Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Pernikahan Dengan CEO Kandas Setelah Matinya Buah Hati

Pernikahan Dengan CEO Kandas Setelah Matinya Buah Hati

Namun, ibu jarinya masih menekan layar ponsel, hingga akhirnya muncul retakan halus di permukaan layarnya. Di bawah langit malam, laut berdesir saat menghantam karang dan pantai. Angin dan air terasa dingin, bahkan cahaya bulan pun terasa dingin. Jalan Shadian No. 17, Teluk Biru. Pada siang hari, tempat ini terlihat seperti pita biru yang berkilau. Teluk pribadi ini berdiri di atas lahan milik pribadi dan terdapat sebuah vila mandiri menghadap laut yang bagaikan berlian yang menghiasi pita itu. Namun, saat malam tiba, tempat itu sekilas terlihat seperti sebuah penjara.
9.568.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.7K fois en tant que puisi tentang lautan biru
Afficher les avis (31)
Read
+Librairie
Martha Bom
Jalan ceritanya sebenarnya bagus, tapi terasa membosankan. Kapan ya Darlene akan mulai bertindak tegas? Saya sudah baca sampai chapter 63 loh, tapi karakter Darlene seperti tidak menunjukkan perkembangan. Agak membosankan karena Darlene selalu mengalah.
ChaShop Ok
tolong dong ini author alurnya jangan terlalu bertele2, masa ini darlene dibuat bodoh trs, selalu kejebak jebakan2 yang sepele, manusia pada dasarnya selalu berevolusi dan belajar dri kesalahan, lah ini masa darlene selalu terjebak dan kek gk pernah belajar dri kesalahan, selalu jadi korban
Lire tous les avis
GARIS PATAH LOGIKA

GARIS PATAH LOGIKA

Mereka bisa merasakan semprotan halus air laut di wajah mereka dan mendengar musik ombak dengan lebih jelas. Di sanalah, di bawah langit biru yang cerah, dikelilingi oleh lautan dan karya-karya besar, mereka memutuskan untuk melanjutkan membaca. Anya mengambil buku catatan berikutnya. Sampulnya berwarna biru tua, sama seperti laut di hari yang cerah. Ia membukanya, dan mereka kembali menyelam ke dalam kehidupan Salima Wijaya.
745 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 20 fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Bahasanya sering membuat bingung. "Maksudnya. Laut itu meneduhkan jika dipandang. Kita menoleh ke kiri, tetap sama. Ke kanan pun begitu. Sama-sama air laut. Tak ada warna lain yang terlihat selain biru yang membentang hingga ke kaki langit. Kadang-kadang terdengar ganas sebab gemuruhnya bisa menjadi pertanda bahwa cuaca sedang tak bersahabat. Jangan sekali-kali melaut karena resikonya sangat besar. Di laut ada kehidupan juga ada kematian."
1010.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 299 fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
Obsesi

Obsesi

"Begitulah." Keduanya kembali hening dan sama-sama menatap ke arah laut biru yang tenang, debur ombak masih terdengar. Andai saja ada suara camar yang berkicau dan ikan yang berlompatan, tentu saja instansi ini akan lebih menggoyahkan mereka. "Biru yang cantik" Aria menyemburkan kata-kata ini secara mendadak, helai rambut yang tidak ikut terikat tersapu lembut oleh angin sepoi-sepoi ke belakang wajahnya.
104.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 140 fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
Pernikahan Yang Sempurna

Pernikahan Yang Sempurna

Menyingkirkan kedua tirai dan berdiri di hadapan jendela besar yang terbuka. Hana dapat melihat biru gelap lautan luas yang terbentang di bawah sana. Debur ombak yang datang menyapu pasir putih dan pepohonan kelapa yang tinggi itu bergoyang pelan tertiup angin laut. "Tidak mungkin.." Hana mengangkat tangannya, menutup setengah mulutnya yang terbuka, "Ini..." "Kamu sudah bangun permata ku?"
1012.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 279 fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Lautan biru kehijauan yang membentang hingga ke cakrawala, bertemu dengan langit pagi yang kini mulai memerah saga. “Gila,” bisik Luna di sebelahnya, matanya terpantul oleh kilau matahari di permukaan air. “Ini… luas banget.” “Lebih dari sekadar luas,” sahut Bah Sura dari anjungan, tangannya memegang kemudi kayu dengan cengkeraman yang ringan namun pasti. “Ini adalah kehidupan. Dan juga kematian. Keduanya menari di setiap riak ombaknya.”
960 VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 34 fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

Rasa traumaku dalam mencintai seseorang masih sangat besar, sehingga aku tak mau bertindak gegabah yang nantinya akan berujung pada sebuah kekecewaan. Hampir saja aku menangis saat melihat hamparan air berwarnakan biru dengan gulungan ombaknya yang tenang. Sudah berapa abad aku tak melihat indahnya laut? Ya Allah, kuasaMu memang selalu berhasil membuatku takjub dan tak bisa berhenti mengucap syukur. “Gimana? Cantik gak ombaknya?” ucapnya, aku mengangguk dengan cepat.
1060.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 2.3K fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
Buncitnya Jenazah Kakakku

Buncitnya Jenazah Kakakku

gumamku. Aku mengayunkan kaki menuju keluar rumah. Pandangaku mengedar ke sekeliling. Mataku begitu di manjakan oleh lautan biru jernih serta warna pasirnya yang berwarna pink. "Indah," pujiku.
103.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 133 fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Pantas saja kekayaan kedua daerah itu sangat jauh jika dibandingkan. Bree berbalik memunggungi kemudi, memandang ke laut lepas yang ada di hadapannya. Sedikit sibuk, karena banyak lalu lalang kapal yang lebih kecil, tapi setelah melewati itu, hanya ada biru laut, dan abu-abu gelap langit mendung, yang bertemu di kaki langit. “Begitu luas, dan ini membuatku merasa sangat kecil,” gumam Bree, di antara hembusan angin yang semakin kencang.
9.538.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.1K fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku tidak tahu bagaimana aku bisa berpindah, tapi dalam sekejap tubuhku terasa ringan, seperti partikel yang ditarik gravitasi lain. Warna biru mengelilingiku, dan di bawah sana, cahaya-cahaya kecil menari di kedalaman, membentuk simbol yang kukenal: lambang Magnolia, lima kelopak menyala lembut. Suara Ira kembali, kini langsung di kepalaku, tanpa sumber. “Sekarang kau tahu, Sinta, bahwa laut bukan air. Ia adalah tempat di mana kata-kata pertama manusia tenggelam dan menunggu untuk dibaca kembali.”
761 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 19 fois en tant que puisi tentang lautan biru
Read
+Librairie
Dernier
1
...
45678
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status