Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Ifat

Ifat

“Kamu sudah jauh berjalan, Anakku. Kamu sudah letih, sudah lelah.., Istirahatlah, Nak.., Kembalilah ke tempat kamu berasal. Pulanglah kamu, Anakku..,” “Aku tidak punya rumah, Mami. Aku tidak punya tempat kembali.” “Lalu di mana selama ini kamu tinggal?” Aku teringat rumah kontrakanku di Bandar Baru. “Di rumah kontrakan, Mami.”
105.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 182 veces como puisi tentang rumahku
Show Reviews (10)
Leer
+Biblioteca
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Indah kini benar-benar sendiri. *** Indah berdiri di depan rumah tua bercat putih itu, rumah yang pernah ia sebut sebagai "rumahku", tempat ia merasa telah merebut posisi istimewa dalam hidup Haris. Tapi kini, rumah itu sepi, kosong, dan tak berpenghuni. Jendela tertutup rapat, halaman dipenuhi daun kering. Tidak ada tanda-tanda kehidupan. Seolah rumah itu ikut menolak keberadaannya.
1018.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 718 veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

"Kamu marah karena aku memindahkan kepemilikan rumah ke nama Sofie, 'kan? Aku tahu kamu kesal, tapi aku juga nggak melarangmu untuk tinggal di rumah itu." "Anaknya butuh rumah untuk urusan administrasi sekolah. Dia hanya mengunggah foto untuk berterima kasih, tapi kamu malah komentar dengan sindiran seperti itu, aku bahkan belum mempermasalahkannya padamu soal itu." Baru saja keguguran dan kaki yang kembali terluka, aku merasa sangat lelah. Aku menjawab, "Kamu salah paham, aku hanya bingung kenapa sertifikat yang dia unggah itu tertuliskan alamat rumah kita ... "
13.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 498 veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
Dalam Pelukan Suami Orang

Dalam Pelukan Suami Orang

Ucapku dalam hati. Semoga saja anak-anak tidak melihatnya, mungkin juga aku salah orang. Aku tidak berhenti dan langsung saja berangkat menuju rumah orangtuaku. "Assalamualaikum, bu," ucapku sambil mengetuk pintu rumah. Alhamdulillah, apa yang aku amanahkan selama ini di kerjakan juga. Sebuah rumah yang begitu besar sudah dibangun di lahan punya orangtuaku.
103.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 120 veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
STATUS WA SUAMIKU

STATUS WA SUAMIKU

ucapku sambil memutar bola mata malas **** Tak terasa beberapa jam di perjalanan. Aku sudah sampai menuju rumah orang tuaku. Halamannya masih sama, banyak bunga-bunga yang mengelilingi pekarangan rumah ini. Hanya warna cat nya saja yang berubah. Ah, aku benar-benar rindu rumahku. Tok ... Tok ... Aku mengetuk pintu. Namun masih belum ada jawaban. "Iya, siapa?" tanya dari dalam rumah.
1055.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.5K veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
Aku Padamu, Gus!

Aku Padamu, Gus!

“Ke rumahmu saja! Aku mau istirahat.” Akhirnya kami pulang ke rumahku. Baru dua hari aku meninggalkan rumah, tetapi rasanya sudah lama tidak datang. Banyak dedaunan berserakan di depan rumah dan bunga milik Ibu berjatuhan. Aku harus rajin ke sini supaya rumahku tidak seperti kapal pecah. Rumah ini sudah khas seperti rumah hantu. “Aku akan bantu beresin rumah kamu.” Tiba-tiba Gus Azam berdiri di sampingku seolah mengerti apa yang ada dalam pikiranku.
1060.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.0K veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 182 veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
BAYI TETANGGA MIRIP SUAMIKU

BAYI TETANGGA MIRIP SUAMIKU

Barangkali di sana aku menemukan ide untuk membongkar perselingkuhan Mas Bayu. Setengah jam berkendara, akhirnya aku sampai di kediaman orang tuaku. Sebuah rumah model lama dengan dinding terbuat dari anyaman bambu. Pohon mangga yang rimbun tampak berdiri kokoh di halaman yang lumayan luas ini. Mataku menatap rindu pada rumah di hadapanku. Sekelebat bayangan masa kecil melintas begitu saja di kepala. Masa di mana aku tak pernah merasakan beban seberat ini.
9.1119.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 4.3K veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
Ellipsis

Ellipsis

Menyeruak kasar semua duka Tak ada lagi senyum tersisa Dan Ketika aku membuka mata Aku tersadar dari mimpi segala durja Menyatu padu semua dilema Merobek tudung segala rasa Tak ada hal lain yang kurasakan Selain sesal teramat dalam Tak mungkin aku meneruskan perjalanan Dengan mata separuh terpejam Aku berjalan memutar haluan Coba perbaiki cela yang tertinggal di belakang Kuketuk setiap pintu rumah mereka Namun, tak ada satupun yang dibuka Dari dalam rumah mereka berkata; Kopi sudah menjadi jelaga… Aku menundukkan pandangan dan memijat pangkal hidungku begitu Ashika selesai membaca puisiku. Aku hanya bisa menahan tawa dan malu melihat tingkahnya. Entah kenapa ia berpikiran untuk mencetak tuli
103.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 109 veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
WANITA LAIN DI RUMAHKU

WANITA LAIN DI RUMAHKU

Harganya akan melonjak ribuan persen. "Oke, kalau itu yang kamu mau. Aku nggak masalah. Kasihan juga kalau kamu cuma punya rumah ini tapi nggak punya tempat buat sekadar menyendiri," ujar Adrian dengan nada sombong. Ia merasa Arini benar-benar bodoh karena memilih ruko rongsokan daripada aset lancar lainnya.
4.3K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 124 veces como puisi tentang rumahku
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status