Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

Kekuatan mengerikan yang terpancar dari lautan api biru-putih yang sangat menakutkan itu mengancam akan membakar langit dan mendidihkan laut. Lautan api berwarna biru keputihan yang menakutkan bertabrakan dengan kolam petir ungu, seketika melepaskan kekuatan yang sangat mengerikan yang mengancam untuk menghancurkan langit dan bumi. Seluruh Gua Hujan Surgawi hancur oleh kekuatan mengerikan ini, retak dengan celah spasial yang mengerikan, seolah-olah akan runtuh kapan saja.
1032.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Dewa Terkuat

Reinkarnasi Dewa Terkuat

Ketika berdiri di depan Lautan Petir, mereka benar-benar memahami arti kebesaran, tanpa batas, serta kekuatan langit dan bumi yang sesungguhnya. Di hadapan mereka terbentang Lautan Petir yang luas. Kilatan biru tak berujung memenuhi setiap bagian pandangan mereka, menghubungkan langit di atas dan tanah di bawah. Sejauh mata memandang, ada kilat tak berujung yang bergerak ke mana-mana. Terlalu banyak kilat biru, seperti ular yang berenang. Ular-ular kilat itu berkumpul bersama dan membentuk Lautan Petir yang luas tanpa batas ini.
9.8249.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai puisi tentang lautan biru
Tampilkan Ulasan (60)
Baca
+Pustaka
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang yang memiliki bakat besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit. Selain itu, 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga menjadi Gurunya.
Baca Semua Ulasan
Ditalak Usai Resepsi

Ditalak Usai Resepsi

Napasku mulai terengah-engah karena kelelahan. Akhirnya aku tiba juga di gazebo kecil yang tadi nampak dari bawah sana. Tempat ini belum berada di puncak bukit namun dari sini aku bisa melihat dengan jelas pemandangan di bawah sana. Di sebelah selatan nampak lautan biru yang luas membentang. Deburan ombak besar memecah batu karang yang ada di bawah tebing ini, sehingga menghasilkan buih-buih berwarna putih. Sedangkan di sebelah timurnya aku bisa melihat pantai yang tadi aku lalui, berjalan dengan kaki telanjang di atas pasir putih itu.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 808 kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
Cucu Kegelapan

Cucu Kegelapan

Sulit untuk melihat detail wajah seseorang dengan jarak sejauh itu. Venus menghela napas. Matanya beralih menatap cakrawala. Suasana hatinya semakin lama semakin tenang. Namun, kita tahu, setenang apapun sebuah laut, ia tak pernah benar-benar terbuka. Kita tahu, laut bisa dan sudah terbiasa berbohong. Ia tenang, begitu penuh keindahan. Hal-hal yang penuh dengan warna biru dan corak keragaman makhluk bawah air. Hal-hal yang laut buat untuk mengalihkan perhatian kita dari palung hatinya yang terdalam. Dan, jika sudah tak tahan lagi, laut bisa meluapkan emosinya dalam sejuta cara.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
Fantarna

Fantarna

kata Bayru. Itu memang benar. Bayru sebenarnya adalah tentara angkatan laut, di pulau warnarish biru. Hari ini mereka akan mencoba mengarungi samudra dengan sampan kayu kelapa kecil itu. Mencoba kembali pulang. Berdempetan duduk bersila di kapal dan Bayru yang paling belakang. Tangannya dia sembunyikan dibalik sila kakinya, mencoba mengendalikan lautan dengan diam-diam.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

Di permukaan, mentari pagi muncul, memantulkan warna keemasan di laut yang damai. Dan di langit jauh di atas sana, aurora biru terakhir memudar perlahan, meninggalkan pesan yang hanya bisa dirasakan — bukan dibaca.
947 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Maldives atau yang biasa disebut juga Maladewa memiliki perairan biru kehijauan, pasir putih bersih, matahari terbenam yang memukau, langit jingga dan tentu saja kemewahan. Arini menarik napas panjang. Wanita itu sedang menikmati angin laut yang berembus pelan memainkan rambutnya yang terurai. Dia menoleh pada Yovan yang masih mendengkur di kasur.
998.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di sela-sela perjalanan, mereka kadang-kadang menciptakan pantun-pantun jenaka yang membuat suasana semakin meriah. Arkan tiba-tiba berkata dengan suara dalamnya, "Lautan biru menyimpan misteri, hati-hati jangan sampai tersakiti." Mendengar pantun tersebut, semua yang berada di kapal tertawa lepas, menikmati momen ringan di tengah perjalanan mereka yang serius.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

Ia mulai menulis. Laut berbicara dalam bahasa yang tak dimengerti siapa pun. Tentang kehilangan yang ia simpan di kedalamannya. Tentang cinta yang ia jaga di antara riak dan gelombangnya. Tangannya berhenti sesaat. Pandangannya terangkat ke cakrawala, seolah menunggu jawaban dari sesuatu yang tak terlihat. Aku sering iri pada laut. Ia tak pernah benar-benar sendiri.
10561 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
When I Was Blind

When I Was Blind

Dia seakan-akan tidak suka digenggam erat hanya untuk dimiliki. 🍁🍁🍁 Langit luas, laut biru, gelombang kecil yang menghadirkan riak, tawa-tawa tak kesudahan. Arum seperti melihat dirinya sendiri dalam wujud anak-anak asuhnya. Mereka yang bahagia terapung-apung di air asin dan berlarian ke sana-kemari, seumpama jiwa Arum yang disembuhkan atas luka masa lalunya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai puisi tentang lautan biru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status