legenda Naga Langit

Legenda Naga Langit

Abinawa menarik nafas panjang, dia kembali menjelaskan jika dia memiliki sesuatu yang dapat mengembangkan ilmu kanuragan Batik Saka dengan cepat, akan tetapi Abinawa ingin Batik Saka berjanji jika semua yang di berikan olehnya hanya akan di gunakan untuk membela kebenaran. "Singkatnya menegakkan keadilan di penjuru dunia persilatan ini... " Tutup Abinawa. "Senior, tanpa bantuan yang anda berikan pun aku sudah pasti akan membela kebenaran dan menenggak kan keadilan, karena sejatinya pendekar aliran putih selalu menjunjung tinggi hal itu bukan?" Abinawa merasa tenang mendengar jawaban yang di berikan oleh Batik Saka. Dia tidak ragu untuk memberikan kitab itu pada sosok Batik Saka dan membantun
9.7175.0K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as puisi tema keadilan
Show Reviews (47)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Herman
min Abimana sudah banyak dapat warisan dan pelatihan, kok masih kesusahan melawan pendekar2 yang se usianya, contohnya di sayembara. kesannya kayak tidak ada prningkatan setelah dari dunia siluman, padahal sudah dapat banyak warisan dan pengalaman waktu di dunia siluman mestinya menang lebih mudah
Read All Reviews
Pendekar Dekrit Dewa

Pendekar Dekrit Dewa

Apakah orang biasa dapat hidup dengan baik? Pernyataan yang sungguh lucu meskipun penuh perhatian dan ketulusan. Kalimat dari mereka lebih tampak seperti ejekan bagi Il-Pyo. Semua orang tahu di Realm of Miracle kekuatan adalah segalanya. Orang lemah sama sekali tidak mendapatkan apa-apa selain penghinaan. Mereka pikir berapa kali dia dirampok setelah susah payah mengumpulkan uang dengan menjual kayu bakar? Mereka pikir berapa banyak tubuhnya menerima pukulan hanya karena dia tidak dapat menciptakan keadilan?
1012.1K viewsOngoingAdded to Library 290 Times as puisi tema keadilan
Read
+Library
Diary Sang Kupu Kupu Malam

Diary Sang Kupu Kupu Malam

Karena kesal, Cantika pun mendapat serangan bogem mentah yang tepat mendarat di kepala, wajah serta bagian dadanya. Ingin rasanya kami mengadu saat itu agar ada keadila bagi kami. Tapi apa daya, hukum tak berlaku bagi kami para kamu terbuang. Hanya buang waktu dan hanya membuat malu. Ucap Cantika saat itu, bercerita padaku dengan begitu sedih serta pedihnya yang dia rasakan. Memang benar, hukum di Negara ini berat sebelah. Kami memang dipandang hina dan kotor, Tapi ketika kami meminta keadilan, seolah hukum itu tak berpihak pada kami dan tak pantas kami mendapatkannya. Sementara kami ingat sila-sila keadilan, selalu kita ingat pada tiap upacara hari kemerdekaan. Aaaa… entahlah, betapa hebat
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 409 Times as puisi tema keadilan
Show Reviews (24)
Read
+Library
Adevio Putra Kencana
Ok deh sesuai permintaan makan novelnya aku lanjutin di sini ya kak, dan mulai hari ini aku update perharinya terimah kasih dan silahkan berikan komentar untuk terus sama-sama memperbaiki jalan cerita terimah kasih
Deidre
Membahas tentang kehidupan malam memang menarik, saya yakin banyak emosi yang bisa digalih lagi untuk ditimbulkan supaya ceritanya semakin menampilkan pergolakan hati sang kupu-kupu malam sehingga menampilkan makna yang lebih mendalam
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status